JOKO JS PRO. TAKE OVER MB HARD ROCK


SPESIAL NEW PAKISAN BC JAYA KLATEN, #1: Digeruduk Anggota Komunitas Murai Batu Solo Raya (MBSR), MB Hard Rock Pindah Tangan

Digeruduk anggota komunitas Murai Batu Solo Raya (MBSR), Kontes Spesial New Pakisan BC Jaya Klaten berlangsung ramai dan kondusif. Tampil gemilang, murai batu Hard Rock membuat Joko JS Pro kepincut dan langsung mentakeovernya.

Meski digelar dadakan dan bersamaan dengan sejumlah event lain, Kontes Spesial New Pakisan BC Jaya berlangsung ramai dan kondusif. Selain didominasi oleh pemain-pemain lokal, event yang dimotori oleh Mr. Eko ini juga digeruduk oleh anggota komunitas Murai Batu Solo Raya (MBSR).

 

 

MARDI (KAOS MBSR). MOTOR PENGGERAK KOMUNITAS MURAI BATU SOLO RAYA (MBSR)

 

Mardi, dedengkot MBSR mengungkapkan apabila anggota komunitas MBSR sebenarnya akan menggelar kopdar dan silaturahmi di Anniversary Kasoltan #1 Kampung Gitar Bersatu. Karena even ditunda, kopdar MBSR pun dialihkan ke New Pakisan BC yang secara jarak relatif dekat dan mudah diakses.

 

Yang di desa, di kota. Yang ikut lomba atau sekadar didengar suaranya di rumah. Dari generasi ke generasi sudah memakai TOPSONG.

 

“Sebenarnya MBSR mau kopdar di Anniversary Kasoltan, tapi berhubung lombanya ditunda, kita alihkan ke sini. Ini semalem baru hubungi panitia, kita minta tiketnya dinaikkan. Kan kasihan juga kalau dari Solo atau Sukoharjo hanya main tiket dua puluh ribu. Ini sekalian mengenalkan MBSR ke murai batu mania di Klaten, siapa tahu ada yang tertarik atau pengen bergabung,” ungkapnya.

 

GEGE. MB SULTAN JUARA KELAS MURAI BATU A

 

Diikuti oleh murai batu-murai batu prospek dari Klaten, Sukoharjo, Solo, dan Wonogiri, laga kelas murai batu pun berlangsung cukup menarik. Mendapatkan bendera koncer sama, murai batu Sultan (M. Farrel Gege) dan Fortuner (Bhoneng) harus melakukan adu tosan untuk menentukan siapa pemenang kelas ini. Dalam babak adu nasib ini, dewi fortuna sepertinya berpihak ke Sultan.

Gege, sang pemilik mengungkapkan apabila Sultan merupakan murai batu lepas trotol yang mempunyai potensi untuk dipoles dan diorbitkan sebagai murai batu jawara. “Kalau materi lagu biasane bawa cililin, love bird, kapas tembak, lagu kecil-kecil. Ini tadi hanya dikasih voer sama ulat kandang saja, nggak pakai jangkrik, nggak pakai kroto, mainnya malah enak,” ungkapnya. Mengingat Sultan masih terlalu muda, Ia memutuskan hanya memainkannya satu sesi saja.

 

MURAI BATU SULTAN IN ACTION

 

Di kelas Murai Batu B, penampilan luar biasa yang ditunjukkan oleh murai batu Hard Rock membuat juri memberikan bendera koncer A dan keluar sebagai pemenang setelah adu tos-tosan. Joko JS Pro yang melihat langsung kerja Hard Rock pun langsung kepincut dan ingin membelinya. Ketika tahu murai batu tersebut milik Mbah Chengoh yang dibawa oleh Jin Kura Kura, Ia pun langsung menghubungi spesialis kacer asal Purwantoro itu.

 

 

Setelah negosiasi, kesepakatan harga pun didapat meski masih dirahasiakan. Joko JS pro mengaku kalau di awal tahun 2021 ini, Ia memang berburu amunisi baru untuk persiapan Piala Pradana. “Rencana buat main di Piala Pradana, kalau ijo kan sudah punya, kalau murai ya baru dapat ini. Moga-moga ada hoki di Piala Pradana nanti,” ungkapnya.

 

JIN KURA KURA (TENGAH). SUKSES KAWAL MB HARD ROCK

 

Di kelas Murai Batu C, Hard Rock kembali tampil maksi dan berpeluang untuk mencetak double winner, tetapi dewi fortuna sepertinya lebih berpihak pada Makako milik Sigit Kapal yang juga tampil maksimal. Meski tidak menjadi juara, Joko JS Pro sepertinya kekeh untuk meminang Hard Rock. “Pokok e yakin ae, Aku seneng kok karo manuke,” tandasnya.

Saling mengalahkan di kelas Cucak Hijau A dan B, Nasib (Gunawan) dan Buto Ijo (Mursid) berbagi gelar juara setelah masing-masing menduduki sekali podium pertama dan kedua. Tampil apik di kelas Cucak Hijau C, Honda milik Triyono berhasil mencuri kemenangan di sesi terakhir.

 

TUNAS MUDA FT REP CENDET SKH. DOMINASI KELAS CENDET

 

Diikuti oleh cendeter-cendeter Sukoharjo, Solo, dan Wonogiri, laga kelas cendet juga berjalan seru dan menarik. Dominasi cendet-cendet luar kota tak terbendung dengan masuknya Subali (Rep Cendet SKH), Sancaka (Murti Tunas Muda BC) dan Raftor (Bayu/Bejak Tunas Muda BC) di posisi tiga besar.

 

Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

 

Murti mengaku sering main ke Klaten akhir-akhir ini karena belum bukanya gantangan di Wonogiri dan sekitarnya. “Kebetulan burung lagi kondisi semua, kalau nggak dilombakan ya kasihan juga nanti malah rusak. Kebetulan kalau Klaten kan lebih seimbang lawannya, kalau Solo apa Sukoharjo berat-berat, sulit banget menang,” jelasnya. [asept]

 

#bersambung

 

 

Hari gini belum pakai TWISTER? Segera merapat di kios-kios / agen terdekat, bila belum ada mintalah untuk menyediakan, biar Anda dan para kicau mania lainnya lebih mudah mendapatkannya. Coba dan buktikan kualitasnya, dan berikan respon melalui hotline 08112663908.

 

 

 

KATA KUNCI: new pakisan bc jaya sultan hard rock

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp