
PIALA CAMAT GRINGSING, BATANG
Selain Membantu UMKM, Lomba Burung Juga Efektif Jadi Perekat Sosial
Belakangan ini, banyak isu yang potensial membuat masyarakat mudah diadu domba dan lebih mudah terbelah atau terpolarisasi. Salah satu cara yang efektif untuk merekatkan kembali, adalah lewat jalur hobi yaitu lomba burung berkekcau.
Selain itu, Pak Camat Gringsing Ridho Budi Kurniawan, S.SPT., MM., juga berharap dari lomba burung berkicau bisa mengenalkan semua potensi yang ada di wilayahnya. Peran yang diharapkan, selain merekatkan kesatuan masyarakat dari dinamika yang memungkinkan diadu doba, juga membantu perkembangan UMKM.
Pak Camat mempercayakan kepada AJIS sebagai penyelenggara, dari banyaknya masukan positif dari masyarakat hobi burung setempat, mereka yang pernah mengikuti gelaran safari AJIS. Penilaian dari team juri AJIS, jadi isu yang penting.

CAMAT GRINGSING, RIDHO BUDI KURNIAWAN S.SPT., MM. LOMBA BURUNG LEBIH DARI SEKADAR HAVING FUN, JUGA PEREKAT SOSIAL DAN MEMBANTU UMKM
Para kicaumania yang pernah ikut memberikan pandangan, penilaian dari AJIS sesuai dengan fakta di lapangan. Penyelenggaraan lomba benar-benar terasa nyaan bagi semua pihak, bisa senyap atau silent, sangat kondusif. Panitia terbuka, jika terjadi kondisi pemain kurang 1 atau 2, boleh ditutup tiketnya agar hadiah utama keluar atau bongkar dari juara 1.
Budiman selaku ketua AJIS menegaskan, sejak awal berdiri, selau mengedepankan prinsip sportivitas, integritas, dan terbuka terhadap semua kritik atau saran yang membangun.
“Alhamdulillah selama gelaran safari AJIS digelar di wilayah pantura mulai Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Jepara, Kudus, sampai Pati, tidak ada pemain yang protes dengan hasil penjurian,” ujarnya kepada burungnews.com.
Ketika ada peserta yang menanyakan hal terkait penilaian, misalnya apa yang membuat burungnya kalah dengan burung tertentu, Budiman mengaku justru sangat senang.
“Kami tidak menganggap pertanayana seperti itu sebagai sesuatu yang menyudutkan, justru ini kesempatan kami untuk mengedukasi pemain. Jadi, bukan hanya juri dan penyelenggara yang dituntut untuk profesional, pemain juga kita ajak untuk lebih berkualitas, paham materi burung, dan memantau semua burung tidak hanya terpaku pada burung milik sendiri saja,” imbuh Budiman.
Segala hal yang positif tersebut, membuat antusiasme para kicaumania mengikuti gelaran ini benar-benar tinggi. Hingga H-5 atau beberapa hari yang lalu, pesanan tiket secara umum sudah di atas 50%, sisa waktu diyakini akan membuat tiket yang tersedia bisa terserap.
Lomba yang berlangsung pada Minggu 28 Juni, akan digelar di gantangan Irmaga BC. Para peserta juga akan menerima sampail / contoh produk pakan burung berkicau TOPSONG, dalam kemasan TOPVIT, selama persediaan masih ada.

BUDIMAN, KETUA AJIS. SEJAK AWAL KEDEPANKAN TRANSPARANSI DAN INTEGRITAS
BERITA LAINNYA
KATA KUNCI: ajis budiman ajis piala camat gringsing













