Totalitas Pembinaan Breeder oleh PBI Cab. Kab Blitar


PEMBINAAN PENANGKAR SATWA BURUNG PBI CAB. KAB. BLITAR #1

Tambah Ilmu Datangkan Narasumber Kompeten dan Terkait

Kesungguhan PBI Cab. Kab. Blitar dalam membina para breeder sangat bagus, bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kab. Blitar, juga mendatangkan narasumber dari BKSDA, Dinas Peternakan Perikanan dan dinas Perindag, bahkan juga Anggota DPRD Kab. Blitar.

Komitmen Konservasi benar-benar diterapkan oleh PBI Cab. Kab. Blitar, kalini pembinaan terhadap breeder yang kedua kalinya sejak PBI Cab. Kab. Blitar resmi dikukuhkan. Bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kab. Blitar, dengan menggandeng narasumber dari BKSDA Jawa Timur, Dokter Hewan dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Blitar, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Blitar, Senin 02 Maret 2020 di Café Rollas, Kel. Sumberdiren, Kec. Garum. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri Ny. Eka Nanda, Anggota DPRD Kab. Blitar, Komisi 1.

 

Kabid Konservasi dan Kemitraan Lingkungan, Membuka Acara

 

Ketua Panitia dalam acara ini Kabid Konservasi dan Kemitraan Lingkungan, Ir. FX Gunarti Sriwulan, sangat berterimakasih atas kehadiran para breeder atau Penangkar Satwa Burung dibawah binaan PBI Cab. Kab Blitar, sehingga apa yang menjadi permasalahan dalam pengembangan penangkaran bisa teratasi setelah mengikuti pembinaan ini.  

Ketua PBI Cab. Kab. Blitar, D. Ainu Rofiq, ST. MSi. yang didaulat sebagai moderator mengungkapkan, pembinaan breeder merupakan agenda PBI Cab. Kab. Blitar, “ini pembinaan yang ke-2, harapannya Blitar bisa menjadi kampungnya burung, utamanya Murai. Seperti Klaten kampungnya burung Jalak,” paparnya.  “Selain itu, untuk mengupdate perkembangan teknologi, kesehatan, perijinan bersama BKSDA,” imbuhnya.

 

Ketua PBI Cab. Kab. Blitar, Pembinaan Breeder Agenda Rutin PBI

 

BKSDA diwakili Joko Dwiyono dan Abdulah Huda dari Seksi Konservasi Willayah 1 Kediri, RKW (Resort Konservasi Wilayah) 02 Blitar. Dalam Paparannya, Joko Dwiyono menerangkan ijin penangkaran diberikan pada prorangan, koperasi, badan hukum, dan lembaga konservasi.

Khusu untuk ijin penangkaran perorangan, sesorang harus telah mempunyai akun OSS dan mendapatkan NIB (Nomor Induk Berusaha), diantaranya: permohonan dan proposal penangkaran untuk permohonan baru atau rencana kerja lima tahunan, untuk permohonan perpanjangan yang masing-masing diketahui oleh kepala balai. Fotocopy kartu tanda penduduk atau izin tempat tinggal bagi warga negara asing yang masih berlaku.

 

Hindari PENYITAAN dan SANKSI HUKUM lainnya!

Daftarkan CUCAK HIJAU (dan burung DILINDUNGI lain yang sudah dimiliki sebelum P/20 2018, atau bulan Agustus 2018), MUDAH dan GRATIS. Cek syarat, cara, dan tempat pendaftarannya. DI SINI

 

Dalam pengajuan ijin penangkaran juga harus memiliki surat keterangan lokasi atau tempat penangkaran dari serendah-rendahnya camat setempat yang menerangkan bahwa kegiatan penangkaran tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Bukti lain yang menerangkan legalitas asal usul induk, benih atau bibit untuk penangkaran dalam hal induk sudah ada atau surat keterangan rencana perolehan induk dari kepala balai. Berita acara persiapan teknis dan rekomendasi dari kepala balai.  Sealin itu, Joko juga menerangkan tentang pendataan satwa TSL (Tumbuhan dan Satwa Liar) dengan persaratan KTP untuk didaftarkan secara  online di www.pemdataantsl.com

Para Breeder juga mendapat pencerahan tetang managemen pemeliharaan dan kesehatan burung, oleh drh. Annas Agung Nugraha dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Blitar. ”Managemen Kandang: Kandang individu digunakan untuk jenis burung ocehan, Berisi 1 ekor. Ukuran fleksibel; kecil sampai besar menyesuaikan jenis atau spesies dan behavior burung. Asesoris: tangkringan, tempat pakan  dan minum. Penampung kotoran bisa dilepas tanpa membuka pintu kandang,” jelasnya.

 

Anggota Komisi 1 DPRD Kab. Blitar Memberi Wawasan

 

Diterangkan pula tentang kandang komunal dan kandang breededing.  Untuk kandang breeding: Biasanya untuk burung breeding atau indukan, kandang model Cage, semi aviary. Isi 1 pasang, dan anak yang belum mandiri. Bahan menyesuaikan, bisa dari bambu, kayu, kawat ram. Ukuran kandang fleksibel, sedang sampai besar menyesuaikan spesies dan behavior reproduksi burung. Asesoris: tangkringan, tempat pakan, tempat minum, kotak tempat sarang, tempat mandi (karamba).”

