SIAPKAN GENERASI PENERUS


DANRAMIL GARUNG 1 WONOSOBO, #1

Dari Balita sampai Lansia Diajak Serta, Terasa Damai

Ada yang menarik dari gelaran Danramil Garung I Wonosobo. Banyak kicaumania yang mengajak anggota keluarganya, dari yang masih balita hingga lansia. Suasana pun jadi terasa damai. Lokasi di area wisata Telaga Menjer, jadi daya tarik tersendiri.

Burungnews yang mencoba menelusuri, sebagian besar memang berasal dari Wonosobo dan sekitarnya. Pak Toni dan Nyonya Emilia misalnya. Keduanya mengaku dari kota Wonosobo.

Apakah sudah terbiasa ikut lomba, atau karena kebetulan ini di lokasi wisata?

 

NYONYA EMILIA

 

“Sebenarnya tidak secara khusus karena di lokasi wisata. Lebih karena dekat saja. Kami biasa ikut serta asal masih di seputaran Wonosobo. Kalau jauh ya pilih di rumah,” ujar Nyonya Emilia, yang bersama kedua anaknya mengikuti suaminya Lutfi menggantang murai batu.

Ini berbeda dengan Pak Toni, yang mengaku baru kali ini mengajak semua anggota keluarga termasuk anak-anaknya yang masih kecil-kecil. “Sekalian wisatalah. Meskipun saya orang Wonosobo, kalau tidak sedang ada acara begini, juga hampir tidak pernah datang semata untuk melancong ke Menjer. Jadi ini kebetulan sekali kita pas-paskan.”

 

Kalau saja lebih awal tahu ada ..., tentu ceritanya bisa lain. Menyesal selalu terjadi setelah kejadian. Jangan sampai Anda punya penyesalan yang sama.

 

Tak lama, burungnews menjumpai sepasang lansia di suatu warung. Mereka berdua mengatakan dari Semarang. Datang untuk melancong?

“Kami ke sini untuk ikut lomba mas, bawa murai batu,” jelasnya. Keduanya mengaku diajak oleh anaknya. Tak lama, datang lelaki separuh baya dengan anaknya yang yang masih kecil. Ia memperkenalkan diri sebagai Yuda.

Yuda pun bercerita di sini burungnya tidak kerja. “Mungkin setelan kurang pas. Pikirnya karena Semarang panas, di sini sejuk, setelan EF saya tambah. Eh malah kekencengen.”

 

PAK TONI, LOMBA SAMBIL WISATA

 

Namun Yuda tampak tetap gembira, pun dengan kedua orang tua dan anaknya yang masih belia.“Ya ke sini cari suasana baru, itung-itung sambil jalan-jalan, bahkan juga sesungguhnya sambil mantau-mantau siapa tahu nemu jagoan baru yang handal,” imbuh Yudha.

Sementara itu Danny selaku ketua panitia menyampaikan terima kasih kepada semua kicaumania yang setelah mendukung dan berpartisipasi dalam gelaran ini. “Lomba ini juga sebagai salah satu ajang promosi pariwisata, itu sebabnya lokasinya sengaja kita pilih di sini. Banyak peserta luar kota yang hadir, rata-rata mengajak serta anggota keluar. Ini menunjukkan salah satu tujuan lomba ini bisa tercapai.” [bimun/maltimbus]

 

DATA JUARA DANRAMIL GARUNG I WONOSOBO,  KLIK DI SINI

 

DANNY AL BAGAS, KETUA PELAKSANA

 

 

 

 

 

Sambut kehadiran TEAM PROMO TWISTER di event-event terpilih, termasuk Khofifah Cup Surabaya dan Balekambang Kumandang Surakarta, 24 November. Dapatkan sampelnya, coba dan buktikan kualitasnya, berikan respon melalui hotline 08112663908.

 

 

 

 

 

 

 

 

Yang di desa, di kota. Yang ikut lomba atau sekadar didengar suaranya di rumah. Dari generasi ke generasi sudah memakai TOPSONG.

KATA KUNCI: danramil garung 1

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp