SUNARI BC BALI BERKIBAR.


YUDHI HJ-SUNARI BC BALI : Turunkan CH The Rock dan AM Angkara, Kelas Utama dan Runner Up BC Dibawa Pulang

Tidak disangka-sangka, Sunari BC dari Bali hanya mengandalkan 3 gaco milik Yudhi HJ, keluar sebagai runner up juara umum BC di even Mahakarya Putra Bromo bersama BnR Probolinggo. Tahta itu diraih berkat aksi ciamik dari CH The Rock, dan dua anis merahnya, Angkara dan Virus.

Even Mahakarya Putra Bromo yang sempat diundur jadwalnya, akhirnya sukses digelar pada Minggu, 11 April 2021 di lapangan  Karya Bhakti Yonzipur 10 Probilinggo. Menggunakan format dua lapangan, even garapan H Safee Fee ini, berjalan meriah dihadiri ribuan kicaumania yang bukan hanya dari blok timur saja. Blok tengah bahkan kicaumania dari pulau Dewata atau Bali, juga ikut berpartisipasi.

 

 

 

Salah satu perwakilan tim kicaumania Bali, bahkan mampu melesat sebagai peraih runner up juara umum BC. Tim itu adalah Sunari BC. Nama Sunari BC menggelegar saat MC mengatakan sebagai peraih runner up BC.

”Kaget saya saat nama Sunari BC di panggil-panggil sebagai peraih runner up BC. Padahal saya sama temen saya ini, tadi tidak ada niatan untuk berburu juara umum,” bilang Pak Tu yang datang ke even ini hanya berdua bersama Pendik dari Bali.

 

BARU... TOPSONG PREMIUM, mengandung enzim alami serangga, burung lebih gacor, daya tahan lebih tinggi. Tersedia TOPSONG PREMIUM ANIS MERAHMURAI BATUHWAMEY (PREMIUM GOLD), LARK / BRANJANGANMINI PELETBEO.

Segera dapatkan di kios langganan Anda, buktikan perbedaannya.

 

Pak Tu dan Pendik di even ini hanya membawa 3 gaco milik si bos Yudhi HJ salah satu penggawa Sunari BC Bali. Gaco itu diantaranya cucak hijau The Rock, dan dua anis merah, Angkara dan pelapisnya, Virus. The Rock dan Angkara, memang sudah dikenal sebagai gaco andalan milik Yudhi HJ. Prestasinya di even-even nasional lintas EO, sudah tidak perlu diragukan lagi.

Datang dengan persiapan yang matang, dua kelas utama berhasil dibungkus. Cucak hijau The Rock yang ditukangi Pendik, sukses meraih podium puncak di kelas utama yaitu G16 Putra Bromo dengan bandrol tiket satu juta rupiah. Bukan hanya di kelas utama, di kelas G36 BNR Jatim, The Rock juga bertengger di podium 4 saat bertarung sengit dengan gaco-gaco ternama di blok timur seperti Las Vegas, Sultan, dan Brekele.

 

KELAS UTAMA CUCAK HIJAU DAN ANIS MERAH BERHASIL DIAMANKAN.

 

Keberhasilan The Rock mendulang prestasi di even ini, berkat aksinya yang stabil membawakan lagu-lagu roll tembak dengan durasi panjang dan volume tembus. Dari segi gaya ngentrok jambul, The Rock memperagakannya dari awal sampai akhir penjurian tanpa kendor.

“Sebenarnya saya sedikit was-was, karena kondisi The Rock sedang nyulam ekor dan bulu-bulu kecil. Alhamdulillah, burungnya mau tanggung jawab dan masih mampu memberikan penampilan terbaiknya,” ujar Pendik yang memang spesialis cucak hijau. 

 

TWISTER GOLD, salah satu pakan burung yang disebut paling cocok untuk hwamey, murai batu, anis merah, kacer oleh para kicaumania yang sudah mencoba dan kemudian terus memakainya termasuk untuk jenis burung pemakan serangga lainnya. Tersedia juga TWISTER SEAWEED, ANTI STRES, MASTER, serta TWISTER TROTOLAN untuk meloloh pemakan serangga dan TWISTER BUBUR untuk meloloh pemakan bijian.

INGAT! Sekarang sudah tersedia kupon / vocher hadiah langsung tanpa diundi dalam kemasan semua varian TWISTER. Dapatkan ratusan hadiah menarik seperti kompor gas, kulkas, TV LCD, sepeda motor, hingga mobil baru. Berlaku sampai 31 Desember 2021.

 

Sementara Pak Tu yang dikenal bertangan dingin menukangi anis merah, di even ini mengaku sangat puas karena Angkara dan Virus tampil sesuai harapan. Angkara yang menjadi senjata utama, berhasil memborong 3 kali juara 1 dari 4 kelas yang diiukutinya.

Podium utama di kelas utama BNR Indonesia yang tiketnya dibandrol 500 ribu rupiah, Angkara berhasil merajai. Di kelas BNR Probolinggo A dan BNR Probolinggo B, aksi Angkara juga sulit dibendung oleh para kompetitornya. Sementara pelapinya, Virus yang dimainkan di sesi Probolinggo A, juga berhasil memetik kemenangan sebagai juara 2.

 

Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

 

Dari segi kualitas, Angkara dan Virus sebenarnya hampir sama. Telernya full dan simbang dari kanan sampai kiri, volumenya juga lantang, dan pembawaan lagunya full ngisi ketika teler. “Angkara lebih berpengalaman dan mentalnya sudah mapan. Dalam kondisi cuaca apapun, Angkara pasti teller jika sudah berada di atas gantangan. Sementara Virus, tinggal meraba-raba sedikit lagi agar bisa jadi tandem Angkara untuk naik bersama,” jelas Pak Tu.

Dengan mengantongi juara 1 empat kali dan sekali juara 2, Sunari BC Bali akhirnya melejit dalam perebutan juara umum BC. Perlu diketahui, juara umum BC di even ini diraih oleh Duta PBI Bersama.

“Walaupun kami jadi runner up BC, tapi kami sangat bangga. Karena hasil ini murni dari gaco-gaco kami. Tropi bergengsi ini menjadi oleh-oleh untuk Bos Yudhi HJ dan juga untuk Sunari BC Bali,” tutup Pak Tu yang sudah berkemas untuk balik pulang ke Bali dengan wajah semringah. [VILMAN]

 

AGENDA & BROSUR LOMBA, KLIK DI SINI

 

 

KATA KUNCI: mahakarya putra bromo bnr sunari bc bali yudhi hj the rock angkara

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp