Piala Raja ke-26, menjadi ajang pembuktian bagi cucak hijau Kuda Terbang milik Bebex dari Pradana BC. Walau dalam kondisi bulu sayap rontok sebelah, Kuda Terbang masih mau kerja maksimal, dan meraih juara pertama di kelas Cucak Hijau Ring Sekar Ke
Keberhasilan cucak hijau Dimas Jaya meraih juara 3, 3, dan 1 di Road to Wisanggeni Cup 1 menjadi bukti amunisi milik Hazsan Putra Minthy ini semakin stabil dan mapan. Di kelas lain, murai batu Frodo milik Dika Mojosongo naik podium juara.
Mencoba menghubungi atau koordinasi dengan juri, mungkin dianggap lazim bagi banyak kicaumania. Tidak bagi SMM. Satu orang calon peserta dibatalkan kepesertaannya dan diblacklist dari event SMM Feat Randy Avatar (27/9)!
Meski bisa dibilang pendatang baru, HS Team berhasil menorehkan prestasi di Piala Raja ke-26 setelah cucak hijau Pule meraih podium kedua di kelas Cucak Hijau Pariwisata D.
Penampilan istimewa yang ditunjukkan oleh murai batu Golden Boy di Piala Raja ke-26 berhasil mengantarkan amunisi milik Mr. Reza Jepara ini meraih dua kali juara pertama dan sekali juara kedua (nyaris hatrik).
Untuk mengakomodir keinginan pemain lokal dan akar rumput, panitia Piala Raja ke-26 membuka kelas cucak hijau komunitas seperti Cucak Hijau Solo Raya (CISR). Jaladara, amunisi andalan Faisal Powermix keluar sebagai pemenang.
Lintang Sakti gaco H Ali dari Aspal SF Bangkalan sukses merebut juara di kelas utama pada Kopdar PAKAR X yang berlangsung di gantangan Koblen Surabaya. Panitia membuka dua kelas tantangan saking antusiasnya peserta.
Al Nassr, kenari jenis Rasmi kembali membuktikan dominasinya dengan merebut juara I. Prestasi ini membuat kenari Rasmi akan terus diburu dan harganya kian melambung.
Juara SF di Piala Raja jelas jadi keinginan banyak kicaumania. Meraihnya adalah prestasi yang luar biasa. Wajar bila Renaldi Husada yang terhitung masih belia begitu bangga berada di posisi ini.
Membawa pulang 3 tropi Mahkota Raja hanya dari satu burung di kelas Cendet, tentu prestasi yang sangat membanggakan. Pencapaian paripurna yang jadi cita-cita semua kicaumania.
Gantangan Denanyar BC kembali dibuat geger oleh aksi Robot Gedex, murai batu andalan H. Erwin dari Mangabi SF. Gaco ini sukses mencuri perhatian sejak awal digantang hingga bendera penilaian ditancapkan.
Wisanggeni, amunisi andalan H. Fajar BG Mastering berhasil membawa pulang hadiah 1 unit sepeda motor setelah meraih podium pertama di kelas Cucak Hijau Busan. Di kelas lain, Wisanggeni berhasil meraih juara kedua Cucak Hijau Pariwisata A.
Menurunkan amunisi-amunisi terbaiknya seperti Kuda Hitam, Twister, Singa Hitam, Bali Dancer, dan Cinta Buta, Prapto PK Bekasi yang dikawal oleh Paman Dicko Jogja menunjukan dominasinya di kelas kacer dengan membawa pulang banyak piala.
Piala Raja ke-26 telah terlaksana pada Minggu 20 September 2026 di Taman Candi Prambanan. Dihadiri Menteri Perdagangan Budi Santoso.
Keberhasilan New Reactor meraih juara pertama di kelas Cucak Hijau Jogja Istimewa membuat Yogi LV Kaltim (El Fath) berhak membawa pulang tropi mahkota raja ke tanah borneo. New Reactor juga berhasil meraih tiga kali juara pertama alias hatrik.