JUARA KELAS SUMBER INDAH 550K

SUMBER INDAH CUP 3 FEAT CENDETERS INDONESIA

Buka 25 Kelas Cendet, Persaingan Ketat dari Siang - Malam

Tidak bisa dipungkiri, Sumber Indah Cup 3 bikin gebrakan yang belum pernah dilakukan EO lain di pentas kicauan. Minggu 11 Oktober bikin 28 kelas umum, dan 18 Oktober lanjut 25 kelas khusus Cendet.

Gantangan Gerdupapak Reborn di Lapangan Waduk Parimono, Plandi, Jombang, menjadi saksi sebuah terobosan menarik yang dilakukan H. Nizar, CEO Sumber Indah. Lewat gelaran Sumber Indah Cup III, Minggu, 11 Oktober dan 18 Oktober 2026, Nizar sukses menghadirkan konsep lomba yang terbilang berbeda dari biasanya.

Mengusung satu nama even, tetapi digelar dalam dua tanggal berbeda, hasilnya justru mampu menciptakan dua momentum yang sama-sama istimewa. Jika gelaran pertama pada 11 Oktober sukses menyedot perhatian kicaumania lintas daerah, maka gelaran kedua pada Minggu, 18 Oktober 2026, yang dikhususkan untuk kelas Cendet, sukses menciptakan atmosfer persaingan yang luar biasa.

Bukan sekadar ramai peserta, even ini juga menjadi ajang berkumpulnya para pemain Cendet papan atas dari berbagai kota, bahkan lintas provinsi. Yup, Sumber Indah Cup III kali ini bukan hanya menjadi panggung adu kualitas gaco, tetapi juga ajang pembuktian bagi para pemain yang ingin mengukur kekuatan amunisinya di tengah persaingan ketat.

 

JUARA KELAS UTAMA 1,2 JT

 

Hebatnya lagi, panitia mengklaim sekitar 80 persen peserta yang merapat berasal dari luar kota Jombang. Sebuah pencapaian yang tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi penyelenggara.

“Ini even khusus Cendet yang baru kali ini ada di Jombang. Alhamdulillah, pesertanya datang dari berbagai kota. Bisa dibilang, sekitar 80 persen peserta berasal dari luar kota,” ujar H. Nizar, CEO Sumber Indah, dengan penuh rasa syukur.

 

25 KELAS CENDET, PERSAINGAN HINGGA MALAM

Mengemas lomba khusus Cendet dalam skala besar tentu bukan perkara mudah. Apalagi, ketika targetnya bukan hanya mengumpulkan peserta, tetapi juga menghadirkan pertarungan yang berkualitas dan mempertemukan gaco-gaco terbaik dari berbagai daerah.

Namun, tantangan tersebut berhasil dijawab melalui gelaran Sumber Indah Cup III. Sebanyak 25 kelas Cendet disiapkan untuk memberikan kesempatan kepada para pemain menunjukkan kemampuan terbaik jagoannya. Lomba yang dimulai pukul 11.00 WIB itu berlangsung maraton hingga berakhir tepat pukul 20.00 WIB.

 

 

Selama sembilan jam, suasana gantangan terus diwarnai persaingan sengit. Setiap kelas menghadirkan tantangan tersendiri, terlebih mayoritas kelas dikemas dengan kuota G24. Menariknya, sebagian besar kelas berhasil sold out. Artinya, antusiasme peserta benar-benar terasa sejak awal hingga jalannya lomba berakhir.

Kehadiran pemain dari luar daerah pun membuat persaingan semakin berwarna. Para peserta tidak hanya datang untuk meramaikan gelaran, tetapi juga membawa amunisi terbaik demi membuktikan kualitas gaco masing-masing.

“Pesertanya kebanyakan dari luar kota, bahkan luar provinsi. Ada yang datang dari Sumedang, Bali, Pati, dan Jogja. Dari Jawa Timur, peserta datang dari Banyuwangi, Probolinggo, Jember, Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, Malang, Pasuruan, Tulungagung, Kediri, Nganjuk, Madiun, Bojonegoro, Lamongan, dan kota-kota lainnya,” ungkap Nanang Sadam, salah satu panitia.

Deretan kota yang disebutkan tersebut menjadi gambaran betapa luasnya daya tarik Sumber Indah Cup III. Jarak yang tidak dekat ternyata bukan penghalang bagi para Cendet mania untuk merapat ke Jombang. Mereka rela menempuh perjalanan panjang demi merasakan langsung atmosfer pertarungan yang mempertemukan banyak gaco berkualitas dalam satu arena.

 

JUARA KELAS 250K

 

 

SENGKUNI UNJUK KELAS, PREDATOR JUARA TIKET 1,2 JUTA

Ketatnya persaingan Sumber Indah Cup III semakin terasa di kelas-kelas bergengsi. Salah satu nama yang sukses mencuri perhatian adalah Sengkuni, Cendet andalan Ir. Heru dari Duta GCC CMK Kediri.

