ROMBONGAN TEAM PROMO TWISTER SIAP BERANGKAT


SERBA-SERBI TWISTER DI BANDUNG LAUTAN API

Dari Peserta yang Sempat Menolak Pemberian, Hingga Yel-Yel yang Mencuri Perhatian Peserta

Sabtu, 28 September. Hari sudah agak siang, puluhan orang dengan wajah gembira berkumpul di halaman depan PT Havindo, pabrik pakan burung Twister. Mereka bergabung dalam Team Promo Tour Twister, siap berangkat ke event Bandung Lautan Api Cup.

Mereka berasal dari semua level: karyawan, manajer, bahkan hingga Mr. Hanson selaku owner. “Kami punya banyak jadwal mengikuti Promo Tour ke berbagai lomba. Kita gilir yang bisa ikut, tentu juga menyesuaikan jadwal yang kebetulan dapat libur. Kita berangkat bersama satu bus yang sama, tidak ada perbedaan antara level karyawan, manajer, hingga saya selaku pemilik,” ujar Hanson.

 

SEBAGIAN TEAM PROMO TWISTER, SIAP BERAKSI

 

Bagi sebagian karyawan, mengikuti kegiatan ini tentu hal yang menarik. Meskipun ini bagian dari kerja, bukan sepenuhnya wisata, setidaknya tidak berada di dalam ruang. Ada semacam penyegaran ketika bekerja di lapang, apalagi berhadapan langsung dengan banyak orang, yang tak lain juga bagian dari “pemangku kepentingan” untuk kerja-kerja mereka.

Wajah-wajah gembira kembali tampak pada Minggu pagi, 29 September 2019 setelah mereka semua sampai di titik tujuan akhir: Komplek Pusdikku Bandung, lokasi digelarnya lomba. Samuel selaku manajer mulai membagi tugas, mengulang lagi lafal yel-yel yang mesti mereka teriakkan dalam berbagi kesempatan.

 

JEMPUT BOLA KE PEDOK PESERTA

 

Personel pun dibagi, ada yang keliling mendatangi pedok-pedok peserta. Ada yang berada di sekitar lapangan, untuk membagikan sampel kepada para juara. Ada yang tetap stay di stand untuk melayani para kicaumania yang datang langsung, sembari mendata setiap kicaumania yang menerima pembagian.

“Dari beberapa putaran Promo Tour, kami sudah punya database ribuan kicaumania. Kami mencoba untuk terus berinteraksi, menanyakan perkembangan pemakaian sampling Twister. Kami ingin mereka memberikan respon yang apa adanya, karena itu juga bagian untuk masukan bagi kami. Berita baiknya, sebagian besar memberikan tanggapan positif. Banyak yang sudah tak sabar pengin bisa beli di pasaran. Laporan dari banyak agen juga begitu, sudah banyak yang bertanya-tanya mencari Twister,” jelas Samuel.

 

MENCATAT PEMINAT TWISTER

 

Sementara itu, Hanson menambahkan bila awal Oktober ini Twister sudah mulai beredar di hampir seluruh daerah. “Selama masa perkenalan dan persediaan masih ada, bisa didapatkan secara gratis di agen atau kios-kios yang sudah menyediakannya. Daftarnya bisa dicek pada link di bawah ini. Secara berjenjang akan terus diperluas agen/kios pengecernya.”

(DAFTAR AGEN TWISTER PAKAN BURUNG BERENERGI, KLIK DI SINI)

Di Bandung Lautan Api, respon para kicaumania terhadap kehadiran Team Promo Twister sangat bagus. Sebagian yang sudah pernah berjumpa di event sebelumnya, semisal Piala Raja, langsung menyongsong sejak pagi, untuk kembali meminta pembagian sampling.

 

BANG BOY DAN TEAM OLIX LAMPUNG, RAIH HADIAH MOBIL. TURUT TERIAKKAN YEL YEL TWISTER

 

“Maaf ya, sebenarnya bukannya cari kesempatan mumpung gratis. Habis beli di pasar sampai kemarin belum ada seputar tempat kami di Bandung,” ujar Agus Joker, pemilik jago handal anis merah dan murai batu .

Agus Joker termasuk pemain senior, cukup disegani tidak hanya di Bandung dan sekitarnya, tapi juga di level nasional. Jago anis merahnya Rajawali (tertulis a.n Isan Ciamis, red.) bahkan merebut juara 1 dan 2. Sebelumnya di Piala Raja, Rajawali juga tercatat dua kali mencuri juara 1.

 

 

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ronald Owen, pemain belia asal Tangerang. Nama Ronald juga cukup disegani karena memiliki sejumlah jago handal. Anis merah Paris misalnya, pekan lalu baru saja juara 1 dua kali di MJA Cup Jakarta. Di Bandung Lautan Api, Paris meraih juara 2 dan 3.

Ronald adalah putra dari “maestro” kicaumania Achun Owen. Ronald kini lebih aktif di lomba-lomba, menjadi penerus dari sang ayah yang mulai mengurangi kegiatannya di lapangan. “Bapak hanya datang di event-event tertentu saja, tidak bisa lagi terlalu sering,” jelasnya.

 

RONALD OWEN, DIAPIT SAMUEL DAN MR HANSON

 

Agus Joker dan Ronald, adalah contoh kicaumania peserta Bandung Lautan Api yang sudah mengenal Twister lebih awal, sudah mencobanya, dan merasakan langsung bila Twister memang bagus. Penilaian bagus sudah bisa dilihat sejak awal dari kotorannya yang lebih kering, kecil-kecil, dan jumlahnya relatif lebih sedikit.

Bila mau lebih diamati lagi dalam beberapa hari berikutnya, burung juga akan terlihat lebih aktif, lebih semangat, nafsu makan lebih baik, dan yang lebih penting adalah, lebih rajin berkicau.

 

SAMUEL DAN RONALD OWEN

 

Sementara di lapangan, para anggota Team Promo juga bertemu secara langsung dengan lebih banyak kicaumania yang baru pertama kali mengenali Twister. Para kru secara periodik sering meneriakkan yel-yel yang cukup menarik perhatian. Apalagi setelah membagikan ke para juara, karena yel-yelnya dipandu langsung oleh MC dengan pengeras suara yang membahana.

“Tadi awalnya bahkan ada yang kita kasih gratis saja sempat tidak mau. Tapi dengan kami ngajak ngobrol santai, sambil minum teh atau kopi dan camilan, mereka jadi lebih terbuka dan berani untuk mencoba sesuatu yang baru. Kalau tidak langsung pada burung andalannya, paling tidak dicoba pada burung lainnya dulu. Proses ini wajar, beberapa kicaumania lain juga seperti itu. Barulah setelah melihat dan membuktikan sendiri, secara perlahan diberikan pada pada burung-burung andalan yang selama ini sudah jadi gaco di lapangan,” imbuh Samuel.

 

TWISTER SIAP DIBERIKAN KE BURUNG JUARA

 

Belum genap sehari, Senin pagi ini Samuel mengaku sudah banyak menerima respon dari para penerima pakan Twister di Bandung Lautan Api. “Termasuk beberapa kicaumania yang kemarin sempat menolak pemberian dari kami. Ternyata sampai rumah langsung dicobakan pada beberapa koleksi mereka. Tadi mereka langsung laporan, yang pertama mereka sampaikan butiran pelet Twister lebih bagus, padat, dan aroma khas sehingga mengundang selera makan burung.”

Diceritakan kepada Samuel, hal ini dibuktikan saat diberi tidak harus menunggu lama langsung dimakan. Kalau apa yang sebelumnya disebutkan oleh yang lain, seperti kotoran yang lebih kecil dan sedikit, serta burung yang lebih aktif dan lebih rajin bunyi akan bisa terbukti pasca 4 – 7 hari pada burung yang dicobakan makan Twister. “Mereka pun bertanya kapan bisa beli di pasaran.”

Sementara itu, Mr. Sol yang merupakan salah satu bagian dari Team Promo Twister juga berhasil meyakinkan salah tokoh anis merah blok barat Mr. Kimpen sehingga juga siap mencobakan Twister ke beberapa jagoannya.

 

BANG BOY

KATA KUNCI: twister team promo twister bandung lautan api cup 3 mr hanson samuel agus joker ronald owen

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp