SHODIK & EDI KOCO. ORBITKAN CH BEJO


MONJALI ENTERPRISE YOGYAKARTA: Mulai Rutin Dibuka Tiap Senin, Rabu, dan Jumat; CH Bejo Borong juara 1

Gantangan Monjali yang sempat vakum karena masa pandemi, akhirnya pada Jumat 19 Maret 2021 mulai aktif berjalan kembali. Saat ini Rizal menjadi satu-satunya pihak yang mendapat ijin untuk mengelola gantangan Monjali yang berada di Parkir Barat Monjali (Monumen Jogja Kembali).

Menggandeng Ronggolawe, Rizal memberikan nama gantangan Monjali Enterprise, yang sudah berjalan tiga pekan. Satu pekan dibuka latihan tiga kali, yaitu hari Senin, Rabu, dan Jumat. “Alhamdulillah sudah dapat izin dari pihak desa setempat, juga pak dukuh serta warga sekitar, jadi kami sudah bisa menggelar Latberan, atau event-event skala lokal,” jelas Rizal sambil tersenyum.

 

H KIRNO DAN ISTRI DUKUNG PENUH ANAKNYA

 

Rizal pun berharap kepada rekan-rekan kicaumania agar sama-sama bisa mematuhi aturan protokol kesehatan, mulai pakai masker, cuci tangan sesering mungkin, dan saling jaga jarak. “Ini semua demi kepentingan kita bersama, agar kegiatan kicaumania seperti lomba tetap bisa berjalan, karena itu menjadi salah satu sarat yang wajib bagi kita,” imbuhnya.

Di masa pandemi ini, sementara Riza dan kawan-kawan baru buka untuk Latberan, belum berani buka lomba besar. “Kawatir peserta dari luar kota hadir kalau buat kemasan dengan tiket cukup mahal, kan selama masa pandemi kita boleh buka hanya buat lokalan saja.”

 

 

Rizal, adalah salah satu putra dari H. Kirno, kicaumania yang cukup dihormati di Jogja. Keluarga H. Kirno semuanya hobi burung, tak heran dukungan penuh pun diberikan kepada putranya yang kini mengelola gantangan.

Adik Rizal, Rafi yang kini masih duduk di bangku SMA Kolombo, juga terlihat ikut terlibat di bagian tiketing. ”Rafi sekarang belajar sekolahnya lewat online, sore harinya ikut bantu kakaknya. Biar belajar mandiri, yang penting tidak menggangu belajar sekolahnya,” ungkap H. Kirno didampingi istri dan menantunya tercinta.

 

LB PARTY HARIAN TANPA JEMUR

 

Meski berlebel Latberan, kicau mania yang hadir cukup gayeng. Kelas murai batu dan cucak hijau menjadi kelas yang paling dominan. Kelas cucak hijau pesertanya di atas 45, sementara kelas murai batu tak kalah meriah.

Cucak hijau Bejo milik Shodik dan Edi Koco keluar sebagai bintang lapangan, setelah tampil menyakinkan dengan memborong juara 1 dua kelas. Bejo sejak digantang, melihat lawan langsung tampil gagah, membawakan irama lagunya begitu merdu dengan dilantunkan suara panjang-panjang. Ditopang gaya kepala njabrek serta sayap bergetar-getar terus dipamerkan saat beraksi meneggempur lawan.

 

 

Aksi mewah Bejo pun mendapat banyak pujian orang, salah satunya H. Kirno yang memiliki jagoan legendaris cucak hijau Marvel, yang telah mengantongi juara hampir di seluruh EO. Saat kelas cucak hijau berlangsung, H. Kirno nampak serius menyaksikan di pinggir lapangan.

Setelah juri selesai penjurian dan memberikan koncer A tepat di bawah sangkar Bejo, H. Kirno pun menyebut pilihan juri sudah tepat. ”Benar itu juara satunya, kerjannya memang bagus tadi.”

Bendot salah satu juri bertugas juga mengakui burung yang juara satu membawakan lagunya mewah.

 

RAFI. LIBUR SEKOLAH TETAP BERKARYA

 

Shodik dan Edi Koco mengaku Bejo sebenarnya burung baru, milik seorang kawannya yang dititipkan di rumahnya. Tak lama dipoles setelah burung terlihat fighter, Shodik dan Edi Koco membawa ke Monjali dengan jago lainya.

”Bejo burung milik kawan, dititip di rumah untuk digarap. Pertama kita bawa lapangan melihat penampilannya kaget juga,” jelas Shodik dan Eko Koco yang pernah mengorbitkan cucak hijau Dolar di Piala Suharto Cup.

 

 

Di kelas murai batu mencuat nama Adipati milik Barek Sobari, bertengger di peringkat atas kelas murai batu A. Hasil itu didapat setelah tampil percaya diri, tak tergoyahkan oleh gempuran lawan.

”Adipati dulu saya beli dari Surabaya, lepas trotol. Sekarang mabung ketiga dan perdana tampil, mudah-mudahan ke depan makin stabil,” jelasnya.

 

KENARI SUROMENGGOLO (YORKSHIRE) JUARA 1 & 2

 

Tak kalah mengejutkan penampilan kenari Suromenggolo milik Wiwid/Fatkhan yang berhasil meraih juara 1 dan 2. Suromenggolo burung jenis Yorkshire, belum lama dibeli dari Bekti Aviri Yogjakarta. Suromenggolo terbilang burung Yorkshire gacor, sekali digantangkan langsung bunyi keras dan panjang-panjang.

”Saya beli belum lama dari Bekti Aviari, di sana burungnya memang sudah lumayan gacor, tak poles dikit tambah gacor,” terang Wiwid. [busro]

 

BARU... TOPSONG PREMIUM, mengandung enzim alami serangga, burung lebih gacor, daya tahan lebih tinggi. Tersedia TOPSONG PREMIUM ANIS MERAHMURAI BATUHWAMEY (PREMIUM GOLD), LARK / BRANJANGANMINI PELETBEO.

Segera dapatkan di kios langganan Anda, buktikan perbedaannya.

 

BAREK SOBARI. ADIPATI LEPAS MABUNG LANGSUNG JUARA 1

 

KACER AB 1 SIKAT JUARA PERTAMA

 

TWISTER TROTOLAN, pakan terbaik untuk trotol pemakan SERANGGA seperti murai batu. Untuk pemakan BIJIAN seperti lovebird, kenari, branjangan, dan lainnya tersedia TWISTER BUBUR. Untuk usian lepas trotol, berikan selalu TWISTER GOLDTWISTER SEAWEED, atau TWISTER ANTI STRESS. Untuk burung-burung master, juga tersedia TWISTER MASTER.

Ayo, beli dan berikan terus TWISTER yang cocok untuk burungmu. Tersedia ratusan vocher/kupon hadiah langsung tanpa diundi, seperti kompor gas, kulkas, TV LCD, sepeda motor, hingga mobil baru. Berlaku hingga 31 Desember 2021.

 

 

"Modal" 50 ribu, bisa dapat mobil baru Daihatsu Ayla. Lihat BROSUR lengkap dan JAWAL TERBARU, KLIK DI SINI

KATA KUNCI: monjali enterprise cucak hijau bejo

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp