PAPA MUDA SF. LOVE BIRD TWITTER JUARA BOB DEWASA


SPESIAL IMLEK SBC SROYO KARANGANYAR : Ketika Love Bird-Love Bird Gacor Dipertemukan Di Even Pinggiran

Apa jadinya ketika love bird-love bird gacor seperti Bomber, Kapten, Kurawa, Santosa, Bejo, Maharadja, Kenes, Twister dan Gara-Gara dipertemukan di sebuah even pinggiran?

Hadirnya love bird-love bird papan atas di kontes spesial imlek SBC Team Karanganyar menjadi kejutan tersendiri bagi panitia, juri, dan peserta. Bahkan, burungnews pun dibuat keheranan dengan kehadiran love bird-love bird konslet, gacor, semi, klotekan, apapunlah apa itu sebutannya.

 

BEGAL TROPI. RAMAIKAN GELARAN

 

Datang untuk silaturahmi dan membawa sejumlah amunisi, Mr. Begal Tropi yang sebelumnya berharap bisa koncer di gelaran kali ini, terpaksa harus gigit jari melihat amunisinya tak mampu melawan. “Kalau ketemu burung-burung kayak tadi, kayaknya gacoku belum mampu. Kalah milyadan ini, nggak ada yang masuk,” ungkapnya.

Diawali dengan sesi Bebas Aksi A, peserta langsung dibuat melongo dengan laga berkelas antara Kenes, Kapten dan Kurowo. Tampil unik dengan gaya memutar kepala, love bird andalan Abu Osman ini keluar sebagai pemenang setelah ngekek rajin dan gacor dengan jeda rapat.

 

KEDUNG MULYO SF. BOMBER MENANG NYERI

 

Bomber, amunisi andalan Kedung Mulyo SF berhasil meraih double winner di kelas Executive dan Bisnis. Memiliki durasi panjang, love bird warna hijau ini berhasil mengkandaskan perlawanan lawan-lawannya setelah tampil maksi dengan jeda rapat.

Semakin banyaknya kelas love bird yang dibuka oleh EO-EO di Solo Raya tidak lantas membuat mekanik seperti Adi bisa leluasa melatih amunisinya. “Nglatih manuk bahan saiki kangelan, manuk-manuk bahan nggak mungkin main nang kelas fighter apa batasan poin to. Kalau ada yang buka kelas love bird umum pun, biasane mung entuk main sepisan,” ungkapnya.

 

ARI PUTRO JAGAL. LB MAHARADJA SIAP MENGANCAM

 

Hal senada diungkapkan oleh Ari Putro Jagal, pemilik love bird Maharadja. “Kalaupun ada EO yang buka kelas umum, biasanya ya ketemu mereka-mereka juga. Jadinya perang konsletan kayak tadi,” bebernya. Padahal untuk membuat love bird konslet tetap stabil di lapangan perlu latihan, bahkan beberapa harus main setiap hari.

“Maharadja ini kalau kepalanya sudah ditekuk ke belakang sampai nggak kelihatan biasanya mau tampil maksimal. Main pertama dan kedua tadi mau jalan, tapi masih ndat nyeng. Sesi tiga dan empat mulai on, dapat juara 2 dan 3. Tipis sih selisih poinnya sama yang menang,” lanjutnya.

 

AMIN IRFAN PUTRA. GALANG DUKUNGAN KARANGANYAR VAGANZA

 

Santosa dan Bejo, amunisi andalan Amin harus puas di posisi kedua di kelas Executive dan Reguler. Hadir untuk galang dukungan dan sosialisasi Karanganyar Vaganza, Ia tak menyangka akan bertemu gaco-gaco papan atas yang biasanya selalu menghiasi data juara di even-even besar ini.

“Mumpung ketemu, kita bisa evaluasi seberapa selisih poin kita dengan burung-burung lain. Ini tadi tipis banget lho bedanya, paling kalah satu bendera merah. Misal ketemu lagi di lomba gede, gaco kita tampil maksimal tapi poinnya beda jauh, bisa jadi ada yang nggak beres penilaiannya,” ungkapnya.

 

PAPA MUDA SF. LB TWISTER JUARA BOB DEWASA

 

Datang terlambat, Mahendra Papa Muda SF yang menurunkan love bird Twister berhasil meraih podium pertama di kelas Bebas Aksi B. Ngekek rajin dan gacor dengan kepala nyeklek, love bird yang minggu lalu moncer di Piala Kajari Surakarta ini menjadi pusat perhatian peserta.

Di sesi BOB, Twister kembali menunjukkan penampilan terbaiknya dan keluar sebagai kampiun. Sebagai spesialis love bird dan pengurus LDMI, Mahendra berharap EO-EO di Solo Raya mulai membuka diri dan mengikuti tren love bird nasional.

 

 

“Kalau kita nggak ngikuti perkembangan tren saat ini, love bird Solo akan ketinggalan jauh. Kalau burung bahan ini nggak dilatih, performanya pasti menurun. Kalau di latber hanya boleh sekali main, Aku sih gak masalah. Tapi kalau di even juga dibatasi itu lho, kadang bikin kita jadi males,” terangnya.

Secara pribadi, Ia memahami strategi EO untuk melakukan diversifikasi kelas agar lomba tetap ramai dan meriah. Namun, Ia merasa perlu adanya perubahan sistem penilaian yang lebih adil bagi love bird fighter durasi dan konslet. “Di Jatim itu tetap ramai meski fighter dan konslet digabung, tabel penilaiannya yang seharusnya dipelajari dan diadopsi,” lanjutnya.

 

SUKSMA LANANG. LB GENTOLET SIAP NGLURUG KE KRAJAN JOGJA

 

Di gelaran kali ini pun, Garuda milik Joko yang notabene bertipe fighter durasi bisa mencuri kemenangan di kelas Reguler. Hal ini membuktikan kalau love bird konslet pun belum tentu mau tampil maksimal dan bisa kalah dari burung durasi.

Gentolet, gaco milik Suksma Lanang keluar sebagai pemenang di kelas SBC Spesial Fighter setelah tampil apik dengan berulang kali meluncurkan kekekan panjang. Kemenangan ini melanjutkan tren positif yang diraih setelah minggu lalu menang di Piala Kajari Surakarta. Minggu besok, Ia mengisyaratkan akan turun ke Anniversary Gantangan Krajan Jogja.

 

DOA IBU SF. LB SAKAE JUARA 1 DAN 2 KELAS PAUD

 

Sakae, amunisi andalan Frischa Doa Ibu SF kembali menunjukkan kualitasnya sebagai amunisi yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Ngekek rajin dan aktif, love bird yang baru berusia tiga bulan ini berhasil mengumpulkan poin tertinggi di kelas Balibu Executive.

Di kelas Balibu Bisnis, Nangkulo Jr milik Suryanto berhasil keluar sebagai yang terbaik setelah bertarung sengit dengan Sakae dan Bento. Tak hanya menang di kelas Bisnis, amunisi Putu Sentono SF ini akhirnya dinobatkan sebagai pemenang di sesi BOB Balibu/PAUD.

 

SURYANTO. LB NANGKULO JR JUARA BOB PAUD/BALIBU

 

Panitia mengucapkan terima kasih atas kehadiran peserta di gelaran kali ini. Sebagai salah satu EO yang sedang berkembang, SBC Team diharapkan menjadi tempat alternatif untuk kicaumania dalam melatih amunisi-amunisi andalannya.

 

 

JANGAN LEWATKAN ANGKASA PURA CUP 8 - MINGGU, 17 FEBRUARI 2019

 

PANITIA DAN JURI SBC SROYO

 

PENYERAHAN JUARA BOB PAUD / BALIBU

 

ADIT STMJ. SUPPORT GELARAN

 

MEMEDI SF. SUKSES BERSAMA DC DAN BENTO

 

TAILOR SF. INCA DAN CACA MAMPU BERSAING

 

 

 

KATA KUNCI: sbc team karanganyar twister bomber maharadja bejo santosa nangkulo jr

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp