
JUARA MURAI BATU 120K
PIALA MANDOR KE-5 FEAT DENANYAR BC
MB Pancasona dan Sambo Rebut Hadiah Utama
Piala Mandor ke-5 yang dikemas dengan kuota G24, G20, dan G16, hampir semua kelas dipenuhi peserta. Dua gaco murai batu, Pancasona dan Sambo berhasil memboyong sepeda listrik.
Denanyar BC Jombang kembali menjadi saksi panasnya pertarungan para jagoan lapangan. Piala Mandor ke-5 yang digelar pada Minggu, 16 Agustus 2026, dalam rangka memeriahkan HUT Mandor Mariono ke-42, berlangsung meriah, sengit, dan kompetitif. Sejak awal lomba, atmosfer persaingan sudah terasa. Para pemain datang bukan sekadar mengejar tropi, tetapi juga ingin membuktikan kualitas gaco masing-masing di salah satu gelaran yang cukup bergengsi di wilayah Jombang dan sekitarnya.
Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

Dari sejumlah kelas yang dibuka panitia Denanyar BC, Murai Batu Mandor 355K dan Murai Batu Denanyar 250K menjadi dua kelas yang paling banyak menyedot perhatian. Selain banderol tiket yang cukup tinggi, gengsi pertarungannya juga membuat kelas tersebut terasa seperti arena pembuktian. Tidak heran jika sejak awal sesi, para pemain sudah memasang gaco terbaiknya.
MB PANCASONA TAMPIL MENGGILA
Di kelas Murai Batu Mandor 355K, panitia Denanyar BC menerapkan kuota G16. Meski jumlah peserta dibatasi, kualitas gaco yang turun justru membuat persaingan terasa semakin panas.
Pada akhirnya, Pancasona, andalan Andik Pom dari SPBU 06, berhasil mengunci podium pertama. Gaco ini sukses mengungguli Raka, jagoan Totok Andik dari Kedungrejo, serta Lexus milik Dr. Ega dari Kesamben.

JUARA CUCAK HIJAU 120K
Pancasona yang kebagian nomor pojok tampil begitu impresif. Sejak awal kerja, materi lagu yang dikeluarkan terdengar deras dan sambung-menyambung. Roll panjang disertai pukulan yang rapat, panjang, dan bervolume keras menjadi senjata utama. Kerjanya juga terlihat stabil sehingga mampu membuat para penonton dan pemain di pinggir lapangan ikut terpaku.
Raka dan Lexus sebenarnya bukan tanpa perlawanan. Keduanya tetap menunjukkan kualitas masing-masing dengan gaya sujud yang dikombinasikan dengan nge-play. Namun, kali ini Pancasona memang terlihat lebih dominan dalam beberapa aspek penting.
Mandor Mariono bahkan ikut turun langsung ke dalam lapangan untuk melihat dari dekat bagaimana kerja masing-masing gaco.

JUARA CUCAK HIJAU 75K
“Dari segi materi lagu, volume suara, dan durasi kerja, Pancasona memang tidak bisa diimbangi lawan-lawannya. Jadi, keputusan juri sangat tepat. Terbukti, tidak ada peserta yang keberatan dengan hasil penilaian tim juri yang memberikan koncer A mutlak kepada Pancasona,” ujar Mandor.
Kemenangan Pancasona pun terasa semakin lengkap karena diraih melalui pertarungan yang fair. Tidak ada protes berarti setelah keputusan juri diumumkan. Koncer A mutlak menjadi bukti bahwa Pancasona memang tampil paling menonjol di kelas bergengsi tersebut.
MB SAMBO MENANG TIPIS
Pertarungan tidak kalah menarik terjadi di kelas Murai Batu Denanyar 250K. Dengan kuota G20, kelas ini menghadirkan persaingan yang cukup ketat. Bahkan, tiga besar memiliki kualitas yang nyaris berimbang, terutama jika melihat materi lagu yang dibawakan.

Ketika materi lagu sama-sama mumpuni, tentu ada faktor lain yang menjadi pembeda. Kali ini, durasi kerja menjadi salah satu kunci kemenangan.
Sambo, milik Raihan dari Resmob BF, akhirnya berhasil mengendalikan persaingan dan merebut posisi puncak. Sambo mengungguli Baladewa, andalan Dewo dari Raja Slup, serta Si Reborn milik Rony TBI.
Kemenangan Sambo sekaligus menunjukkan bahwa dalam pertarungan dengan kualitas materi yang relatif berimbang, burung yang mampu menjaga ritme kerja lebih stabil hingga akhir sesi memiliki peluang lebih besar untuk mencuri perhatian juri.

JUARA LOVE BIRD FIGHTER A
Buat Raihan dan Resmob BF, kemenangan ini tentu bukan sekadar tambahan tropi. Sambo berhasil membuktikan bahwa ketika materi lagu dan kualitas lawan sama-sama berat, konsistensi kerja bisa menjadi pembeda.
MB BONONG KIBARKAN BENDERA JOKER FC
Sementara itu, di kelas Murai Batu Ducati, giliran Joker FC yang dibuat tersenyum lebar. Komunitas yang dikenal memiliki banyak koleksi murai batu jawara ini kembali berhasil mengibarkan bendera kemenangan melalui aksi Bonong.
Menariknya, Bonong merupakan gaco yang baru saja dibeli dari Abah Pur Melon. Meski tergolong pendatang baru di markas Joker FC, performanya langsung membuat kejutan.

JUARA MURAI BATU PASTOL A
Turun di kelas Murai Batu Ducati, Bonong tampil meyakinkan dan berhasil meraih koncer A mutlak. Posisi pertama berhasil diamankan setelah mengungguli Tutup Merah, andalan Mamek Tunggorono, serta Leon, orbitan Darto Tugu SF.
Kemenangan Bonong tentu menjadi sinyal positif bagi Joker FC. Gaco baru, tetapi langsung mampu memberikan prestasi di gelaran bergengsi. Wajar jika Johan Joker mengaku bangga. "Alhamdulillah, bendera Joker FC masih bisa berkibar di puncak,” ujar Johan Joker.
Bukan hanya Joker FC yang pulang membawa cerita manis. Pendik dari Ababil SF juga berhasil mencatatkan prestasi dengan meraih juara I di kelas Murai Batu B. Yang membuat kemenangan ini semakin menarik, selain membawa pulang tropi, Pendik juga mendapatkan hadiah undian satu ekor kambing. Jadi, pulang bukan cuma membawa tropi, tetapi juga membawa “oleh-oleh” yang lumayan buat kandang.

CH TORNADO BORONG TROPI
Jika membicarakan pemain yang paling konsisten di gelaran kali ini, nama Raihan dari Resmob BF layak mendapat perhatian. Tidak hanya sukses bersama Sambo di kelas Murai Batu, Raihan juga tampil menggila lewat Tornado di kelas Cucak Hijau.
Dari empat kelas Cucak Hijau yang dibuka panitia, Tornado berhasil mengoleksi hasil juara III, II, II, dan I. Empat kali turun, empat kali pula membawa pulang tropi. Sebuah catatan yang jelas tidak bisa dianggap biasa.
Namun, Tornado juga bukan tanpa lawan. Di kelas Cucak Hijau Ducati 120K, Tornado harus mengakui keunggulan Gradak milik Saifudin dari Wong Asor yang tampil moncer dan berhasil merebut podium pertama.

JUARA LOVE BRD P1 A
Di kelas Cucak Hijau VIP 75K, giliran Legenda, andalan Athoillah dari RCS, yang berhasil melibas Tornado.
Sementara itu, di kelas Cucak Hijau A, Tornado kembali mendapat perlawanan sengit. Kali ini Bintang Lima milik Candra ACR yang berhasil menggilas Tornado dan mengamankan posisi terbaik.
Meski tidak selalu juara pertama, torehan Tornado tetap patut diapresiasi. Sebab, dari empat kelas yang diikuti, semuanya menghasilkan tropi. Ini bukan hoki semata, tetapi juga menunjukkan konsistensi dan kualitas gaco.

JUARA LOVE BIRD P1B
PIALA MANDOR KE-6 SIAP LEBIH MEWAH
Piala Mandor ke-5 akhirnya menjadi sebuah pesta yang tidak hanya menghadirkan persaingan di dalam arena, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan pembuktian kualitas para pemain.
Dari kelas-kelas bergengsi hingga kelas reguler, masing-masing memiliki cerita. Ada yang pulang membawa tropi, ada yang membawa hadiah undian, ada yang harus mengakui keunggulan lawan, dan tentu saja ada pula yang pulang sambil membawa catatan untuk melakukan evaluasi.
Namun, satu hal yang terasa jelas: semangat kompetisi tetap hidup, persaingan berlangsung panas, tetapi atmosfer kekeluargaan tetap terjaga.
Mandor Mariono pun sudah memberikan sinyal bahwa gelaran ini belum berhenti sampai di sini. Tahun depan, Piala Mandor ke-6 direncanakan kembali digelar pada pertengahan Agustus 2027.
“Untuk agenda tahun depan, Insya Allah Piala Mandor ke-6 akan digelar pertengahan Agustus 2027. Kemasan hadiah kejuaraan dan doorprize akan kami siapkan lebih mewah dari gelaran hari ini,” ungkap Mandor Mariono.
Kalau Piala Mandor ke-5 saja sudah mampu membuat persaingan sepanas ini, tentu menarik untuk membayangkan seperti apa kemasan Piala Mandor ke-6 nanti.

JUARA CUCAK HIJAU 55K
Jadi, buat para pemain, mulai sekarang boleh ancang-ancang. Karena pertarungan berikutnya bukan lagi sekadar soal siapa yang punya burung bagus, tetapi siapa yang paling siap ketika masuk arena.
Piala Mandor ke-5 sudah melahirkan para pemenang. Pancasona, Sambo, Bonong, dan sederet gaco lainnya sudah menorehkan cerita. Tahun depan, panggungnya kembali dibuka dan bisa jadi, akan muncul nama baru yang siap mengacak-acak persaingan. (juned/cemix/wawa)
BROSUR & AGENDA LOMBA, KLIK DI SINI
DATA JUARA PIALA MANDOR KE-5 FEAT DENANYAR BC, KLIK DI SINI

JUARA MURAI BATU PASTOL B
TOPSONG dengan bangga memperkenalkan TOPSONG PREMIUM kemasan baru dengan botol, dengan tambahan pengaman. Infomasi, hubungi 0813.2941.0510.

BERITA LAINNYA
KATA KUNCI: piala mandor ke 5 denanyar bc mb pancasona sambo













