AKSI NGEGEK SAMBIL MENTIL MEMBUAT FERGUSO BANYAK YANG MENAWAR DENGAN HARGA WAH


LOVE BIRD FERGUSO - ADITYA BIR

Tolak Tawaran 100 Juta dari Kaji Jaddab

Menolak tawaran 100 Juta yang diajukan Kaji Jaddab dari Mojokerto saat bermain di Trawas-Mojokerto, LB Ferguso milik Aditya pecahkan rekor ngekek terpanjang dalam tiga hari di tiga kota.

Love bird fenomenal tahun 2019 sampai 2020 memang pantas disematkan kepada Ferguso milik Aditya dari BIR (Blantik Indonesia Raya). Sudah banyak prestasi yang diperolehnya dengan aksi ngekek sambil ngering (mentil) di berbagai even latpres maupun Regional di wilayah Jawa Timur. "Sudah banyak yang menawar burung ini. Kaji Jaddab menjadi yang terbesar dengan nilai 100 Juta," bilang Yongky pengawal setia Ferguso.

 

Update DATA LOMBA / GANTANGAN yang TUNDA/LIBUR/BATAL untuk mengurangi dampak penyebaran virus corona, KLIK DI SINI

 

Dihubungi terpisah, Kaji Jaddab atau Haji Andre membenarkan kabar ini. "Benar, saya sudah menawar Ferguso 100 juta, tapi belum dikasih. Saya juga sudah melamar Cempluk dan Ratu Roll, tapi semuanya belum ada hasil. Semoga salah satu gaco itu bisa jadi milik saya, atau kalau bisa semuanya akan saya boyong," ujarnya.

Tidak hanya Kaji Jaddab yang menawar burung ini, pertama kali yang kepicut dengan aksi Ferguso adalah Slamet pelaksana lomba gantangan IBM sebesar 30 Juta. Huda pemilik love bird Odeng juga pernah menawar sebesar 80 Juta.

 

KAJI JADDAB SIAP GELONTORKAN DANA RATUSAN JUTA UNTUK MEMBOYONG FERGUSO, CEMPLUK DAN RATU ROLL.

 

"Waktu itu, setelah rembukan dengan istriku, hampir saja Ferguso saya lepas ke Huda. Tapi nasib baik masih berpihak padaku. Setelah saya hubungi lagi, ternyata Huda sudah mendapatkan gaco konslet yang bernama Odeng," bilang Aditya.

Aditya mengatakan, Ferguso dibeli seharga 2 Juta saat bermain di gantangan Probolinggo. Saat itu umurnya masih paud. Beberapa kali main di kelas paud jarang juara. Akhirnya dicoba dimainkan di kelas L1 dan dewasa. "Saat mau beli Ferguso saya sudah optimis kalau kedepannya akan jadi burung prospek, makanya sebelum beli aku sudah buat kerodong dan sangkarnya dulu."

 

Sebagai obat, terbukti efektif. Sudah sering mampu mengatasi kondisi kritis, apalagi cuma sakit "biasa". Di saat perubahan musim dari kemarau menuju penghujan seperti sekarang, juga sangat baik untuk mencegah dan menjaga agar burung tetap sehat dan selalu dalam kondisi fit, siap tempur. Bisa diberikan secara rutin 2-3 hari sekali sesuai kebutuhan. LEMAN'S, satu-satunya obat burung dengan formula + vitamin.

Lemans bisa dibeli lewat bukalapak, tokopedia, atau hubungi 08113010789, 0822.4260.5493 (Jatim Tapalkuda), 0813.2880.0432 (Jogja dan sekitar), 0815.4846.9464 (Solo Raya dan sekitar), 0813.2799.2345 (Banyumas dan sekitar)

 

Berkat prestasi cemerlang dan kekean panjangnya, Ferguso mendapatkan tawaran yang bervariasi dari para pemburu gaco. Tiga prestasi terakhir sebelum gantangan ditutup, bermain tiga hari berturut-turut pada hari Jum'at, Sabtu dan Minggu, Ferguso mampu memecahkan rekor kekean terpanjang.

Pertama di Latpres Bengawan Solo BC Lamongan (Jum'at, 20/3/20) berhasil membawa pulang tiga gelar dengan predikat burung ngekek ter-Istimewa dengan sebutan istimewa 37. "Ini jadi burung satu-satunya dengan kekean terpanjang," ujar salah satu panitia lomba setelah memberikan piagam penghargaan buat Ferguso.

 

ADITYA BERSAMA FERGUSO SELANJUTNYA SIAP BERMAIN PADA EVEN BERSKALA NASIONAL.

 

Berlanjut pada latpres New Pasar Paing (Sabtu, 21/3/20), dengan sekali ngekek dengan sebutan bintang 42 durasi 4 menit 40 detik yang diperlihatkan oleh Ferguso membuat dewan juri tanpa basa-basi langsung mengganjarnya dengan koncer A mutlak.

Begitu juga dengan sesi yang kedua dengan sebutan bintang 33 dan 15 untuk mengambil gelar yang kedua buat Ferguso. "Pertama kali main di gantangan ini, dia langsung bisa memecahkan rekor," bangga Ade sang perawat burung.

 

Yang di desa, di kota. Yang ikut lomba atau sekadar didengar suaranya di rumah. Dari generasi ke generasi sudah memakai TOPSONG.

 

Bermain di even Super Semar di gantangan Laskar Madura - Sumenep, Minggu, 22/3/20, penampilan Ferguso makin edan saja. Prestasi yang dicapainya adalah, membawa pulang 6 gelar juara satu.

Pada sesi utama, Ferguso langsung menyuguhkan kekean terpanjang dengan sebutan bintang 58 hingga pantas dinobatkan sebagai sang jawara. "Penampilan yang membanggakan sekaligus bisa memecahkan rekor di tiga gantangan berbeda selama tiga hari berturut-turut," kata Aditya kepada Burungnews.

 

11 TROPHY DENGAN MEMECAHKAN REKOR PADA TIGA GANTANGAN YANG BERBEDA.

 

Dengan prestasi yang diperolehnya pada lomba ini, Rian adik dari Agung Mahadewa juga bilang kepada Aditya, agar si gaco jangan dibawa pulang ke Surabaya. "Ferguso ditinggal di Sumenep saja," katanya.

AGENDA LOMBA, KLIK DI SINI

 

 

KATA KUNCI: love bird ferguso aditya bir kaji jaddab

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp