MEMBAGIKAN KTA, MODERN DAN KEKINIAN


HALAL BI HALAL DALAM RANGKA HUT KE-1 KHI

Keren, KTA-nya Fungsi ATM, Bantu Indukan Bagi Calon Breeder

Konservasi Hebat Indonesia (KHI) membagikan Kartu Tanda Anggota (KTA) yang sekaligus bisa berfungsi sebagai ATM kepada para pengurus dan juri. Hal ini berlangsung saat Halal Bi Halal yang sekaligus juga dalam rangka HUT ke-1, Minggu 21 Juni 2020 di Puri Mataram, Sleman Yogyakarta.

“Boleh jadi, kita ini yang pertama kalinya di antara EO-EO lainnya yang memakai KTA model begini. Setelah ini semua transaksi di KHI, misalnya pembayaran fee juri, ditransfer ke rekening sebelum lomba dimulai. Langsung bisa diambil atau dicairkan melalui ATM ini, aman dan kekinian, transparan, lomba rampung kalian bisa langsung pulang tanpa perlu menunggu-nunggu pembagian angpau,” ujar Sapta, Ketua KHI, dalam sambutan singkatnya.

 

PENGURUS KHI MENUNJUKKAN KTA DAN BUKU REKENING

 

Adapun terkait kegiatan Halal Bi Halal ini Sapta mengungkapkan, sengaja dilakukan dalam format sederhana. “Kita tahu situasinya masih pandemi, yang penting itu maknanya, karena saat ini kita semua dalam menjalan kegiatan apa pun harus senantiasa mengedepankan keselamatan bersama.”

Hadir para pengurus Pusat dan Cabang selain para juri. “Tentu kita juga bisa memaklumi beberapa pengurus dan juri dari daerah yang cukup jauh dari Yogyakarta tidak bisa bisa bergabung. Mari kita doakan semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan dimudahkan semua urusan,” imbuh Sapta.

Sesuai dengan nama organisasi, KHI juga berkomitmen penuh dalam mendukung konservasi, baik dalam bentuk pelepasliaran yang disertai upaya menjaga lingkungan, maupun breeding burung-burung endemik Indonesia.

 

Sebagai obat, terbukti efektif. Sudah sering mampu mengatasi kondisi kritis, apalagi cuma sakit "biasa". Di saat perubahan musim dari kemarau menuju penghujan seperti sekarang, juga sangat baik untuk mencegah dan menjaga agar burung tetap sehat dan selalu dalam kondisi fit, siap tempur. Bisa diberikan secara rutin 2-3 hari sekali sesuai kebutuhan. LEMAN'S, satu-satunya obat burung dengan formula + vitamin.

Lemans bisa dibeli lewat bukalapak, tokopedia, atau hubungi 08113010789, 0822.4260.5493 (Jatim Tapalkuda), 0813.2880.0432 (Jogja dan sekitar), 0815.4846.9464 (Solo Raya dan sekitar), 0813.2799.2345 (Banyumas dan sekitar)

 

Hal ini ditegaskan oleh Danny Albagaz, Ketua DPLB. Danny yang tinggal di Wonosobo sudah melakukan keduanya. “Pelepasliaran burung sudah, breeding saya sendiri juga sudah menjalankannya.”

Pelepasliaran yang dimaksud Danny bukan semata melepaskan terus ditinggal begitu saja. “Pada saat yang sama masyarakat juga kita ajak dan libatkan untuk menjaga agar yang sudah dilepas atau yang masih ada di alam sekitar tidak diganggu oleh tangan jahil. Sekarang sudah keluar Perdes yang melarang perburuan liar, apa pun bentuknya. Mau njaring, mulut, apalagi pakai senjata yang bisa melukai bahkan membunuh burung. Kalau ada yang ketahuan dan tertangkap sanksinya tiap satu burung harus mengganti dengan 10 burung untuk dilepas.”

 

SUASANA HALAL BI HALAL KHI

 

Adapun untuk breeding, Pengurus KHI sementara fokus memberikan dukungan untuk para calon breeder murai batu. “Sementara saat ini breeder yang sudah bergabung dalam binaan KHI ada 13. Sedikit tidak apa-apa, yang penting solid dan kita utamakan kualitas. Bagi yang belum dan punya keinginan untuk jadi breeder, pengurus Pusat berkomitmen untuk membantu indukannya, nanti kita siapkan aturan kerjasamanya secara tertulis, misalnya dengan model bergulir. Yang sudah berhasil mesti menyerahkan anakannya untuk diberikan kepada anggota lain yang hendak menjadi breeder berikutnya,” imbuh Danny.

Bayu Bata salah satu pengurus dari Purworejo mengungkapkan, di Purworejo juga ada penangkar endemik jenis burung lainnya seperti cucak hijau, tledekan, branjangan. Menurut Bayu, KHI juga perlu merangkul mereka semua.

 

Hari ini belum pakai TWISTER? Segera merapat di kios-kios / agen terdekat, bila belum ada mintalah untuk menyediakan, biar Anda dan para kicau mania lainnya lebih mudah mendapatkannya. Coba dan buktikan kualitasnya, dan berikan respon melalui hotline 08112663908.

 

Menanggapi hal ini, Sapta pun sangat setuju. “Pada prinsipnya kita tidak membatasi diri pada jenis murai batu saja. Ini hanya soal prioritas pengembangan di tahap awal. Tapi kalau sudah ada yang jalan, tentu sangat baik kalau kita sebagai pengurus KHI pro aktif untuk mendekati dan merangkulnya.”

Soal pembinaan breeder, Sapta pun kembali menegaskan bila tiap Pengurus Cabang itu wajib menjalankannya. “Bisa melakukan atau menjadi breeder sendiri, atau membina breeder baik yang sudah ada atau yang baru akan memulai. Seperti sudah disebutkan om Danny, kita berkomitmen siap membantu dengan indukan. Tentunya nanti ada beberapa persyaratan yang mesti dipenuhi, supaya kita juga bisa yakin bila itu benar-benar ada komitmen dan keseriusan.”

 

TUMPENG HUT KE-1, DIRAYAKAN SEDERHANA

 

Baik Sapta maupun Danny, berharap bahwa kualitas breeding benar-benar jadi perhatian, jangan asal. Tujuannya, agar kelak hasil breedingnya juga bisa punya harga jual yang pantas. “Karena menjadi breeder itu tidak mudah, juga tidak murah. Maka hasilnya juga harus bisa dilepas dengan harga yang layak,” ujarnya.

Untuk mendukung itu, KHI juga akan segera menyiapkan Ring KHI, serta membuka kelas khusus Ring KHI dengan harga tiket terjangkau tetapi hadiahnya menarik. Dengan begitu, sesama breeder bisa saling “bersaing” untuk menghasilkan produk terbaik.

 

 

KHI saat ini juga sudah mempunyai beberapa cabang di daerah. “Sebenarnya yang pengin mendirikan cabang atau bergabung cukup banyak, namun kami memilih untuk tidak terlalu ekspansif. Lebih baik kecil tapi solid, kompak dam berkualitas. Mengurus organisasi itu tidak mudah, apalagi kalau itu terlalu cepat besar. Yang penting, komitmen kita harus benar-benar bisa dijaga, sesuai dengan porsinya. Yang jadi juri misalnya, harus terus mengasah kemampuan dan yang tak kalah penting, menjaga integritas. Karena dari situlah kepercayaan terhadap KHI akan dijaga. Ingat, kita juga butuh kicaumania. Tanpa mereka, kita benar-benar tidak ada artinya.”

Salah satu cabang yang akan segera dibentuk, adalah Klaten. “Tinggal menunggu waktu yang tepat, rencananya juga akan ada gelaran lomba untuk launchingnya, tetapi karena situasi masih pandemi begini, kami benar-benar akan mencari waktu yang tepat,” ujar Bimo, salah satu juri Klaten, yang disertai calon pengurusnya yaitu Bambang Wicaksono (Wiwit) dan Hakim. [busro, maltimbus]

 

PENGURUS DAN JURI KHI, KECIL YANG PENTING SOLID DAN BER INTEGRITAS

 

Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

 

WASPADA dengan produk yang logonya MIRIP, dibaca/dilafalkan dengan cara yang SAMA, tetapi BUKAN produk yang dikeluarkan TOPSONG. Lihat selengkapnya DI SINI.

 

KATA KUNCI: khi konservasi hebat indonesia

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp