MR. GUNANTORO. SIAP RAMAIKAN KELAS CENDET


MR. GUNANTORO SOLO

Takeover Cendet Jazz, Siap Ramaikan Kelas Cendet di Solo Raya

Lama tidak terlihat di gantangan karena kesibukan, Mr. Gunantoro kembali menunjukkan keseriusannya untuk kembali ke dunia perburungan dengan mentakeover cendet Jazz dari tangan Supriyadi. Tak hanya itu, pengusaha asal Solo ini juga menunjuk Alit sebagai mekanik.

Di kalangan perburungan Solo, nama Mr. Gunantoro mungkin belum terlalu dikenal luas. Meski di masa IKPBS dan PJSI, amunisi-amunisinya sering bertanding, pengusaha asal Solo ini memang jarang turun ke lapangan karena kesibukan.

 

 

Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

 

Sempat vakum lama, Om Gun mengutarakan keinginannya untuk kembali ke dunia perburungan setelah bertemu dengan Alit, perawat cendet Genius dan Plus Plus. Kepada Alit, Om Gun meminta tolong untuk dicarikan cendet dengan kualitas mumpuni agar bisa silaturahmi ke gantangan.

“Kalau Om Gun itu kan memang ngerti kalau aku memang spesialis cendet, setelah Genius dan Plus Plus soldout, beliau langsung minta aku gabung. Aku disuruh nyari cendet yang bagus, disuruh ngekir sendiri, pokoknya terserah, akhirnya ketemu sama Jazz ini,” ungkap Alit saat dihubungi burungnews.

 

 

Setelah melalui beberapa kali proses pantuan, Alit menjatuhkan pilihan pada Jazz karena model mainnya yang ngerol speed dengan pukulan dan lagu sesuai kriterianya. “Model main Jazz ini ngerol speed, pukul, lagu, tonjolannya sringgit bablas cililin, grejanya juga diseret-seret dan diulang-ulang,” terangnya.

Di tangan Alit, Jazz pun menjelma menjadi salah satu cendet yang diperhitungkan di Solo dan sekitarnya terbukti dengan selalu masuk tiga besar di Latpres Antasari, New Gawanan, dan Pradana BC. “Take over tanggal 24 Juni, langsung main di Antasari masuk nomor tiga, main di New Gawanan masuk nomor tiga, terus terakhir main di Pradana BC masuk nomor satu dan tiga,” lanjutnya.

 

 

Selain memiliki kualitas mumpuni, Alit juga mengaku kalau rawatan Jazz termasuk mudah. “Harian cuma dikasih cepuk, mandi sendiri sama dibantu semprot kabut. Burung maunya disendirikan dan nggak boleh dicampur sama yang lain. Kalau mau main, hari H wajib mandi malam, mau berangkat juga mandi. Kalau sudah  sampai di lapangan dikasih jangkrik 5 ekor, tiga sesi sebelum main dikasih hongkong 3 ekor,” ujar Alit.

Kemunculan Mr. Gunantoro dan cendet Jazz ini tentu diharapkan dapat kembali menaikkan pamor kelas cendet di Solo Raya. Kemunculan pemain-pemain dan gaco-gaco baru tentu akan membuat kelas cendet kembali ramai dan meriah. [asept]

 

BARU... TOPSONG PREMIUM, mengandung enzim alami serangga, burung lebih gacor, daya tahan lebih tinggi. Tersedia TOPSONG PREMIUM ANIS MERAHMURAI BATUHWAMEY (PREMIUM GOLD), LARK / BRANJANGANMINI PELETBEO.

Segera dapatkan di kios langganan Anda, buktikan perbedaannya.

 

KATA KUNCI: gunantoro alit jazz

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp