
KIRI; ANDRIE SIE JELASKAN ATURAN PADA 2022. KANAN: SOP BERLAKU 2020-2021 DAN 2023 - SEKARANG
SMM FEAT AVATAR, #4
Vidio Andrie Sie Menjelaskan Aturan Koncer dan Tos Bukan Hoak, Tapi …
Beredarnya vidio lama Andrie Sie, Kadiv Juri periode 2022, yang menjelaskan aturan koncer dan tos, menjadikan kejadian di kelas utama SMM Feat Randy Avatar (27/9) di Pradana Stadium Klaten semakin jadi perhatian luas. Vidio itu berisi presentasi yang intinya bila ada nilai koncer sama antara ajuan 4 dan 3, yang ajuan lebih banyak otomatis juara tanpa lewat tos.
Dari yang terpantau di media sosial, banyak kicaumania warganet, menjadikan vidio ini sebagai pijakan. Sebagian besar menganggap “seharusnya” aturan ini yang benar dan diterapkan di event terakhir, SMM Feat Randy Avatar. Para warganet beralasan, tidak ada atau belum menemukan jejak digital yang menerangkan aturan atau SOP (baru) yang menggugurkan aturan pada vidio tersebut.
Apakah benar potongan vidio tersebut memang menjelaskan tentang aturan yang (pernah) berlaku, atau vidio tak utuh yang kemudian ditafsirkan secara keliru? Penelusuran burungnews pada pihak terkait, pengurus aktif sekarang, juga pengurus yang sudah mengundurkan diri, menjelaskan ihwal materi di vidio itu secara terang benderang. Simak penjelasan di bawah ini secara utuh, supaya tidak gagal paham.
Penjelasan awal, singkat, dan cukup tegas berasal dari Kadiv. Juri saat ini, Gus Sholah. Gus Sholah merangkan bila vidio berisi Andrie Sie menjelaskan aturan tentang tos dan koncer itu adalah vidio lama yang sudah tidak berlaku. Bagi sebagian kicaumania yang mengakses media sosial alias para warganet, meski berasal dari pengurus aktif dan bisa dikategorikan sebagai informasi resmi, jawaban dari Gus Sholah ini sepertinya kurang memuaskan, dianggap terlalu normatif.
Burungnews mengkonfirmasi soal vidio ini kepada Ketua SMM Ko Apank. “SOP ketika ada nilai koncer sama tapi beda ajuan harus lewat tos itu sudah berlaku sejak awal berdirinya SMM, waktu itu saya jadi Kadiv Juri periode 2020 dan 2021. Ketika Andrie Sie menggantikan jadi Kadiv Juri periode 2022, dibuatlah aturan seperti di vidio tersebut. Jaman itu, bila ada koncer sama beda ajuan antara 4 dan 3 tidak perlu tos, yang ajuan 4 langsung diputuskan jadi juara.”
SOP tersebut, bila ada nilai koncer sama antara ajuan 4 dan 3 lalu yang ajuan 4 otomatis juara tanpa lewat tos, hanya diterapkan selama satu peridode 2022. “Ketika Kaji Novi menggantikan Andrie Sie pada periode 2023, sudah kembali pada aturan semula, bila ada nilai sama tapi ajuan beda antara 4 dan 3, penentuan juara harus lewat tos,” imbuh Apank.

SOP TENTANG TOS DAN KONCER DI SMM, BERLAKU 2020 - 2021, DAN 2023 - SEKARANG
Pada periode 2024 Kadiv Juri berganti ke Jayadi, periode 2025 sampai sekarang Gus Sholah, aturannya belum berubah, meneruskan aturan yang sudah kembali berlaku sejak periode 2023 ketika Kadiv Juri dipimpin Kaji Novi.
Selain ke Gus Sholah, burungnews juga menggkonfirmasi penjelasan Ko Apank ini kepada Kaji Novi dan Jayadi, keduanya membenarkan apa yang sudah dijelaskan oleh Ko Apank.
“Salah satu yang mengajukan usul untuk mengembalikan ke aturan awal ketika Kaji Novi naik jadi Kadiv Juri adalah saya, dengan sejumlah alasan yang menguatkan. Ketika usulan itu dibahas, ada Abah Tatuk, Kaji Said, Dwi Jalu, juga mengundang Andrie Sie. Intinya usulan untuk kembali ke aturan awal bila ada nilai koncer sama tapi beda jumlah ajuan, tetap harus lewat adu tos. Penentu juara itu pada prinsipnya pada koncer, bukan pada (jumlah) ajuan. Ini yang kemudian disepakati dan berlaku sejak Kaji Novie jadi Kadiv Juri periode 2023, lalu dilanjutkan periode saya 2024 dan Gus Sholah periode 2025. Rapat di resto Wahyu Apung itu ada notulensinya. Bisa dikroscek ke yang saya sebut namanya itu.”
(Artikel lebih lengkap tentang penjelasan Jayadi yang sudah mengundurkan diri dari pengurus SMM, akan ditulis secara terpisah. Harap ditunggu ya…)
Jayadi mengaku dirinya sejak awal tidak mau publisitas, sehingga tidak membuat vidio atau bentuk konten lain tentang usulan perubahan aturan tos yang kemudian disepakati untuk mengganti aturan atau SOP, dan menggugurkan aturan sebagaimana ada di vidio Andrie Sie. Tentu aturan baru ini diberitahukan kepada para member atau rekom yang akan mengikuti gelaran SMM berikutnya.
Kembali ke intinya, soal vidio yang kembali beredar dan banyak ditonton wargamet itu diakui benar adanya, bukan hoak, setidaknya pada zamannya. Tapi aturan yang berlaku seperti dijelaskan di vidio tersebut (bila ada nilai koncer sama beda ajuan, tidak perlu tos melainkan menjadikan ajuan lebih banyak sebagai juara), hanya berlaku selama satu periode, tahun 2022. Sejak tahun 2023, aturan sudah kembali sebagaimana yang diterapkan di SMM Feat Randy Avatar.
Ditambahkan oleh Gus Sholah, di event apa pun, mau lomba burung atau yang lain, ketika orang atau suatu pihak mengikuti suatu kegiatan dan kemudian ikut menjalani prosesnya, maka orang atau pihak tersebut dianggap mengetahui dan siap mentaati aturan main tersebut. “Saya kira ini juga hal yang simpel. Seperti dikatakan Ko Apank, situasi seperti itu pernah terjadi, tetap ditentukan lewat tos, dan tidak ada masalah. Secara umum kalau dari sisi peserta, menurut saya sebenarnya mereka sudah tahu dengan aturan ini.”

JAYADI KETIKA MENJADI KADIV JURI PADA 2024

KO APANK. KETUA UMUM SMM

KABINET DAN JURI DI GELARAN SMM FEAT RANDY AVATAR

(DOK MAMAN BN)

(DOK. SINGGIH BN)
Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.


JURI TERBAIK JOGJA - SOLO SIAP BERAKSI DI SINI, JANGAN SAMPAI KETINGGALAN!

JADWAL TOPSONG CUP 1, KLIK DI SINI

BERITA LAINNYA
KATA KUNCI: smm smm feat randy avatar jayadi ko apank andrie sie gus sholah kj novi














