MR KING DI DEPAN KANDANG TERNAK & DEVI, OKTA DAN MERAPI


MB MERAPI RING PBI SILVER BIKIN TERPANA DI TWISTER CUP

Peternaknya Punya 5 Lokasi Kandang, Kawaguchi Jadi Basic Blood

Pekan lalu, para murai mania tersedot perhatiannya pada sosok Merapi, yang membuat terpana saat tampil di Twister Cup Semarang. Ditambah, ada take over fantastis menyertainya. Yuk kita jalan-jalan ke peternak yang menghasilkannya.

Merapi diketahui berasal dari kandang yang berada di Gunungpati, Semarang. Di kakinya bersemat dua ring, satu RING PBI SILVER, satunya lagi adalah nama Farm, GANESHA BF 101. Ini adalah salah satu kandang milik Mr. King Kawaguchi, yang tak lain adalah ketua PBI Tangerang Raya.

Bagaimana Merapi bisa berada di tangan Mr. Devi Okta yang kemudian mengorbitkannya? Penelusuran burungnews menunjukkan, awalnya dari Mr. King berpindah tangan ke Rifki Nugroho atau lebih dikenal sebagai Rifki Konde terlebih dulu.

 

DEVI, OKTA & MERAPI. JADI REBUTAN DI TWISTER CUP

 

Pertengahan puasa atau menjelang lebaran yang lalu, Konde mengaku diburu kebutuhan, sehingga terpaksa dijual. “Awalnya sudah deal dengan Mr. Andre Bolang, tapi saya harus mengantarnya ke Ngawi dan kebetulan waktu itu juga belum sempat-sempat. Sampai suatu saat Pak Devi yang memang sering main ke rumah datang, ya akhirnya saya lepas ke beliau.”

Rifki memelihara sekitar dua bulan. “Pas datang, bulu tua. Tak lama kemudian mbrodol. Itu adalah mbrodol kedua sejak trotol. Mbrodol pertama masih di tempat om King. Selama di saya karena bulu mabung, kembali saya tempel beragam master. Mulai pulih, diambil Pak Devi Okta,” imbuh Konde.

 

KANDANGNYA BERADA DI 5 LOKASI

Menurut Mr. King, Merapi adalah cucu dari Kawaguchi. “Kawaguchi pernah punya anak 2, satu susuh/lolohan. Satu jantan saya siapkan untuk lomba, yang sekarang kita kenal sebagai Kawaguchi Jr. Nah saudaranya yang betina saya ternakkan, disilang dengan penjantan hasil ternak sendiri yang sudah prestasi di lapangan, salah satu anakannya ya Merapi itu.”

Mr. King pun mengaku ikut bangga dan puas, salah satu hasil ternaknya bisa meraih prestasi yang sangat bagus ketika sudah berada di tangan orang lain. Prestasi Merapi sesungguhnya sudah berderet-deret, namun kemenangan hingga dua kali di Twister Cup memang membuatnya terasa berbeda.

 

HASIL KEBUN SENDIRI, INDUKANNYA TERPILIH

 

Pertama, lawannya burung-burung tangguh yang kerap juara di event-event besar lainnya. Selama ini ketangguhan Merapi memang kurang terpublikasi hingga seakan tenggelam tidak diunggulkan saat turun di Twister Cup.

Kedua, begitu diturunkan, banyak yang mengerubuti dan beberapa di antaranya langsung berusaha meminang dan membuka harga penawaran. Ada yang membuka penawaran hingga 100 juta, namun semuanya masih ditolak oleh Pak Devi.

Ketiga, pihak Royal Merapi yang kemudian menutup dengan harga fantastis, mengklaim sudah memantau sejak lama, bukan hanya terpana saat melihat penampilannya di Twister Cup.

Kandang yang di Gunungpati, dengan ring Ganesha, hanyalah satu dari sekian kandang yang dikelola Mr. King. Bahkan di Gunungpati sendiri ada 2 lokasi kandang, satu memakai ring Ganesha, satu lagi memakai ring Mr. King Tangerang.

Di Ungaran ada satu lokasi, memakai ring Mr. King Tangerang, di Prambanan Yogyakarta satu lokasi kandang, menggunakan ring Mr. King Tangerang, dan satu lagi lokasi kandang berada di Tangerang, juga dengan ring Mr. King Tangerang.

“Jadi semuanya ada 5 lokasi kandang ternak murai. Total ada puluhan pasang dengan materi terpilih.”

 

 

FULL MASTER SEJAK INKUBATOR

Merapi diketahui lahir/menetas pada 20 Maret 2017. Jadi sampai sekarang, umurnya hampir 2,5 tahun. Para murai batu mania menyebutkan, usia yang pas seekor murai mulai bisa diikutkan lomba secara rutin adalah mulai usia 2 tahun dan seterusnya. Bisa dikatakan, Merapi mulai turun ke lomba di usia yang tepat. 

Jadi, tak ada kekawatiran mentalnya akan jatuh. Noor RS, kier master Royal Merapi yang sudah memantau dari lomba ke lomba, juga menilai Merapi termasuk sangat stabil penampilannya.

Semua anakan murai milik Mr. King sudah full masteran sejak masih “indil” di inkubator. Master atau yang dijadikan guru suara terdiri baik burung-burung asli maupun dari pemutar elektronik, apakah itu MP3 atau perangkat lain seperti Sonic Master.

 

MR KING BF PANEN ANAKAN MURAI BATU

 

Dibanding saudara-saudara lainnya, Merapi disebutkan Mr. King memiliki paruh yang berbeda, paling panjang dari yang lain. Ada pun kepalanya tidak terlalu lebar.

Merapi adalah anak yang kedua. Kini, Merapi juga sudah memiliki adik. “Adiknya mulai dilatih, sudah mulai fight juga.”

Bapaknya Merapi itu tergolong pejantan yang tangguh, sebab selain aktif menjadi pejantan di kandang breeding, secara berkala ketika sedang off juga masih secara rutin ditampilkan di lapangan lomba.

“Kalau Merapi, secara katuranggan atau postur kurang proporsional. Menurut saya pribadi waktu itu, kurang masuk feeling saya. Tapi menurut perawat saya di kandang ternak, masuk. Nyatanya, sekarang setelah beranjak remaja bisa jadi burung yang bagus dan mulai disegani.”

 

 

PIALA RAJA, SIAP ORBITKAN DOREMI

Kini, semua mata mulai menatap pada Piala Raja yang akan digelar pada 8 September. Demikian juga dengan Mr. King. Sejumlah jago hasil kebun sendiri pun mulai disiapkan. Selain Kawaguchi Jr yang sudah kerap prestasi, juga akan menurunkan debutan Doremi.

Kedua jago itu, tentu juga harus bertempur dengan saudaranya sendiri, Merapi. Di tangan Mr. Paul Inteng/Royal Merapi, Merapi memang menjadi salah satu andalannya. Merapi akan diturunkan pertama kali di gelaran Dream Sengon Cup, 18 Agustus ini, bahkan diikutkan di kelas utama yang berhadiah mobil dengan tiket 3,5 juta.

Doremi adalah salah satu anakan yang siap “diperkenalkan” kepada publik. Anakan lainnya yang sudah mulai terlihat prospeknya juga ada, seperti yang diberi nama Jenggot Naga, Mukjiza, dan lainnya yang masih belum diberi nama.

 

MR KING DAN MB KAWAGUCI JR DI JOGJA ISTIMEWA

 

Sudah ada beberapa pemain top dari Surabaya dan Jogja mulai menanyakan Doremi. “Tapi sampai sekarang saya belum buka harga. Yang pasti di atasnya Merapi, karena sejak masih di markas Mr. King BF, sudah terlihat lebih unggul. Mulai seleksi awal katuranggan, materi isian yang diserap, lalu saat penampilan awal bagaimana membawakan lagu, power, hingga gaya.”

Demikian juga untuk seniornya Kawaguchi Jr, yang terakhir juara 1 dua kali atau nyeri di event akbar Jogja Istimewa (d/h bernama Valentine) sesungguhnya juga sudah banyak yang menanyakan. Namun Mr. King mengaku masih menahannya. “Sementara ini ya buat jago sendiri. Kalau tak ada burung yang siap dibawa ke lomba, ya rasanya jadi hampa. Kalau ada lomba akbar tak punya jago, kan rasanya jadi gatel begitu.”

 

Berikan LEMAN'S secara teratur, cukup 1 tetes untuk harian, bisa dicampur pada minuman, atau oleskan pada EF. Cocok untuk campuran loloh piyik. Piyik lebih sehat, daya tahan lebih baik dan tidak mudah mati, lebih cepat bongsor. Sudah banyak yang membuktikannya, jangan sampai ketinggalan...

 

KAWAGUCHI DIANDALKAN UNTUK BASIC BLOOD

Sejauh ini, Mr. King mengaku menjadikan Kawaguchi diandalkan menjadi basic blood di farmnya. “Kan sudah mulai memberikan bukti juga, anakannya mau berprestasi baik yang masih saya pegang seperti Kawaguchi Jr, juga yang ada di tangan orang lain, katakanlah Merapi.”

Pengembangan kandang, sebagian besar bersumber dari anakan kandang sendiri, juga ada jagoan maupun betina yang didatangkan dari luar. “Kalau itu pejantan, biasanya tetap mengandalkan burung yang sudah teruji di lapangan. Namanya mau buat indukan, tentu sudah melalui proses seleksi. Kalau indukannya bagus baik pejantan dan betinanya, tentu peluang menghasilkan anakan yang bagus juga jauh lebih besar. Itu yang kita yakini dan akan terus dilakukan.”

Diakui, menjodohkan burung yang sudah pernah tempur di lapangan, memang relatif lebih sulit dan butuh waktu lebih lama. “Tapi bukan berarti tidak bisa. Karena ini juga menyangkut tuntutan untuk menghasilkan produk yang berkualitas, itu tetap kita lakukan.”

Ingin kenal lebih dekat untuk berbagi pengalaman breeding murai batu, bisa kontak langsung Mr. King di 0813.8091.1888

 

JUARA TWISTER CUP SEMARANG,  KLIK DI SINI

KATA KUNCI: mr king murai batu merapi twister cup murai batu kawaguchi murai batu doremi piala raja

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp