
PIALA KAPOLRI, #1
Farid Sempat Bingung, Mengapa Piala Kapolri dan Piala Presiden Menggandeng Masterpiece
Piala Kapolri 2026 telah berakhir. Secara umum, pesertanya sangat meriah. Semua kelas, kecuali Kacer, terlihat penuh-penuh 25-G. Peserta memang didominasi Jabodetabek, namun banyak juga dari luar kota seperti Pekalongan, Tegal, Bandung, hingga Sumatera.
Culik, Ketua Yayasan GMN selaku penyelenggara kegiatan, mengakui bila persiapan event ini memang tergolong pendek. “Saya bahkan berani mengatakan, hingga hari H, hari ini 26 Juli, sejumlah pihak masih meragukan event ini bisa terselenggara. Yang lain juga masih yakin gelaran dengan persiapan pendek menggunakan dua lapang ini berlebihan dan kelewat berani. Mereka berpikir, mungkin juga berharap, ini akan jadi event yang merana karena sepi peserta. Faktanya, bisa Anda lihat dan nilai sendiri,” ujarnya di hadapan puluhan media.
Di akhir gelaran, Culik, Farid MP selaku EO pelaksana lomba, hingga Ridho Pulungan, menggelar konferensi pers pasca lomba selesai. Ada hal menarik yang diungkap oleh Farid MP, selaku owner Masterpiece Arena.
“Sejujurnya, saya juga bertanya-tanya dan tidak begitu yakin, sampai sekarang juga masih menyisakan rasa penasaran, ketika Culik dan Pak Ridho menyampaikan keinginannya mengajak Masterpiece dalam menggelar dua event yang dari labelnya saja bisa bikin merinding, Piala Kapolri, dan kemudian Piala Presiden yang baru akan digelar pada 22 November yang akan datang,” ujarnya ketika diberikan kesempatan berbicara di bagian pertama.
Farid kemudian menyampaikan rasa syukurnya. “Kami sangat lega dan bersyukur, pada akhirnya event Piala Kapolri bisa terselanggara dengan sangat meriah, lancar, ya tentu teman-teman media bisa melihat dan menilai sendiri, apakah event seperti hari ini bisa dikatakan sukses atau sebaliknya. Biar objektif. Secara kami, sangat-sangat membanggakan dan melegakan. Sejak awal persiapan pemesanan tiket, manajemen penyelenggaraan terutama penjuriannya, hingga bagian akhir pembagian hadiahnya, Alhamdulillah diberikan kelancaran, seperti yang Anda lihat.”
Pelaksanaan Piala Kapolri kali ini, menjadi pembuktian, bila pilihan Yayasan GMN, dalam hal ini diwakili Culik dan Ridho Pulungan, menggandeng Masterpiece Arena, tidaklah keliru.

SESI-SESI CUCAK HIJAU DI PIALA KAPOLRI. FUL-FUL 25-G
Menanggapi paparan dan “pertanyaan” dari Farid, Culik pun memberikan penjelasan. “Jadi begini, kalau Pak Farid bertanya dan sampai sekarang masih merasa belum terjawab seluruhnya, itu bisa dipahami. Bagaimana pun Piala Kapolri itu nama yang begitu besar dan bisa membebani bila tidak benar-benar siapa dan punya pengalaman mumpuni sebagai penyelenggara event lomba burung berkicau yang profesional.”
Menurut Culik, Masterpiece yang dipimpin Pak Farid memang bukan EO yang terbesar, bukan pula yang pertama atau setidaknya keberadaannya di jajaran awal para EO burung. “Tapi Masterpiece Arena sudah memberikan bukti yang tak terelakan, no debat pokoknya. Sejumlah event besar pernah digelar, dengan tiket mobil, bahkan tiket terbesar kala itu 25 juta dengan peserta full, dan hasilnya pun tanpa komplain. Sampai sekarang, punya agenda rutin yang tetap konsisten ramai. Bagi kami dari GMN, itu adalah rentetan catatan rekam jejak yang lebih dari cukup. Nyatanya hari ini juga jadi bukti tak terbantahkan, bagaimana Piala Kapolri bisa berlalu dengan mulusnya.”
Culik kembali menegaskan. “Jadi saya katakana, bahkan sampai hari ini, hari pelaksanaan, ada teman-teman kicaumania yang tidak yakin event ini bisa terselenggara, apalagi bisa seramai dan semeriah ini, dan semuanya bisa lancar dan mulus. Tanpa bermaksud mengesampingkan peran semua pihak, harus kita akui ini juga berkat kinerja dan profesionalisme Masterpiece Arena.”

SESI-SESI MURAI BATU DI PIALA KAPOLRI 2026. FUL-FUL 25-G
BERITA LAINNYA
KATA KUNCI: piala kapolri 2026 farid mp ridho pulungan culik