Juga dijelaskan tentang pemberian pakan dan minum, kebersihan kandang, mandi dan jemur matahari. Ada pula perawatan extra, perawan extra untuk burung lomba: extra fooding (telur, kroto, panir, madu), mastering atau isian suara burung lain, latihan ocehan. Untuk burung breeding: Extra fooding (fertilitas, khusus infant), perawatan fledging cluster (anakan burung). Sedangkan untuk aviary: monitoring kondisi kesehatan, suplementasi vitamin dan  mineral periodic,” tandasnya.

 

Suasana Pembinaan Para Breeder

 

Kesehatan burung paling utama dalam pembahasan ini, “penanganan pertama pada burung sakit: Pemberian lampu pada box, dipipersiapkan box  atau sangkar karantina dengan diberi lampu 5-10 watt dengan suhu tidak lebih dari 37 derajat celcius. Cairan NaCl: Pada saat burung sakit, nafsu makan akan menurun dan pengeluaran feses dan urin akan meningkat sehingga akan menyebabkan dehidrasi. Tidak dimandikan dan dijemur, penjemuran pada kondisi burung sakit akan menyebabkan dehidrasi. Memandikan akan menyebabkan kondisi menurun alias drop.”

Perindak menampilkan narasumber dari IKM (Industri Kecil dan Menengah) yang diketuai Nia dan Wakilnya, Pengky. “Kalau bergabung di IKM banyak kemudahan yang akan didapat seperti mendapat link dalam pengurusan perijinan, terarah, sampai urusan pemasaran,” terang Nia. 

 

Joko Dwiyono dari BKSDA RKW 02, Ijin Penangkaran dan Pendataan TSL

 

Tak kalah seru, saat dibuka tanya jawab, banyak pertanyaan yang jawabannya bisa menambah wawasan tetang breeding, kesehatan burung, perijinan dan pendataan TSL sampai cara mendapatkan modal bibit burung tanpa biaya. Beberapa orang penanya: Candra Wijaya dari Kesamben wilayah Kemirigede yang telah sukses memiliki Perdes Perlindungan Satwa dan Perdes Penghijauan, Mr. Imam Basory (pengelola gantangan Wlingi Raya),  Mr. Babyt (Juri PBI), Mr. Hendra Novariadi dari Adsa BLT BF (Peternak Murai), dan Mr. Sugik.

PBI Cab. Kab. Blitar memiliki badan usaha yang telah terdaftar di kemenkumham akan memfasilitasi bagi anggota penangkar binaan PBI Cab. Kab. Blitar, “Bagi rekan-rekan penangkar  yang akan mengurs ijin penangkaran akan kita uruskan dan biayanya akan kita tanggung, serta PBI tanggung jawab koordinasi dengan BKSDA,” kata Mr. Babyt, fungsional PBI Cab. Kab. Blitar, yang disambut aplaous oleh para breeder.

AGENDA LOMBA, KLIK DI SINI

 

Jangan sampai ketinggalan sama yang lain. Segera dapatkan TWISTER di kios-kios terdekat. Coba dan buktikan kualitasnya, dan berikan respon melalui hotline 08112663908.

 

Pak Sumardi (Tengah), Tokoh Perburungan Blitar Raya

 

Sinyo Speed (4 dari Kiri), Wakil Ketua PBI Cab. Kab. Blitar, Utamakan Konservasi

 

drh. Annas Agung Nugraha (Paling Kiri) dari Dinas Peternakan Perikanan Kab. Blitar

 

Yang di desa, di kota. Yang ikut lomba atau sekadar didengar suaranya di rumah. Dari generasi ke generasi sudah memakai TOPSONG.

 

Nia, Ketua IKM Blitar, Kemudahan dg Link Perijinan Usaha

 

Pengky, Wakil Ketua IKM

 

Candra Wijaya, dr Kesamben, Perdes Perlindungan Satwa dan Penghijauan

 

 

Mr. Imam Basyori, Ketua Pengelola Gantangan Wlingi Raya

 

Mr. Babyt, Juri PBI

 

Hendra Adsa Blt BF, Peternak Murai

 

TELO saja bisa sembuh, apalagi cuma sakit "biasa". Di saat perubahan musim dari kemarau menuju penghujan seperti sekarang, juga sangat baik untuk mencegah dan menjaga agar burung tetap sehat dan selalu dalam kondisi fit, siap tempur. Bisa diberikan secara rutin 2-3 hari sekali sesuai kebutuhan. LEMAN'S, satu-satunya obat burung dengan formula + vitamin.

Lemans bisa dibeli lewat bukalapak, tokopedia, atau hubungi 08113010789, 0822.4260.5493 (Jatim Tapalkuda), 0813.2880.0432 (Jogja dan sekitar), 0815.4846.9464 (Solo Raya dan sekitar), 0813.2799.2345 (Banyumas dan sekitar)

 

Mr. Sugik, Gali Informasi Kesehatan Burung

 

Mr. Imam dan Mr. Sinyo Speed, Menggali Ide dan Gagasan

 

Mr. Babyt, Perijinan Dibantu Pengurusannya, Biaya Ditanggung PBI

 

 

Ny. Eka Nanda Memberi Masukan Pada Breeder

 

Hiburan, Ketua PBI Cab. Kab. Blitar Menyanyi

 

Mr. Imam Basyori Menghibur Peserta

 

 

KATA KUNCI: pembinaan penangkar satwa burung pbi cab. kab. blitar

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp