
WAWAN DAN KRU. DARI SUMOWONO, NYARIS HATRIK
MUSTHOFA AWARD #1
Turun 4 Kali, MB Boncel Nyaris Hatrik
Bagi Anda pengamat murai batu, tentu tak asing lagi dengan nama Boncel. Jago milik Wawan dari Sumowono, Kabupaten Semarang, sudah sering merasakan juara di event-event selevel SMM. Namanya juga kerap dihubung-hubungkan dengan sejumlah bos besar, sejauh ini Wawan belum mau melepasnya.
Hari Minggu 23 Agustus, di Jogja Bird Arena kawasan Monumen Jogja Kembali, rupanya memang sedang jadi harinya Boncel. Turun 4 kali, penampilannya makin ke belakang makin dahsyat saja. Main awal di sesi ke-3, kelas Jogja Istimewa A, masuk peringkat 5.
Turun ke dua pada sesi 11, kelas Jogja Istimewa B, akhirnya merebut juara 1, menyisihkan sejumlah lawan berat. Main ke tiga, sesi ke-17 kelas Jogja Istimewa C, aksinya masih belum bisa dibendung lawan. Boncel kembali juara 1.
Begitu diturunkan, langsung dinaikkan lagi di sesi ke-18, alias tanpa jeda. Luar biasa, Boncel seakan tak punya rasa lelah. Di kelas Murai Batu Nyawiji C ini, Boncel masih mampu bertahan di posisi ke-2.
Kinerja yang luar biasa disertai prestasi yang mengikuti ini, membuat Wawan kian pede untuk bertarung di event-event besar berikutnya. Boncel men jadi satu-satunya burung yang meraih dua kali juara 1, nyeri atau double winner, sekaligus juga runner up. Kurang sedikit lagi merebut hatrik.
“Akhirnya bisa main 4 sesi lagi. Saya turun ke sini dan memilih kelas-kelas 550K sampai tiga kali, A-B-C, kemudian melihat kinerja yang bagus ya nekat diturunkan lagi di kelas 350K tanpa ada jeda. Kerja masih cukup baik. Saya sudah seringlah ke SHC dari awal burung pulih mabung, jadi cukup paham dan percaya dengan kinerja team jurinya. Di Solo, beberapa event terakhir memang lebih sering runner up, sekarang ketika perfomanya di puncak, tentu lain cerita,” ujar Wawan kepada burungnews.com.
Selagi burung siap, Wawan siap untuk bertarung lagi di laga-laga prestis. “Ke luar kota yang jauh pun tidak ada masalah, selama saya melihat trek penjurian dari EO tersebut bagus.”

BONCEL SUDAH KEMBALI KE PERFOMA TERBAIK
Banyak kicaumania luar kota, selain dari sekitar Semarang Raya, juga Magelang, Purworejo, tentu saya wilayah DIY. Hal ini karena banyak yang ingin merasakan lomba bersama SHC, baik itu team juri hingga kepanitiaannya, namun merasa jauh kalau harus ke Solo. Tentu saja, ini kesempatan selagi (lebih) dekat.
H. Fajar Musthowa, selaku pemilik event, tampak riang sejak awal hingga event berakhir, menandakan puas dengan gelaran yang dijalankan oleh Team SHC. “Senang sekali, peserta secara umum sangat ramai, kendati di beberapa kelas ada yang bolong. Puas sekali karena lombanya lancar, penjuriannya saya kira juga sudah bagus, saya pantau sudah sesuai, nyatanya juga tidak ada komplain. Tunggu dan dukung terus ya, event Musthofa berikutnya, baik di Jogja maupun di luar kota.”
Kaji Musthofa mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang mendukung suksesnya event ini. “Team SHC pimpinan Pap Supri dan Umy tentu saja, para sponsor seperti pakan burung TOPSONG, rekan-rekan panitia, rekan-rekan media, tentu saja para kicaumania yang hadir dari berbagai kota. Mohon maaf bila masih ada kekurangan di sana-sini.” [busro, maltimbus]
BERITA LAINNYA
KATA KUNCI: mb boncel wawan boncel wawan pristyawan musthofa award feat asha bf solo pakan burung juara topsong supri asha h musthofa kaji musthofa mjs 58 mb regas mr teguh wahana wahana bc anis merah pegasus anis merah karna fajar musthofa musthofa mo














