KING GACO ABAH DINSA MEMBAWA PULANG JUARA 1, 2, 4, 6, 9.


YANG TERTINGGAL DARI KHOFIFAH CUP I

LB King dan Pajero Tampil Keren, Buwuh Mania Team Samarinda Siap Balik Lagi

King andalan Bos Cilik SF dan Pajero gaco Airlangga Team bisa tampil membanggakan dengan memborong banyak gelar juara di kelas love bird. Sementara Buwuh Mania Team dari Samarinda siap kembali dengan gaco terbaiknya di Khofifah Cup II.

Bos Cilik SF yang dikomandoi oleh Abah Dinsa, kembali mengharumkan nama tim dengan merebut banyak kejuaraan sebagai juara 1, 2, 4, 6, dan 9. "Penampilan kali ini tidak seperti saat di Piala Raja, namun tetap harus disyukuri apapun hasilnya," kata Abah Dinsa kepada Burungnews.

 

PAJERO MILIK ABAH SAKRI DARI AIRLANGGA TEAM MENGAMBIL JUARA 3 DI KELAS UTAMA.

 

Langsung menyodok pada kelas love bird A jembatan Merah, King menunjukkan aksi hebatnya dengan menempati podium tertinggi pada sesi awal kelas paruh bengkok sebagai yang terbaik. Kembali turun pada kelas love bird A Grahadi dan love bird Provinsi Hijau sebagai juara 4 dan 6.

Bertarung lagi dengan Utun pada sesi love bird B Grahadi di lapangan B, kekean panjang yang rapat dengan jedah beberapa detik saja masih belum bisa mengambil gelar yang kedua buat Bos Cilik SF. King harus puas berada di posisi kedua kalah dari Utun yang bisa mengambil gelar pertamanya pada lomba kali ini. "Lagi-lagi kita harus bertarung ketat dengan Utun seperti saat main di Piala Raja," bilang Wahyu AR pengawal setia King.

 

Sambut kehadiran TEAM PROMO  TWISTER  di event-event terpilih, termasuk Balekambang Kumandang Surakarta, 24 November dan BnR Award 15 Desember. Dapatkan sampelnya, coba dan buktikan kualitasnya, berikan respon melalui hotline  08112663908.

 

 

Sementara Pajero andalan Abah Sakri dari Airlangga Team juga tak mau kalah dengan merebut banyak gelar juara. Bertarung dengan gaco berlebel Nasional, tidak membuat Pajero gentar karena juga banyak gelar prestis pernah disandangnya.

Pajero tampil stabil dengan kekean panjang berkali-kali dalam setiap kelas yang dilombakan, hasilnya bisa membawa pulang juara 3, 4, 5 dan 10. "Dari semua hasil kejuaraan yang didapatkan semua melalui tos, untuk pertama kalinya saya lomba selalu adu tos," kata Abah Sakri.

 

JIMMY LEE MASIH BISA TERSENYUM MESKI HANYA JUARA 3.

 

Pada awal lomba, love bird A Jembatan Merah Pajero berhasil menduduki peringkat keempat, begitu pula pada sesi yang kedua love bird A Grahadi berada diposisi kelima. Sedangkan pada kelas utama love bird Provinsi Hijau berhasil naik satu tingkat untuk membawa pulang satu trophy kejuaraan buat Airlangga Team. "Untung pada sesi utama ini kita menang tos hingga bisa mengambil satu piala gapuro," jawab Deni, anak dari Abah Sakri kepada Burungnews.

Buwuh Mania Team dari Samarinda yang diketuai Sigit Nyo, tampil di Khofifah mengandalkan Mojopahit di kelas kacer. “Kami turun semua kelas dan siap bertarung dengan burung jawara dari Pulau Jawa,” ujar Grindo sang pemilik Mojopahit yang didatangkan langsung dari Batam.

 

Yang di desa, di kota. Yang ikut lomba atau sekadar didengar suaranya di rumah. Dari generasi ke generasi sudah memakai TOPSONG.

 

Berbekal prestasi yang mentereng di Pulau Sumatera, mulai dari nyeri juara pertama di Piala Gubernur Kepri serta hatrik di beberapa even besar di Batam dari lintas EO. “Soal prestasi sudah tidak usah diragukan mas, bisa dibilang Mojopahit adalah rajanya kacer di Batam,” tambahnya.

Sayangnya, penampilan Mojopahit pada semua kelas yang dilombakan tidak mendapatkan hasil yang diinginkan. Padahal menurut Hakam, sang pengawal Mojopahit, penampilannya juga tidak kalah apiknya dengan burung lainnya. “Ya mungkin kita kurang beruntung mas,” terangnya.

 

BUWUH MANIA TEAM SAMARINDA ANDALKAN KACER MOJOPAHIT DARI BATAM.

 

Meski belum membawa hasil positive pada Khofifah Cup I, Buwuh Mania Team tidak akan kapok untuk datang lagi pada even-even besar di pulau Jawa. “Khusus untuk Khofifah Cup II tahun depan, saya akan siapkan kacer dengan show yang lebih bagus lagi dari Mojopahit. Kami sudah ada dengan bekal ekor ngebyak dan juga materi yang ok,” jelas Grindo kepada burungnews.

Tim PBC Gresik pimpinan Abah Wien menurunkan beberapa amunisi terbaiknya di kelas kacer, cendet, dan kenari. Dibawah ketua regu Kaji Cemeng, PBC Gresik mampu membawa pulang 3 piala exclusive Khofifah Cup I.

 

Lemans bisa dibeli lewat bukalapak, tokopedia atau hubungi 08113010789

 

Adidas yang dikawal Budi Gendut mampu membawa pulang 2 gelar juara ke tiga pada kelas kenari kalitan grahadi dan kenari all size jembatan merah. “Tampilan Adidas sangatlah apik hari ini, sayangnya hanya kebagian rejeki dua kali juara 3,” terang Budi.

Hasil apik juga diperoleh Navas yang turun di kelas kacer PBI Surabaya, menempati posisi dua dan berhasil membawa pulang piala exclusive. Hayabusa gaco lain sukses menempati posisi 4 besar di kelas kacer ring Jembatan Merah.

 

PBC GRESIK SUKSES DI KELAS KACER, CENDET DAN KENARI.

 

Di kelas cendet yang menurunkan 2 amunisi, Monster dan Rawa Rontek, keduanya masih stabil di jalur juara dengan membawa 4 penghargaan. Dua penghargaan diraih Monster dengan menempati posisi 4 di kelas cendet Provinsi Hijau dan posisi 7 di kelas cendet Grahadi. Sementara Rawa Rontek berada di posisi 5 di kelas cendet Jembatan Merah dan posisi 9 kelas cendet Grahadi.

 

DATA JUARA KHOFIFAH CUP I LAPANGAN A, KLIK DI SINI

DATA JUARA KHOFIFAH CUP I LAPANGAN B, KLIK DI SINI

 

AGENDA & BROSUR LOMBA, KLIK DI SINI

 

 

AZUMO MILIK RENAL PERSEMBAHKAN GELAR BUAT JATIM KOLABORASI TIM SE-JAWA TIMUR.

 

BHS BF SURABAYA ANDALKAN JACKSEN DI KELAS CUCAK HIJAU.

 

 

DUTA THE LIAR PARTY SIAP GELAR LOMBA MINGGU DEPAN DI GANTANGAN DEWA '99.

 

JOEJON SF MEMBAWA GACO TERBAIKNYA.

 

KATA KUNCI: duta khofifah cup i puspa agro gubernur jatim pbi cabang surabaya piala gubernur jatim khofifah cup i surabaya duta bale kambang andri bolang bos cilik sf pbc gresik airlangga team

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp