EVAN DAN AK FUNKY KOPRAL DI DEWA 99, DITENTENG MASIH NGEROL (dok. endar omkicau)


EVAN GOMBONG, SIDOARJO

Libur Tiga Bulan, AK Funky Kopral Makin Greng, Ini Rahasianya

Saat ini, anis kembang Funky Kopral tak bisa dielakkan adalah salah satu yang perfoma dan kualitas di atas rata-rata. Belum lagi pada stabilitas penampilannya. Bahkan setelah 3 bulan tidak digantang pun, tetap mau “greng” begitu turun lomba.

Pekan lalu turun perdana di gantangan Warung Ijo BC, langsung merebut juara 1 dan 2. Hari berikutnya Sabtu 20 Juni, Evan kembali menurunkan di gantangan Dewa 99. Hasilnya, kembali juara 1.

 

PRESTASI FUNKY KOPRAL DI WARUNG IJO BC SIDOARJO

 

“Lama tak digantang, penampilannya malah makin serem,” ujar Evan Gombong, begitu orang biasa memanggilnya. Panggilan akrab ini merujuk pada kampung halaman Evan, yang memang asli dari Gombong, Kebumen, Jawa Tengah.

Begitu digantang, Funky Kopral tanpa nunggu lama langsung ngeplong sebentar kemudian ngerol sambil mendongak. Paruhnya terbuka lebar, menandakan powernya yang dahsyat. Suaranya memang tembus, kristal, dan jelas terdengar sampai ke luar pagar.

 

Hari ini belum pakai TWISTER? Segera merapat di kios-kios / agen terdekat, bila belum ada mintalah untuk menyediakan, biar Anda dan para kicau mania lainnya lebih mudah mendapatkannya. Coba dan buktikan kualitasnya, dan berikan respon melalui hotline 08112663908.

 

Bahkan, sampai burung diturunkan dan ditenteng untuk dibawa ke luar gantangan pun, Funky Kopral masih belum berhenti ngerolnya. “Tonjolannya suara gereja dan sogon benar-benar sangat jelas, khas, dan menjadi pembeda dengan yang lain,” imbuh Evan lagi.

Bagaimana Evan yang kesehariannya begitu sibuk dengan urusan pekerjaan di Bank masih tetap sempat merawat sejumlah burung-burungnya hingga tetap mau tampil maksi?

 

 

Evan memang memanfaatkan waktunya pagi hari sebelum berangkat kerja, dan sore hari sepulang kerja. “Pagi setelah subuh, sudah mengeluarkan burung untuk diembunkan, lalu setelah matahari terbit dijemur sebentar, dikasih jangkrik 3, ganti air minum. Kemudian kembali dikrodong, habis itu ditinggal berangkat kerja.”

Sore sepulang kerja, Evan baru memandikan burung, lalu diangin-anginkan sampai bulu kering. Diberi jangkrik, lalu air minum diganti yang baru. “Jangan lupa, kolak pakan dan minum juga mesti kita bersihkan tiap hari. Demikian pula dengan bagian sangkar lainnya terutama perlak tebok. Karena pagi saya tidak punya banyak waktu, untuk detil rawatan lainnya saya lakukan sore hari sepulang kerja.”

 

 

Evan mengaku bersyukur, karena di sela-sela kesibukannya bekerja di Bank, masih bisa meluangkan waktu menjalani dan menyalurkan hobi burung, termasuk berangkat ke arena lomba. “Bisa ketemu dengan banyak teman dari berbagai latar belakang, terutama sesama penggemar anis kembang baik perseorangan maupun komunitas, dari situ saya banyak belajar juga segala hal terkait anis kembang.”

Saat ini, Evan fokus mempersiapkan Funky Kopral untuk berlaga di event yang lebih besar seperti Liga Anis Kembang Sidoarjo, yang rencananya akan digelar Warung Ijo BC bersama Oriq Jaya Indonesia. [maltimbus]

 

Yang di desa, di kota. Yang ikut lomba atau sekadar didengar suaranya di rumah. Dari generasi ke generasi sudah memakai TOPSONG.

 

KATA KUNCI: evan gombong anis kembang funky kopral tips anis kembang

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp