
AGUNG (KANAN) DAN KRU NDARBOY. SAPUJAGAD HATRIK, REBUT HADIAH MOTOR
KOPDAR SHC 3, #1
MB Sapujagad, Si Cabul yang Kini Tampil Stabil, 3 Kali Juara 1
Tiga penampilan di kelas 1.100 dan 2,250K, Sapujagad milik Ndarboy Jogja selalu merebut juara 1 di gelaran Kopdar Ndarboy 3. Burung yang lama dikenal cabul ini, selain tampil nerus full durasi, juga kuat main hingga tiga kali.
Sebelumnya, Sapujagad juga menang ketika turun di SHC. Salah satu andalan Ndarboy ini termasuk burung yang perfomanya stabil ketika sedang masa tarung.
Perfoma yang membuat banyak orang yang lama mengamati kiprah Sapujagad jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana tidak, Sapujagad adalah burung yang sejak di pemilik awal, Agung Cempreng Karawang, kemudian Agung AWS Cirebon, dikenal cabul (ciak bulu).
Apakah begitu di-take over Ndarboy bisa hilang sama sekali cabulnya? “Tentu tidak, kita baru sebatas mengendalikan dan mengkondisikan saja,” terang Agung Ndarboy yang kini dipercaya merawat Sapujagad.
Di luar “kelemahan” tersebut, Sapujagad punya keunggulan lainnya, gaya macul, konslet hingga durasi bisa penuh, dan kuat dimainkan berkali-kali. “Hari ini turun tiga kali, puji syukur bisa juara 1 semua,” imbuh Agung.
Sapujagad memiliki jam terbang tinggi, juga deretan prestasinya panjang. Rajin ditarungkan lintas EO dan lintas blok. “Pada prinsipnya tidak pernah pilih-pilih EO. Asal burung siap ya ke mana pun tidak ada yang kita takuti,” tandas Agung lagi.
Agung mengaku menghabiskan waktu yang lumayan panjang untuk menekuni rawatan Sapujagad, hingga ketemu stelannya seperti sekarang. “Banyak kita coba berbagai cara dan treatmen.”
Sekarang, hariannya Sapujagad itu masuk kandang besar, kandang breeding. Kalau mau dilombakan, H-1 baru dicabut. “Itu salah satu treatmen yang cukup efektif untuk mengendalikan dan mengelola cabulnya. Tidak hilang total, tapi cukup bisa dikondisikan. Setidaknya pas kita gantang ya baik-baik saja.”

SAPUJAGAD JUARA 1 KELAS UTAMA, BAWA PULANG MOTOR
Melihat penampilan Sapujagad di kelas utama Kopdar SHC memang mengesankan. Berada di gantangan pinggir (6), show macul-macul, materinya dibongkar dengan volume yang terdengar jelas. Sapujagad menjadi satu-satunya yang meraih 4 ajuan, sementara nominasi lainnya hanya 3 ajuan.
Dari 4 ajuan tersebut, terkonversi menjadi koncer 3A dan 1B, cukup mutlak untuk dinyatakan sebagai juara. “Semoga di sesi terakhir nanti masih bisa stabil.”
Kopdar SHC 3 sungguh luar biasa, sebagaimana gelaran SHC sebelumnya semua level (termasuk Latber tiap Rabu). 19 kelas reguler tiket benar-benar habis, semua full 24-G. Dua (2) kelas tambahan Tantangan juga ludes. Bahkan kelas-kelas member wajib sangkar SHC baik Murai Batu maupun Cucak Hijau, juga full.
Setelah ini, sejumlah event menarik sudah menanti. Di Jogja pada 8 Maret ada Kopdar Ngabuburit Garasi Arena, berlanjut ke lanunching gantangan baru di dalam Monjali pada 5 April. Grand Launching Jogja Bird Arena ini akan membuka kelas paket 1,8 juta dan 1,1 juta dengan hadiah juara 1 – 2 – 3 motor semua. [asept, maltimbus]
BERITA LAINNYA
KATA KUNCI: kopdar shc 3 shc mb sapujagad ndarboy mb sapujagat agung ndarboy














