
Ir. H. AGUS GAMPING (AGP) DAN SEBAGIAN PIAGAM JUARA SINGO EDAN
CENDET SINGO EDAN
Stabil Prestasi Lintas EO dan Lintas Blok, Bikin Bangga Ir. H. Agus Gamping
Memiliki gaco yang stabil perfoma, kualitas, dan prestasinya, tentu saja membanggakan. Begitu pun dengan Ir. H. Agus Gamping, pemilik cendet Singo Edan.
Memasuki tahun 2026, rutin turun di sejumlah event bergengsi, dan terus menuai prestasi. Deretan prestasinya sesungguhnya sudah begitu panjang, jauh ke beberapa tahun sebelumnya.
Pada tahun 2024, sebelum di-take over, Singo Edan tercatat beberapa kali meraih juara 1 di gantangan Prasasti Malang. Pertama, 3 November, event Warrior Battle of Champion, juara 1 di kelas Cendet Kahuripan. Lanjut pada Ngalam Fest 20 November juara 1 dan 3.
Singo Edan sempat dibawa ke Jogja, tempat Ir. H. Agus Gamping tinggal. Namun, penampilannya kurang stabil, sehingga kembali dirawat di markas GGC Kediri. Perfoma meningkat lagi, pun dengan prestasinya.
Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

Salah satu event prestis cendet yang mencuri perhatian kicaumania tanah air, adalah Victory Cendet Indonesia di Viking Arena Bandung, pada 20 November 2025. Singo Edan tentu tak melewatkannya, dan meraih juara 1.
Awal tahun 2026, ada gelaran prestis bagi para cendet mania: Cendet Bumi Mataram yang berlangsung 1 Februari 2026 di gantangan Akaratu Klaten. Mengingat burung sedang kondisi, Singo Edan sudah barang tentu turut berpartisipasi.
Singo Edan tampil apik hingga memenangkan salah satu kelas yang diikutinya. Bukan sekadar menang, tapi benar-benar mutlak dengan merebut 4 koncer A, semua juri mengajukan dan kemudian memilihnya sebagai bintang dengan koncer A!
Dua pekan kemudian, bersamaan dengan gelaran akbar Jogja Istimewa ke-22 di Sleman pada 15 Februari, Singo Edan memilih turun di Kediri, event Ojan Cup 4. Hasilnya pun begitu memuaskan, memborong juara 1 pada dua kelas Cendet A dan Cendet B.

CENDET SINGO EDAN DI KOPDAR SHC 3. MUTLAK KONCER 4A
Terakhir, pada 22 Februari, Singo Edan turun berkiprah di gelaran Kopdar Solo High Class 3. Ini adalah penampilan perdana di Solo, khususnya gantangan SHC. Turun di kelas utama, Singo Edan menjadi satu-satunya burung yang meraih 4 ajuan atau grade 1. Semua juga berujung menjadi koncer A. Artinya, menang mutlak.
Mengapa Singo Edan tidak diturunkan di gelaran prestis seperti Jogja Istimewa? Ini bukanlah kebetulan. Pemiliknya, Ir. H. Agus Gamping, sejak awal sudah mengumumkan tidak akan menurunkan di Jogja Istimewa dan event-event PBI lainnya.
“Untuk menghindari konflik kepentingan. Kebetulan di PBI saya salah satu pejabat struktural, Ketua PBI Pengda Jateng dan DIY. Jadi, biar disiapkan saja untuk bertarung di event-event lain di luar PBI yang jumlahnya juga cukup banyak, buat sarana silaturahmi dengan para sahabat kicaumania yang turun di lintas EO dan lintas daerah.” [maltimbus]
TOPSONG dengan bangga memperkenalkan TOPSONG PREMIUM kemasan baru dengan botol, dengan tambahan pengaman. Infomasi, hubungi 0813.2941.0510.


JADWAL KOPDAR NGABUBURIT GARASI ARENA, KLIK DI SINI
Hati-hati, makin gencar beredar produk PALSU! Pastikan anda mendapatkan produk SUPER-N asli. Jangan ragu memastikan kepada kios/toko, minta ditunjukkan kardus yang ASLI adalah seperti di bawah ini. Perhatikan juga warna, bentuk, dan ciri BOTOL SUPER-N yang asli.


BERITA LAINNYA
KATA KUNCI: ir h agus gamping pengda jateng-diy cendet singo edan ggc kediri ir heru kediri













