IBRAHIM SALOLANGUNG. PULANG BAWA MOBIL (DOK. DENI MP)

MP ULTIMATE MASTER OF LEGEND JAMBI + DATA JUARA

Banyak Burung Mewah, Antu Aex Raih Mobil, Sonic Terbaik di Kacer Utama

Tajuk lombanya sungguh keren, Ultimate Master of Legend. Bagaimana dengan jalannya lomba serta perfoma dan kualitas pesertanya, apakah menggambarkan kondisi tersebut? Banyak jagoan yang turun memang bagus dan seandainya ada kesempatan turun di level nasional di Jakarta atau daerah lain di Jawa, juga sangat sanggup bersaing.

Fakta menarik lainnya, ini juga jadi even perdana di Jambi yang menyediakan hadiah mobil. MC Fajar yang banyak mendatangi event-event di Sumatera, bahkan tak segan menyebut sebagai event termewah di Sumatera.

“Tiket murai batu 7,7 juta dan kacer 2,6 itu paling tinggi bukan hanya di Jambi, tapi juga Sumatera,” tandas Fajar.

 

Soal kualitas jagoan yang bertarung, juga disampaikan oleh Mr. Fajar, selaku MC yang punya kesempatan memperhatikan dengan seksama burung-burung yang bertarung dari sesi ke sesi. Hal ini juga dikuatkan oleh Mas Broer, Korlap Masterpiece Arena, yang sudah barang tentu pasti menyimak seluruh kelas / sesi.

Salah satu tokoh muda Jambi yang kerap malang melintang di berbagai event nasional baik di Sumatera maupun Jawa, Dedy Jaya Ban, juga mengungkapkan hal yang sama. Meskipun tidak ikut menurunkan burung, Dedy dan sejumlah tokoh lain seperti Rudi Yang, Yudi Harbama, juga hadir ke lapangan ikut memantau dan menyaksikan jalannya lomba.

“Senang sih lihatnya. Burungnya banyak yang bagus, meriah, peserta juga tertib. Sangat kondusif. Penyajian lombanya benar-benar sangat keren. Saya lama off, tapi menyempatkan diri lihat ke sini, ketemu teman-teman, dan jujur kaget dengan perkembangan lomba burung saat ini. Jadi terlecut cari jago lagi supaya bisa meramaikan lomba kembali. Burung Jambi dan wilayah lain Sumatera itu banyak yang mewah kok. Selamat dan sukses lah buat om Farid dan teman-teman Masterpiece,” ujar Dedy.

 

DEDY JAYA BAN, RUDI YANG, DAN TOKOH JAMBI LAIN BERSAMA FARID MP DAN MC FAJAR (DOK. DENI MP)

 

Bukan hanya datang dari seputaran provinsi Jambi, dari luar provinsi juga berdatangan, seperti dari Medan, Riau, Bukit Tinggi, Bengkulu (Curup), hingga Sumsel.

“Kami dari MP sangat mengapresiasi dukungan dari kicaumania Jambi dan Sumatera pada umumnya, juga teman-teman EO dan tokoh kicaumania Jambi yang telah menyambut kehadiran kami dengan sangat hangat dan bersahabat,” ujar Farid, owner MP.

Gelaran ini sekaligus menjadi momen yang bagus untuk memperkenalkan dan mengedukasi terkait pakem penjurian MP yang lebih menekankan pada perfoma dan kualitas materi burung, serta cenderung mengabaikan atau tidak mencari-cari kesalahan atau pelanggaran burung.

 

Ibrahim, penuh semangat menempuh perjalanan yang cukup jauh, sekitar 4 jam dari Sarolangun menuju ibu kota provinsi Jambi. Perjalanan tak sia-sia. Antu Aex, jagoannya, dua kali juara 1, termasuk di kelas utama 7,7 juta. Peserta kelas utama 21 burung, sesuai aturan hadiah mobil dipastikan keluar, dan menjadi hak Ibrahim.

Antu Aex jelas bukan burung kaleng-kaleng. Keberanian Ibrahim turun di kelas 7,7 juta jelas bukan modal nekat, tapi ia sadar dan sudah bisa mengukur jagoannya memang punya kualitas yang sanggup bersaing.

“Burung memang bagus, kebetulan di kelas utama perfomanya memang paling bagus, jadi sangat layak jadi juara,” terang Korlap Broer ketika dimintai keterangannya. Keterangan Broer, sebelumnya juga disampaikan oleh MC Fajar.

Para juara selengkapnya, silakan disimak di bawah ini.

 

FARID MP MENYERAHKAN HADIAH MOBIL SECARA SIMBOLIS (DOK. DENI MP)

 

SEBAGIAN BESAR KELAS FULL 25-G (DOK DENI MP)

 

TEAM JURI MP (DOK DENI MP)

 

ANTUSIASME MENONTON EVENT MP. TETAP TERTIB DAN KONDUSIF (DOK DENI MP)

 

PARA JUARA KELAS UTAMA KACER (DOK DENI MP)

 

KATA KUNCI: masterpiece arena ultimate master of legend ultimate master of legend jambi jambi dedy jaya ban

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp