MENDAG BUDI SANTOSO MENINJUAK LAPAK PANGKRINGAN, DIDAMPINGI GUSTI PRABU DAN KETUM PBI H. BAGYA RAKHM

PIALA RAJA KE-26, #1

Diungkap Mendag Budi Santosa, Lomba Burung Bikin Perputaran 1,7 - 2 Trilyun Tetap Bergerak

Dalam keterangan akhir di Lomba Seni Burung Berkicau Piala Raja ke-26, Taman Candi Prambanan, Menteri Perdagangan RI Budi Santoso (Busan) mengungkapkan putaran ekonomi hobi burung mencapai 1,7 – 2 trilyun rupiah pertahun. Nilai ini bisa terus terjaga dan berpotensi berkembang, salah satunya karena ada lomba burung.

“Lomba burung itu membuat hobi ini lebih berdinamika, lebih bergelora, membuat nilai ekonomi dari burung itu sendiri dan sarana-prasarana pendukungnya ikut terkerek naik. Itu saya kira pasti, no debat ya. Nilainya setelah dikaji juga tidak main-main, 1-7 – 2 trilyun rupiah per tahun, berpotensi terus naik.”

Menurut Busan, panggilan akrabnya, salah satu katalisnya, tak lain adalah lomba burung, apalagi yang kolosal dan begitu menggema ke mana-mana seperti Piala Raja. “Karena itu kami sangat berterimakasih kepada Gusti Prabukusumo selaku wakil dari Keraton Yogyakarta, Pak Bagya dari PBI selaku pelaksana yang rutin setiap tahun menggelar event ini, tentu juga pihak lain yang ikut berperan serta.”

 

MENDAG BUDI SUSANTO MEMBERIKAN SAMBUTAN DI LOMBA SENI BURUNG BERKICAU PIALA RAJA KE-26

 

Kehadiran Busan secara langsung dalam event ini, tak lain adalah sebagai bentuk dukungan. “Kebetulan, saya itu juga penggemar burung. Dari SMA sudah suka dan memelihara, terus kalau lomba sudah sering nonton lah. Di situ jelas terlihat bagaimana UMKM secara langsung bisa mendapatkan limpahan rejekinya.”

Jejaring ekonomi hobi burung luas dan panjang. “Ada yang skala besar seperti pakan burung, terus sekarang sangkar juga jadi produk masal. Skala lebih kecil pengrajin dan penjual pangkringan, aksesoris, peternak jangkrik, pemburu kroto, dan para pengrajin aksesoris lainnya. Belum kalau lomba begini juga para pedagang makanan minuman, cenderamata, ikut kebagian mengais rejeki. Saya sempat keliling tadi luar biasa itu antusiasme pengunjung mendatangi stand-stand pedagang.”

Dalam gelaran ini, Busan juga menyumbangkan hadiah sepeda motor on the road dan sepeda listrik sebagai hadiah di kelas Anis Merah, Branjangan, dan Cucak Hijau. Dalam tinjauan ke lomba, Busan tampak memperhatikan dengan seksama secara utuh dari awal penilaian sampai penentuan juara di beberapa kelas seperti Branjangan Java, Branjangan Parva, Anis Merah, dan Cucak Hijau.

 

“Saya memang menikmatinya, maka nononnya dari awal sampai akhir, ya sambil tanya ini itu lah tadi kepada Ketum Pak Bagya dan Gustri Prabu yang tentunya lebih paham soal burung yang bagus yang seperti apa, dan seluk beluk seputar itu. Sangat menarik. Jadi saya masuk dan nonton lombanya bukan buat basa-basi dan sekadar numpang lewat ya…, ha ha ha.”

Busan juga menggarisbawahi, pemanfaatan burung berkicau baik dinikmati suaranya di rumah maupun untuk lomba, haruslah tetap memperhatikan kelestariannya, supaya keberadaannya di alam bebas jangan sampai terganggu dan terusik. "Itulah mengapa saya bangga, dapat cerita di PBI jenis burung yang dilombakan semakin mengarah ke hasil breeding, dan pada waktunya hanya lomba hasil breeding yang dilombakan." 

Akhirnya Busan mengulang lagi apa yang sudah disampaikan dalam sambutan, bila tahun depan akan kembali menggelar Busan Cup di Jakarta. “Tahun lalu sudah ya, tahun depan Insya Allah kita gelar lagi, lebih meriah lah kalau sebelumnya satu lapang semoga besok bisa dua lapang,” ujarnya disambuat aplaus dari para tamu undangan dan pengunjung Piala Raja.

 

MENDAG DIAPIT KETUM PBI H. BAGYA RAKHMADI SH., MM., GUSTRI PRABUKUSUMO, DAN KETUA PENGDA JATENG-DIY Ir. H. AGUS GAMPING (AGP)

 

Piala Raja ke-26 pada Minggu 20 September 2026, membuka 5 lapang, masing-masing 28 kelas. Hingga sebelum lomba dimulai, tercatat lebih dari 4.000 tiket terserap, sebagaimana dilaporkan oleh Ketua Pengda PBI Jateng-DIY Ir. H. Agus Gamping. Agp, begitu panggilan akrabnya, juga mengungkapkan di event kali ini mulai membuka kelas Cucak Hijau Ring, sembari menunjukkan bila para peternak binaan PBI mulai berhasil dalam breeding-nya.

Purbalingga Bersatu yang dimotori  Aldi dan Boim merebut Juara Umum Team / BC, sementara Juara SF direbut RH Team Bandung yang dipimpin langsung oleh bos Kagum Group Renaldi Husada.

Para peserta juga mendapatkan pakan burung juara TOPSONG dalam kemasan TOPVIT. “Terimakasih sekali untuk semua tamu undangan, teman-teman panitia, dan terutama para kicaumania. Tanpa dukungan Anda semua, gelaran ini tidak akan bisa berjalan,” ujar H. Samsulhadi, Ketua Pelaksana lomba di akhir gelaran. DATA JUARA lengkap segera disusulkan. [busro, bimun, hery, asept, maltimbus]

 

MENDAG TAMPAK SANGAT MENIKMATI JALANNYA LOMBA BURUNG DI KELAS ANIS MERAH, BRANJANGAN, DAN CUCAK HIJAU

 

LIHAT DI KEHADIRAN BUSAN DI IG, KLIK DI SINI

KATA KUNCI: mentri perdagangan budi susanto mendag busan piala raja ke-26 h bagya rakhmadi sh mm ir h agus gamping agp bf gustri prabukusumo

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp