H.ASEP SANDY DOMBA INDAH SF CIREBON. MB BRAHMAN CROSS MELEJIT


PIALA DIAN TOTO 2 PEKALONGAN #2

MB Brahman Cross dan LB PWK Makin Eksis, Kacer Sulaiman dan CH Ijo Royo-Royo Rebut Kelas Utama

Cuaca Kota Pekalongan, Minggu 13 Oktober 2019, cukup terik dan menyengat. Namun hal ini tidak menghalangi kacer Sulaiman, cucak hijau Ijo Royo-Royo, dan love bird PWK untuk tampil maksimal dan meraih juara.

Even spesial hanya dengan 36 gantangan dan semua kelas tanpa potongan, menjadikan even ini mendapat predikat yang pertama di Indonesia sekaligus mencatatkan sejarah sebagai even paling berani dan spektakuler. Selain itu, even ini juga jadi ajang unjuk gigi burung-burung terbaik tanah air.

 

SULAIMAN, MENDAPAT PREDIKAT BURUNG KACER TERBAIK

 

Kacer Sulaiman milik Himawan Mukti Pekalongan keluar sebagai bintang lapangan. Sulaiman yang tampil spartan pada kelas utama, yakni kelas JBNI tiket 250 ribu berhasil mengungguli rival-rivalnya. Keberhasilan Sulaiman dalam meraih juara 1 pada kelas utama sekaligus menegaskan akan kualitasnya sebagai burung kacer yang stabil dalam memburu prestasi.

Pada kelas JBNI, Sulaiman berhasil mengungguli Jatayu JR milik Bos Kukuh Kania SF Indramayu dan Manggala milik Dedy Alberta Semarang. “Rasanya bangga sekali, Sulaiman berhasil tunjukan kemampuan terbaiknya, terlebih lawan juga bukan burung sembarangan. Bangga lagi Sulaiman mendapat predikat sebagai burung terbaik dan mendapat tropi eksklusif pula,” ucap Himawan santai.

 

PASSHOP TEAM KDW PEKALONGAN. BORONG JUARA KELAS CUCAK HIJAU

 

Beralih pada kelas cucak hijau, Ijo Royo-Royo milik H.Wawan dari Passhop Team Pekalongan juga berhasil mengunci kemenangan pada partai utama, yakni kelas JBNI tiket 250 ribu. Bukan hanya Ijo Royo-Royo gaco debutan barunya seperti Wewe Gombel, Phoenix, dan Buto Ijo juga berhasil mencatatkan namanya di tangga juara.

Keberhasilan semua gaco yang dimiliki Passhop Team  sekaligus melambungkan nama H. Wawan sebagai gudangnya cucak hijau jawara di level   nasional. “Alhamdulillah atas apa yang diraih pada even kali ini, Ijo Royo-Royo juara pada kelas utama, Wewe Gombel juara 3, Phoenix juara 4, dan Buto Ijo juara 2. Terima kasih rekan-rekan Pashhop Team yang telah berjuang dari pagi hingga sore.,” tandas H.Wawan pengusaha muda sukses ini. 

 

J-QUEEN SF PEKALONGAN. LB PWK KIAN MELAMBUNG

 

Pada kelas favorit yakni kelas love bird, PWK milik Pesek dari J-Queen SF berhasil mencatatkan namanya sebagai burung konslet yang stabil. Nyaris menggandakan kemenangan pada kelas los poin, menjadi bukti akan kualitasnya sebagai burung konslet yang patut diperhitungkan eksistensinya.

Pada kelas Bunda SF, PWK mengungguli Barkah milik H.Asep Sandy Domba Indah SF. Pada kelas Berlian PWK harus mengakui keunggulan Sinchan milik Dito Dream Sengon dan harus puas pada urutan ke-2, adapun Dewa Amoy milik H.Birly Gonzo BC berada diurutan ke-3. “ Kebetulan ada halangan jadi datang telat dan hanya kebagian dua kelas. Alhamdullilah PWK masih mau kerja maksimal, soal lawan juga bukan burung sembarangan,” ungkap Pesek.

 

Sambut kehadiran Team Promo TWISTER di event-event terpilih, termasuk Piala Walikota Yogyakarta, Khofifah Cup Surabaya, dan Balekambang Kumandang Surakarta, 24 November. Dapatkan sampelnya, coba dan buktikan kualitasnya, berikan respon melalui hotline 08112663908.

 

H. Asep Sandy sang motor dari Domba Indah SF Cirebon juga berhasil membuktikan sebagai team yang tangguh. Lewat murai batu Brahman Cross yang meraih juara 3 dan 6 semakin melambungkan namanya di kancah nasional. “Apapun hasilnya tetap wajib kita syukuri, kalau lihat lawan juga bukan burung sembarangan terlebih hanya 36 gantangan,” imbuh sang pengusaha domba sukses ini.

Danies Team Pekalongan juga berhasil petik kenangan manis, lewat murai batu Isabela yang meraih juara 1 pada kelas JBNI. Keberhasilan Isabela juga melambungkan nama Danies Team Pekalongan sebagai pengorbit burung murai batu berkualitas jawara.

 

KRAMAT SF PEKALONGAN . STABIL DI JALUR JUARA

 

Kramat SF Pekalongan  yang dimotori Ari dan rekan-rekan sukses mencatatkan namanya sebagai team yang subur dalam meraih prestasi pada even-even bergengsi. Diantaranya lewat love bird Kucer yang meraih juara 2 dan 5, adapun kenari Captain Morgan milik Frenda Canary petik juara 3 pada kelas Bunda SF.

Berlanjut pada kelas cendet, Jack Ripper milik Wawan Shamson SF berhasil membuktikan kapasitasnya sebagai burung berkualitas jawara. Di tangan Ndan Toni Gustam Jack Ripper sukses menyabet juara 2 dan 2. Keberhasilan Jack Ripper sekaligus membuktikan Ndan Toni Gustam, sebagai anggota kepolisian yang piawai dalam urusan burung cendet.   “Kebetulan Wawan lagi fokus ternak murai sama sekolah murai trotol, Samson Murai Mastering namanya, dan Jack Ripper diamanahkan ke kami,” ungkap Ndan Toni Gustam bangga.

 

 

DANIES TEAM PEKALONGAN. MB ISABELA MENGORBIT

 

SHAMSON SF PATI. CENDET JACK RIPPER BERSINAR

 

 

Kalau saja lebih awal tahu ada ..., tentu ceritanya bisa lain. Menyesal selalu terjadi setelah kejadian. Jangan sampai Anda punya penyesalan yang sama.

 

Yang di desa, di kota. Yang ikut lomba atau sekadar didengar suaranya di rumah. Dari generasi ke generasi sudah memakai TOPSONG.

KATA KUNCI: piala dian toto pekalongan kacer sulaiman ch ijo royo-royo lb pwk

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp