
MB PETIR BORONG JUARA
KOPDAR JOGJA ISTIMEWA + DATA JUARA
Petir Tampil Lagi Usai Sempat Trobel, Duta MBJF Panen Dukungan
Hujan deras mengguyur kota Jogja dan sekitarnya sejak pagi hari pada Minggu, 1 Februari 2026. Demikian pula dengan kawasan Taman Kuliner, yang jadi venue event Kopdar Jogja Istimewa. Lomba pun tertunda sampai jam 13.00, setelah cuaca benar-benar terang.
Meski sempat tertunda, event yang dikawal Eko Klanting berjalan sukses, hingga menyelesaikan 16 sesi. “Kita sudah berusaha yang terbaik, kalau kendala alam, kita hanya bisa berusaha dan berdoa, hujan juga membawa berkah,“ jelas Eko Klanting kepada burungnews.
Giman dari ISI selaku ketua panitia didampingi Eko Klanting, mengucapkan banyak terimakasih kepada rekan-rekan kicaumania atas partisipasi dan kesetiaannya. “Mohon maaf bila masih ada kekurangan.”
Salah satu penampilan yang menyita perhatian adlaah Petir, gaco milik Bonang dari Sego Garing. Burung ini sebelumnya sempat mengalami trobel alias rusak. Begitu puliha, langsung menunjukkan tajinya.
Di gelaran ini, Petir benar-benar sudah kembali. Pukulannya keras seperti sebelum rusak. Benar-benar lantang dan jelas sekali terdengar sampai ke luar pagar. Petir juga kuat diturunkan sampai 4 kali.
Di kelas Murai Batu A 24G 150K Petir berhasil meraih juara 1, kemudaian dua kali meraih peringkat 2 kelas 250K dan 110K, serta sekali peringkat 3 kelas B 150K.

Mr. ARUNG KIBARKAN DUTA MBJF. DITUNGGU 8 FEBRUARI DI TAMKUL
“Petir senggaja kita geber 4 kelas, sekaligus tes kekuatan karena sudah lama tidak turun. Alhamdulillah sudah pulih, volume sudah kaya dulu lagi, hanya bawa lagunya masih sedikit kurang rapi, perlu kita benahi lagi,“ jelas Bonang yang hadir dengan membawa keluarga tercinta.
Paska mabung, murai batu Pancanaka milik Serambi Gank tampil heboh. Pancanaka ikut mengibarkan bendera Duta MBJF, yang akan menggelar event di lokasi yang sampa pekan depan 8 Februari 2026.
Pancanaka tampil nagen, tidak banyak polah. Sekali mengeluarkan tembakan, panjang-panjang. Berada di gantangan pinggir, membuatnya lebih mudah terpantau para penonton. Bahkan setelah penjurian selesai, Pancanaka masih pamer tembakan, banyak penonton yang meneriakkan sebagai bonus.
Para juri akhirnya memberikan koncer A tepat di bawah Pancanaka, menjadikannya juara 1. Di belakangnya, menguntit Arak milik Tego dan Petir.
Pancanaka sebelumnya meraih peringkat 3 kelas Murai Batu 24G 250K, kelas utama. “Paska pulang dari Solo waktu itu langsung 4 sayapnya lepas, istirahat total. Ini pertama turun,” terang Arung Darmawan, sang pemilik.
Bebe Kru berhasil membawa pulang satu ekor kambing, lewat jagoan handal cucak hijau Ronggeng. Ronggeng tampil meyakinkan, meraih dua kali juara 1. Ronggeng unggul di kelas Cucak Hijau Jamaika dan Cucak Hijau 110K, juga sekali peringkat 2 kelas Jamaika 50K.

KRU BEBE. CH RONGGENG RAIH KAMBING
Cuaca yang kurang mendukung, rupanya sedikit mempengaruhi penampilan murai batu Sukatani milik Samuri TV. Normalnya, Sukatani tarung dengan gaya kepala nungging-nungging hingga, di bawah tangkringan.
“Sejak keluar dari rumah hujan terus sepanjang jalan, mungkin ngaruh, Sukatadi tampilnya tidak seperti biasa” jelas Samuri TV yang selalu ceria.
Seperti sudah disinggung, Minggu 8 Februari di Taman Kuliner kembali digelar event 1 Dekade MBJF. Selanjutnya pada 15 Februari 2026 berlangsung event prestis tahunan Jogja Istimewa ke-22. [busro]

OMPONG, MBAH SEGO, PAK T

SAMURI DAN MB SUKATANI

EKO KLANTING. KAWAL JALANNYA EVENT

DE GIMAN. TUNGGU GELARANG ISI BERIKUTNYA


BERITA LAINNYA
KATA KUNCI: pakde giman isi kopdar jogja istimewa eko klanting orrbith sego garing 1 dekade mbjf