Turun dengan membawa reputasi sebagai salah satu amunisi papan atas, Sengkuni mampu menunjukkan kualitasnya dengan merebut juara I di kelas Cendet Sumber Indah yang dibanderol tiket Rp550 ribu. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Sengkuni bukan sekadar datang untuk meramaikan persaingan, melainkan siap bertarung di barisan depan.

Namun, tantangan yang lebih berat sudah menanti di kelas Cendetes Indonesia dengan tiket Rp1,2 juta. Kelas ini menjadi salah satu arena paling bergengsi karena menyediakan hadiah sepeda motor Honda Beat bagi pemenangnya.

Peluang Sengkuni untuk kembali mengukir kemenangan sekaligus membawa pulang hadiah utama tersebut sebenarnya terbuka lebar. Sayangnya, kali ini keberuntungan belum berpihak kepadanya. Predator, Cendet andalan Mr. Pi dari Santet SF Banyuwangi, tampil sebagai batu sandungan yang sukses menggagalkan ambisi Sengkuni.

 

JUARA KELAS 85K

 

Predator berhasil mengamankan kemenangan di kelas Cendetes Indonesia. Hasil ini sekaligus menegaskan bahwa persaingan di kelas berlabel tiket besar tersebut benar-benar tidak bisa diprediksi begitu saja.

Bukan hanya berjaya di kelas Rp1,2 juta, Predator juga kembali menunjukkan taringnya dengan merebut juara di kelas Sumber Indah B yang dibanderol tiket Rp550 ribu. Dua hasil apik tersebut menjadi bukti bahwa performa Predator di Sumber Indah Cup III bukan kemenangan kebetulan.

Dengan penampilan yang mampu bersaing di kelas-kelas bergengsi, Predator sukses membawa pulang hasil membanggakan untuk Santet SF Banyuwangi. Sementara itu, Sengkuni tetap layak mendapat perhatian setelah lebih dulu membuktikan kualitasnya sebagai juara di kelas Cendet Sumber Indah.

Pertarungan keduanya menjadi salah satu gambaran menarik dari gelaran kali ini. Ketika gaco-gaco papan atas bertemu dalam satu arena, nama besar saja tidak cukup. Performa di lapangan tetap menjadi penentu siapa yang berhak berdiri di podium tertinggi.

 

 

 

ALEXA BUKTIKAN KUALITAS, JOMBANG BUKAN TEMPAT ASING

Selain persaingan panas antara Sengkuni dan Predator, penampilan apik juga disuguhkan Alexa, Cendet milik Burhan dari BKG Gank Lamongan.

Nama Alexa bukan sosok asing bagi para pemain yang kerap mengikuti gelaran di wilayah Jombang. Gaco ini cukup sering diboyong ke Kota Santri untuk meramaikan even akbar maupun Latpres di sejumlah gantangan, seperti Denanyar BC, SKMB, dan Gerdupapak Reborn.

Kali ini, Alexa kembali membuktikan bahwa kehadirannya bukan sekadar pelengkap daftar peserta. Turun di tengah persaingan Cendet berkualitas dari berbagai daerah, Alexa sukses mengamankan juara I di kelas Cendet Berlian C.

Kemenangan tersebut tentu menjadi hasil manis bagi Burhan dan tim BKG Gank Lamongan. Apalagi, persaingan berlangsung ketat dengan banyaknya pemain luar kota yang membawa amunisi andalan masing-masing.

 

JUARA KELAS 60 BERLIAN C

 

Bagi Burhan, datang ke Sumber Indah Cup III bukan hanya soal berburu piala. Ada kesempatan berharga untuk melihat langsung kualitas lawan, mengukur kemampuan gaco sendiri, sekaligus menikmati persaingan Cendet dalam skala yang lebih luas.

“Menarik, sangat disayangkan kalau tidak datang di even ini. Kita bisa menikmati persaingan Cendet-Cendet papan atas sekaligus mengukur kekuatan gaco kita. Dan kali ini kami datang bukan sebagai penonton, tapi sekaligus pemenang,” ujar Burhan dengan nada puas.

Pernyataan tersebut seolah menjadi gambaran semangat para peserta yang hadir. Mereka datang dengan tujuan berbeda-beda, tetapi semuanya punya satu keinginan yang sama: memberikan penampilan terbaik dan membuktikan bahwa gaco yang dibawa memang layak diperhitungkan.

Bagi Alexa, podium puncak di kelas Berlian C menjadi catatan prestasi tersendiri. Sementara bagi Burhan, hasil ini menjadi tambahan motivasi untuk kembali membawa amunisinya ke berbagai gelaran berikutnya.

 

JUARA KELAS GERDUPAPAK A 350K

 

 

HAYNA SIAP DILEPAS 35 JUTA

Cerita menarik lainnya datang dari Hayna, Cendet milik Agung yang tergabung dalam Duta GGC CMK. Tampil di tengah ketatnya persaingan, Hayna berhasil menunjukkan performa apik dan sukses moncer di kelas Berlian A.

Hasil tersebut tentu menjadi kebanggaan bagi sang pemilik. Apalagi, Hayna bukan hanya mampu bersaing di antara gaco-gaco berkualitas, tetapi juga berhasil menarik perhatian pemain lain yang melihat langsung potensinya di lapangan.

Bahkan, penampilan Hayna membuat Ir. Heru dari Kediri kepincut. Ketertarikan tersebut berlanjut dengan adanya penawaran harga yang cukup menggiurkan. Namun, bagi Agung, melepas gaco yang sudah terbukti memiliki kualitas tentu bukan keputusan yang bisa diambil secara terburu-buru.

Dengan performa yang sedang menanjak, Hayna masih menjadi amunisi yang menarik untuk dipertahankan. Terlebih, kemenangan di kelas Berlian A memberikan tambahan kepercayaan diri bagi pemiliknya untuk kembali menguji kemampuan Hayna di even-even berikutnya. “Kami masih nego. Kalau nanti ada kecocokan harga, pasti kami lepas,” ujar Agung.

 

TOPSONG dengan bangga memperkenalkan TOPSONG PREMIUM kemasan baru dengan botol, dengan tambahan pengaman. Infomasi, hubungi 0813.2941.0510.

 

Ketika ditanya mengenai banderol yang diharapkan, Agung mengaku siap melepas Hayna di angka Rp35 juta. Angka tersebut tentu bukan nilai yang kecil untuk seekor Cendet. Namun, di tengah persaingan burung lomba yang semakin kompetitif, kualitas, rekam jejak prestasi, dan potensi gaco menjadi faktor penting yang ikut menentukan nilai jualnya.

Untuk sementara, Hayna masih berpeluang melanjutkan kiprahnya di arena lomba. Jika negosiasi belum menemukan titik temu, bukan tidak mungkin Agung akan kembali mengandalkan gaco andalannya itu untuk memburu prestasi di gelaran mendatang.

 

TEROBOSAN SUMBER INDAH CUP III, CENDET MANIA PUNYA PANGGUNG SENDIRI

Kesuksesan Sumber Indah Cup III edisi khusus Cendet ini menjadi bukti bahwa konsep lomba yang dikemas secara fokus mampu menarik perhatian pemain lintas daerah. Dengan menyediakan 25 kelas, kuota G24, serta kelas-kelas bergengsi yang menawarkan persaingan ketat, gelaran ini sukses menghadirkan pengalaman tersendiri bagi para peserta.

Lebih dari sekadar jumlah peserta dan kelas yang sold out, kehadiran Cendet mania dari berbagai kota juga memperlihatkan besarnya antusiasme komunitas terhadap even khusus yang memberikan ruang bagi mereka untuk beradu kualitas.

 

JUARA KELAS GERDUPAPAK B 350

 

Terobosan H. Nizar dengan membagi Sumber Indah Cup III ke dalam dua tanggal berbeda pun menghadirkan warna baru di dunia perburungan Jombang. Satu nama even, dua kali gelaran, dan masing-masing punya cerita serta daya tarik tersendiri.

Jika pada 11 Oktober Sumber Indah Cup III sukses menggelar pertarungan lintas kelas, maka pada 18 Oktober panggung khusus Cendet menjadi magnet bagi para pemain dari berbagai penjuru daerah.

Predator yang berjaya di kelas Cendetes Indonesia dan Sumber Indah B, Sengkuni yang sukses di kelas Sumber Indah, Alexa yang merebut podium puncak Berlian C, serta Hayna yang moncer di Berlian A menjadi bagian dari cerita menarik gelaran kali ini.

Sumber Indah Cup III pun bukan hanya meninggalkan catatan tentang siapa yang menang dan siapa yang harus puas di posisi berikutnya. Lebih dari itu, gelaran ini menjadi ajang silaturahmi, pembuktian kualitas, sekaligus kesempatan bagi para pemain untuk membaca peta kekuatan Cendet di tengah persaingan yang semakin kompetitif.

 

JUARA BOB

 

Bagi H. Nizar dan seluruh panitia, ramainya peserta dari luar kota tentu menjadi apresiasi tersendiri. Sebab, ketika pemain rela menempuh perjalanan jauh untuk hadir, itu menjadi sinyal positif bahwa sebuah gelaran memiliki daya tarik yang layak diperhitungkan.

Satu nama, dua tanggal, dan dua momentum sukses. Sumber Indah Cup III telah memberikan warna tersendiri bagi dunia Cendet di Jombang. Jika konsep seperti ini terus mendapat sambutan positif, bukan tidak mungkin gelaran khusus Cendet akan menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan para pemain pada kesempatan berikutnya. (juned)

BROSUR & AGENDA LOMBA, KLIK DI SINI

DATA JUARA SUMBER INDAH CUP 3 FEAT CENDETERS INDONESIA, KLIK DI SINI

 

Hati-hati, makin gencar beredar produk PALSU! Pastikan anda mendapatkan produk SUPER-N asli. Jangan ragu memastikan kepada kios/toko, minta ditunjukkan kardus yang ASLI adalah seperti di bawah ini. Perhatikan juga warna, bentuk, dan ciri BOTOL SUPER-N yang asli.

 

KATA KUNCI: sumber indah cup 3 cendeters indonesia

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp