
HISYAM MEMANTAU JALANNYA LOMBA
MAHKOTA MURAI BATU MANAGEMENT, #1
Ini Kata Mereka yang Belum Juara
Mahkota Murai Management yang dipimpin Saudara Hisyam, memulai debutnya dengan gelaran di Taman Kuliner Condong Catur, Sleman, Yogyakarta pada Minggu 18 Oktober 2026. Secara umum, gelaran cukup meriah, kendati di beberapa kelas masih ada yang kosong.
“Alhamdulillah dukungan dari teman-teman kicaumania sangat bagus, termasuk yang datang dari luar kota,” ujar Hisyam, yang kini juga menjadi juri di SMM.
Hisyam mengaku ingin berbagi pengalaman menjuri di Jawa Timur, yang diakuinya lebih “keras”. “Persaingan lebih ketat, peserta juga lebih kritis. Jadi kita tidak hanya dituntut punya kemampuan, tapi juga mental yang kuat dan harus terus fokus, tidak boleh sampai blank.”

DANANG SLEMAN. MESKI ZONK, PENJURIAN DIAKUINYA CUKUP BAGUS
Di Mahkota Murai Management, Hisyam mengumpulkan sejumlah juri muda, seperti Hersat, Popon, Made, Rafli, Andi, Shidiq, Mblung. “Insya Allah ini salah satu yang terbaik di Jogjga dan sekitarnya yang tersedia pada hari ini. Mereka punya pengalaman atau jam terbang yang lebih dari cukup, Insya Allah akan menghasilkan penilaian yang bisa dipertanggungjawabkan.”
Bagaimana pelaksanaannya? Hingga sesi ke 17, menurut pantauan burungnews.com, jalannya lomba tampak lancar dan kondusif. Situasinya nyaman, tampak wajah-wajah yang menikmati. Bahkan mereka yang kalah pun tidak terlihat menggerutu.
Bagaimana kinerja juri? “Kalau menurut saya sih cukup bagus, pilihannya gak melenceng,” ujar Dadang, peserta asal Sleman yang menurunkan murai batu Tombo Ati.
“Kalau burung sih masih zonk, belum juara. Ya gak papa-papa nanti kita coba lagi di sesi berikut semoga mau tampil lebih oke.
Penilian yang sama juga disampaikan oleh Inu Santoso, yang datang bersama bosnya Totok Gudeg. Kehadirannya sebenarnya lebih mantau, mencari gaco baru khususnya cucak hijau. “Tapi belum nemu yang cocok. Gak laku ini duit,” ujar Totok sambil bercanda.
Sejumlah kicaumania yang hadir, juga tampak para tokoh mulai yang masih muda hingga yang cukup senior. Ada Rizal Novianto, Arung, Ungky, Robert Pantau, Andy Donk, Kj. Devi Semarang, Fian Oma Sangkar, Deki Sutriyo, Kj. Fajar Musthofa, Antok Kasongan, Leo Pengadilan, Kong Endro, Hans Oktaviano, Mamat Bakso, Eryanto Sidik, dan lainnya.

ARUNG DT PIALA PAHLAWAN (8/11). SUROGENI MEMUKAU, DUA KALI JUARA 1
Salah satu penampilan yang memukau adalah Surogeni milik Arung. Jagoan ini dua kali juara 1, kelas utama 550K dan 220B. Di sesi awal, Agus AW juga merebut juara 1 bersama Antasena.
Hisyam optimis, Mahkota Murai Management, ke depannya sangar prospek. “Ini event perdana, wajar bila sebagian kicaumania mungkin masih belum yakin dengan kinerja kami. Insya Allah pada event berikutnya, selain menyiapkan kemasan yang lebih bagus dan menarik, kami pasti mengumpulkan masukan dan akan dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan. Kami sangat terbuka dengan kritik dan masukan.”

AGUS AW. ANTASENA JUARA DI SESI AWAL

AMBON, Kj. MUSTHOFA, ANDY DONK
EVENT MENARIK BERIKUTNYA:

JADWAL PIALA KETUA DPRD DIY, KLIK DI SINI
BERITA LAINNYA
KATA KUNCI: mahkota murai management hisyam hisyam smm












