BANG BOY & H. CAHAYA (PEMBINA LIBAS)


TERBIT KLARIFIKASI, ‘LIBAS’ ANGGAP MASALAH ATTITUDE SUDAH SELESAI: Siapa LIBAS?

 

19 Juli yang lalu, mediabnr.com memuat artikel yang berujung kontroversial. Dalam artikel berjudul No Love Bird Umum di BnR itu, disebutkan alasan Bang Boy atau disebut BnR Satoe menghapus kelas Love Bird Umum, karena “pemain love bird yang tidak punya attitude”. Soal ini menjadi sangat ramai setelah LIBAS menuntut klarifikasi. Siapa LIBAS?

“Keributan di kelas Love Bird selama ini sudah diamati sejak jauh-jauh hari oleh BnR Satoe. Pokok permasalahan sudah sangat paham sekali yang terjadi di lapangan,” begitu pembuka berita tersebut.

Nah, berita menjadi viral setelah bagian kalimat pemain love bird tidak punya attitude di-capture atau screenshot dan kemudian banyak dishare baik melalui facebook maupun whatsapp. Setelah itu, sudah barang tentu berkembang beragam komentar, dan cenderung liar.

 

Hanya yang ASLI, terjamin mutu dan khasiatnya, sudah TERUJI dan TERBUKTI.

 

Ada yang mendukung tulisan itu, atau lebih tepatnya capture, sebagian lainnya menentang. Para penentang itu, antara lain para love bird mania yang tergabung dalam grub whatsapp Love Bird Indonesia Bersatu, dengan singkatan LIBAS.

Mereka kemudian memposting pernyataan sikap bersama yang intinya meminta klarifikasi atau penjelasan dari pernyataan “pemain love bird tidak punya attitude” tersebut. Pernyataan itu diposting secara berami-ramai dalam waktu hampir bersamaan, antara lain oleh Steven Paul Erick bersama pegiat LIBAS lainnya. Pernyataan sikap LIBAS selengkapnya adalah sebagai berikut:

 

 

Pernyataan sikap itu kemudian mendapatkan tanggapan dan komentar yang sangat ramai. Ada yang mendukung H. Sigit WMP, Steven Paul Erick, dan kawan-kawan, ada pula yang membela mediabnr.com.

Mulanya, Bang Boy menanggapi dengan cara memberikan kesempatan pada mereka yang tidak sepakat dengan berita di atas agar mengirimkan hak jawab. Salah satu love bird mania, yaitu Hengky Nias, mengirimkan beberapa catatan keberatan kepada Bang Boy melalui whatsapp, yang kemudian di-capture oleh Bang Boy dan disebar melalui facebook.

Capsture pernyataan Hengky itu kemudian dipublish di mediabnr.com dengan judul “Tidak Semua Love Bird Mania Tidak Punya Attitude.” Berita selengkapnya tentang ini, silakan dibaca pada link berikut:

BACA: TIDAK SEMUA PEMAIN LOVE BIRD TIDAK PUNYA ATTITUDE

 

Namun, pemuatan berita ini belum dianggap sebagai klarifikasi oleh mereka yang tergabung dalam LIBAS, karena belum menjawab apa yang diminta. Mereka tetap menuntut penjelasan dari pihak mediabnr.

Akhirnya, pada Rabu 31 Juli 2019, keluarlah artikel yang berjudul BnR Satoe Menjelaskan. Dalam artikel tersebut, ada permintaan maaf dan ralat atas berita yang diterbitkan pada tanggal 19 Juli.

“Ya aku mohon maaf buat semua pemain Love Bird dengan pemberitaan Media BnR 19 Juli 2019. Memang benar tidak semua pemain Love Bird itu arogan dan tidak ber-attitude. Ada juga pemain Love Bird yang santai dalam lomba Love Bird. Tidak sampai nendang kursi tau banting sesuatu saat Love Bird nya kalah. Sekali lagi aku mohon maaf kepada semua pemain Love Bird dengan pemberitaan di Media BnR 19 Juli 2019 dan sudah direvisi.”

 

 

Dari penelusuran, kalimat yang awalnya berbunyi “Sikap pemain love bird yang tidak punya attitude,” sudah direvisi menjadi “Sikap oknum pemain love bird yang tidak punya attitude.” Penambahan kata oknum jelas sekali maksudnya, menunjuk pada satu dua orang atau sebagian kecil saja saja dari sekian banyak pemain love bird. Sementara ketika tidak ada penyebutan oknum, tuduhan itu dianggap menunjuk pada semua pemain love bird.

Meskipun sudah meralat berita terkait penyebutan attitude, namun BnR masih tetap pada keputusannya menghapus kelas Love Bird Umum. BnR tetap menegaskan hanya membuka kelas love bird fighter, tidak terima campur-campur. Selain itu akan didiskualifikasi, tiket dikembalikan. Klarifikasi selengkapnya yang kembali memuat keputusan untuk hanya membuka kelas love bird fighter berikut rinciannya, bisa dibaca pada link berikut:

BACA: BnR SATOE MENJELASKAN

 

Setelah keluar klarifikasi tersebut, pihak LIBAS akhirnya bisa menerima dan menganggap masalah sudah rampung. “Karena sudah mengakui ada kesalahan, kemudian meralat, dan meminta maaf, ya berarti masalah sudah selesai. Sebenarnya yang kita tuntut kan hanya itu, sederhana saja. Karena keberadaan kita kan memang sedapat mungkin buat menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi para love bird mania saat ini, bukan untuk mencari masalah, bukan tukang buat gaduh,” ujar H. Sigit WMP kepada burungnews.com.

Masalah BnR tetap pada keputusannya hanya membuka kelas Love Bird Fighter, menurut H. Sigit itu adalah hak setiap EO termasuk BnR. “Meskipun kami kurang sepakat, tetapi itu kita hargai dan hormati sebab itu sudah masuk urusan rumah tangga mereka. Kami tidak ikut campur. Pada akhirnya kan tinggal bagaimana respon dari ‘pasar’, karena saya kira itulah yang menjadi alasan utamanya.”

 

PERNYATAAN LENGKAP LIBAS SETELAH KLARIFIKASI DARI MEDIA BnR:

 

SIAPA LIBAS?

LIBAS, sejauh ini memang masih sebatas menjadi grup di whatsapp, sehingga masih banyak orang yang tidak mengetahui keberadaannya, apa arah dan tujuannya, juga siapa-siapa yang ada di dalam grub tersebut.

“Di awal-awal ini, kami memang punya inisiatif untuk merangkul beberapa orang love bird mania, kelompok kecil dulu untuk menjadi semacam panitia. Sekarang kan banyak permasalahan, mulai keluhan umum lomba mulai love bird sepi, demikian pula jualannya, apakah itu dari peternak sampai bakul juga ikutan sepi."

Padahal, harga mungkin sudah diturunkan, sudah diobral-obral. Di sisi lain harga milet yang jadi pakan utama malah melesat naik. "Masalah lain yang lebih detil, misalnya kenapa sebagian love bird mania takut menggantang burung, katanya karena kalau burung dengan karakter tertentu ikut diturunkan, sudah pasti mereka akan kalah. Juaranya itu-itu saja, sudah bisa diterka.”

 

Ahlinya nyeting PAUD. EGGMORE terbukti bisa menjadikan burung sudah mau belajar ngekek sejak dini, lebih rajin bunyi dari pada burung lain seusianya.

Hubungi nomor telepon di atas untuk mendapatkannya, atau melalui Bukalapak dan/atau Tokopedia.

 

Sesuai namanya Love Bird Indonesia Bersatu, maka grup ini sudah barang tentu akan memperluas keanggotaannya. “Jadi kami yang awal-awal di grub ini, sebenarnya tidak ada struktur. Penunjukkan saya sebagai Pembina dan H. Sigit WMP sebagai ketua, sifatnya lebih buat memudahkan koordinasi saja, termasuk untuk menyampaikan pernyataan-pernyataan yang sudah disepakati bersama, supaya kita sejak awal membangun kesolidan dan kekompakkan. Di LIBAS, konsepnya tidak ada pembedaan, tidak ada sekat. Tidak ada pemula, tokoh, master, maestro, juga pembedaan dari karakter love bird yang dimiliki. Semua sama. Jadi, nantinya kami adalah kelompok yang terbuka, insklusif.”

Saat ini, LIBAS sedang menyusun konsep pakem yang sekiaranya adal buat semua kategori love bird. “Agar apa pun karakter love bird yang kita miliki, punya kesempatan untuk menjadi juara. Jadi tidak ada istilah yang menang hanya burung dengan karakter terentu saja. Kalau konsep ini jadi, barulah nanti kita share, kita undang semua teman-teman dari beragam komunitas atau karakter love bird untuk mengkaji bersama. Konsep itu setelah disetujui, akan diajukan kepada para EO. Makanya harus simpel, mudah dipahami, juga mudah diterapkan oleh siapa pun. Jadi, nanti LIBAS akan jadi rumah besar untuk semua love bird mania.”

Kalau para love bird mania sudah bisa kembali bersatu, bisa lomba bersama-sama tanpa pembedaan, tanpa sekat, dan semua punya kesempatan menang, diyakini pamor love bird akan kembali naik. Lomba ramai lagi, harga pun akan ikut terdongkrak naik.

Sementara itu, menurut H. Sigit, banyak yang bertanya kepadanya sekaligus menyarankan, apakah nantinya setelah membesar, LIBAS juga punya rencana untuk membentuk EO sendiri.

“Saya jawab tidak sama sekali. Kami sejauh ini sama sekali tidak punya pikiran akan membuat EO. EO sudah banyak bahkan mungkin terlalu banyak, jadi yang sudah ada saja kita dukung agar tetap bisa eksis dan semakin maju.” [maltimbus]

 

 

 

KATA KUNCI: love bird indonesia bersatu libas bnr satoe h. cahaya h. sigit wmp

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp