
PANITIA & JURI TOSAN AJI FEAT ANGGA BELVIA TRANS CUP 1
TOSAN AJI FEAT ANGGA BELVIA TRANS CUP 1
Samurai Raih Runner Up di Kelas Utama, Pete Nyaris Hatrik
Tampil paska mabung, murai batu Samurai milik Rudy NRS keluar sebagai runner up kelas utama di Tosan Aji feat Angga Belvia Trans Cup 1. Di kelas cucak hijau, Pete milik Radja Parfume Sragen nyaris meraih hatrik.
Tosan Aji feat Angga Belvia Trans Cup 1 yang diadakan pada hari Minggu, 21 Juni 2026 di Stadium Arena Gemolong, Sragen berlangsung lancar dan sukses. Selain didominasi oleh pemain lokal Sragen, gelaran kali ini juga diikuti peserta dari Jogja, Klaten, Solo, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Purwodadi, bahkan Kediri.

RUDY NRS SOLO. SAMURAI MAKIN STABIL PASKA MABUNG, RUNNER UP KELAS UTAMA
Keberhasilan murai batu Samurai meraih posisi runner up di kelas utama Murai Batu Tosan Aji membuat Rudy NRS Solo makin mantap membawanya ke Kopdar SMM pada tanggal 26 Juli 2026. Meski belum lama selesai mabung, Samurai berhasil menunjukkan progres yang signifikan dan tampil menghibur di gantangan.
Di kelas utama Murai Batu Tosan Aji, Samurai tampil menggebrak dengan membawakan materi lagu panjang-panjang dan durasi kerja utuh, awal sampai akhir penilaian. Samurai yang berada di Gantangan 26 sukses mencuri perhatian dan digadang-gadang akan menang. Kurang beruntung dan kalah bendera, Samurai akhirnya harus puas berada di posisi runner up.
Penampilan Samurai di kelas utama tersebut tampak lebih baik dari sebelumnya saat tampil di kelas Murai Batu Belvia Trans, waktu itu Samurai berada di posisi keempat setelah bersaing dengan gaco-gaco hebat dari berbagai kota. “Burung ini dulu dari Temanggung, untuk menekan emosi solusinya cukup mudah yaitu mandi pake air dingin yang dikasih es batu, untuk setingan kita masih dicari yang pas,” ungkap Rudy NRS.

WS TEAM. WIJAYA SAKTI JAWARA KELAS UTAMA MB TOSAN AJI
Penampilan impresif murai batu Wijaya Sakti yang menempati Gantangan 5 berhasil mengantarkan amunisi milik Dhany Wijaya keluar sebagai pemenang di kelas utama Murai Batu Tosan Aji. Melesatkan tembakan cililin, cucak jenggot, dan ngekek love bird, berpadu dengan lagu burung-burung kecil seperti kenari, srindit dan kolibri. Wijaya Sakti mampu mencuri perhatian juri dengan durasi kerjanya yang utuh dan tuntas. Di kelas lain, Wijaya Sakti yang dikawal oleh Sandri ini juga berhasil menduduki posisi runner up saat turun di kelas Murai Batu Rayap Wesi.
Hasil positif juga didapatkan oleh Wilson, amunisi milik Pak Sis Al Barokah Selokaton yang turun di kelas Murai Batu A AzNet. Tampil maksimal dari awal penilaian, burung yang berada di Gantangan 22 ini langsung mencuri perhatian dengan pembawaan lagu yang nerus dan mengalir, rol tembak dengan jeda cukup rapat semakin memukau dengan gaya ngecun sujud-sujud.

AL BAROKAH TEAM SELOKATON. WILSON TAMPIL MAKSIMAL, JUARA KELAS MB A AZNET
Di kelas murai batu remaja, salah satu gaco yang terlihat mencolok dan mencuri perhatian adalah Rudal, amunisi milik Ricky MM 01 Sragen. Tampil impresif di kelas Murai Batu Remaja Trans Wesi dan berhasil mengunci kemenangan, murai batu ekor putih ini rajin menggelontorkan materi isian secara nerus dan bergelombang.
Rudal hampir saja menggandakan kemenangan saat turun di kelas Murai Batu Remaja AzNet, sayang keberuntungan belum berpihak dan harus mengakui keunggulan Bodrex yang berhasil melakukan revans terhadap Rudal di pertemuan sebelumnya.
“Secara perform sudah mulai oke, burung ini memang gampang nampil. Sebelumnya di Umi Kasum Road Show SHC belum beruntung kena P1. Persiapan buat ke Kapolres Grobogan Cup,” ucap Reffa Iwa mekanik Rudal.

RICKY MM 01. MBR RUDAL NYARIS NYERI
Mbah Bejo SF berhasil memborong sejumlah gelar bersama Molly. Burung milik Sandy ini menjadi yang terbaik di kelas Murai Batu Remaja Wesi, masuk tiga besar kelas Murai Batu Remaja AzNet dan runner up Murai Batu AzNet.
Cucak hijau Pete milik Radja Parfume Sragen keluar sebagai bintang lapangan setelah nyaris meraih tiga kali kemenangan alias nyaris hatrik. Di kelas Cucak Hijau Trans Wesi, adu materi antara Pete (Radja Parfum) dan Evolution (Kevo Putune Mbahe) menjadi tontonan tersendiri bagi jamtrokmania, Bongkar materi dengan gaya ngentrok jambul sampai kejer-kejer, Pete harus menghadapi perlawanan Evolution yang unggul dari panjang lagu. Di akhir penilaian, Pete keluar sebagai pemenang pertama diikuti Evolution di posisi kedua.

Di kelas Cucak Hijau AzNet, Pete yang berada di Gantangan 20 kembali mengunci kemenangan setelah tampil lebih maksimal dan meraih double winner. Pete terlihat sedikit kedodoran saat turun di kelas Cucak Hijau Rayap dan harus puas berada di podium kedua membayangi Evolution yang kali ini berhasil melakukan revans.
Penampilan stabil dan konsisten Pete pada beberapa pekan terakhir dengan selalu memborong juara membuat burung yang berhome base di Gabugan, Sragen ini semakin diperhitungkan terutama di Solo Raya. “Setelah Tosan Aji feat Angga Belvia Trans Cup 1, rencana pekan depan mau turun di SMR feat Kopi Merah Putih di SHC, semoga bisa bersaing,” ucap Wito Radja Parfume kepada Burungnews.
Di akhir lomba, Pak Mul SAG mewakili panitia dan juri mengucapkan banyak terima kasih untuk para kicaumania yang telah hadir di gelaran kali ini dan juga kepada H Tosan Aji dan Angga Belvia Trans. “Terima kasih kepada semua peserta yang hadir meramaikan dan sponsor atas dukungan sehingga gelaran ini berjalan sukses. Maaf apabila masih ada kekurangan,” pungkasnya menutup perlombaan.(Hery)

MBAH BEDJO SF. MB MOLLY BORONG JUARA

RADJA PARFUME. CH PETE NYARIS CETAK HATRIK

H TOSAN AJI BERSAMA CREW RAYAP WESI SF

Hati-hati, makin gencar beredar produk PALSU! Pastikan anda mendapatkan produk SUPER-N asli. Jangan ragu memastikan kepada kios/toko, minta ditunjukkan kardus yang ASLI adalah seperti di bawah ini. Perhatikan juga warna, bentuk, dan ciri BOTOL SUPER-N yang asli.

BERITA LAINNYA
KATA KUNCI: tosan aji stadium arena gemolong angga belvia trans














