TOSAN AJI RAYAP WESI SF. MB WINGIT JUARA 2 DAN 1 KELAS UTAMA MURAI BATU

MAHARAJA CUP 1

MB Pujangga Menangi Kelas Utama, MB Wingit, MBR Jet Star dan CH Bondowoso Borong Juara

Murai batu Pujangga milik Nanang Putra Katong keluar sebagai pemenang kelas utama Murai Batu Maharaja di Maharaja Cup 1. Di kelas lain, murai batu Wingit (Tosan Aji), murai batu remaja Jet Star (Satria/Budi) dan cucak hijau Bondowoso (Erfan) berhasil memborong sejumlah juara.

Maharaja Cup 1 yang diadakan pada hari Minggu, 15 Maret 2026 di Gantangan BSBC Reborn, Kampung Sewu, Solo berlangsung ramai dan meriah. Event yang diprakarsai Agus Winner ini diikuti oleh pemain Solo, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Klaten, Boyolali, dan Sragen.

 

NANANG PUTRA KATONG. PUJANGGA JAWARA KELAS UTAMA MURAI BATU MAHARAJA

 

Salah satu laga yang menarik perhatian di event kali ini adalah kelas utama Murai Batu Maharaja G-24. Pujangga, amunisi milik Nanang Putra Katong keluar sebagai pemenang pertama setelah tampil impresif dengan membawakan materi lagu variatif, volume tandes, dan durasi kerja tuntas.

Nanang mengungkapkan apabila amunisi terbarunya ini baru kelar mabung. Penampilan perdana Pujangga dengan bulu baru langsung moncer di Solo Kota Budaya (8/2) dan penampilan kedua di Maharaja Cup 1 berhasil meraih juara 1, dan 2.

Kemenangan Pujangga di Maharaja Cup 1 juga membuktikan apabila burung ini masih bisa tampil bagus waktu turun di trek basah, setelah sebelumnya sempat tertunda karena diguyur hujan deras disertai angin kencang.

Setelah Maharaja Cup 1, Nanang Putra Katong berencana kembali menurunkan Pujangga di Teguh Jaya Ceo setelah lebaran pada tanggal 29 Maret 2026 di Solo High Class Stadium.

 

 H ANSORI RAYAP WESI SF (KANAN). MB WINGIT MAKIN MONCER SETELAH DI TAKEOVER 3 DIGIT

 

Usai ditake over sebesar 3 digit dari Hendy HND ke H Ansori Rayap Wesi SF, murai batu Wingit yang sebelumnya bernama Boxer telah menjalani laga debut atau perdana di Maharaja Cup 1. Penampilan Wingit waktu itu terlihat mencolok dengan membawakan materi lagu panjang-panjang dan durasi kerja tuntas, dari awal sampai akhir penilaian.

Kotot Irono, sang mekanik mengungkapkan rasa syukurnya atas penampilan Wingit yang menurutnya masih mau bernyanyi. “Alhamdulillah, Wingit masih menunjukkan tanggung jawabnya, Turun sesi pertama kelas Murai Batu Mataram, gantangan nomor 22 tidak lepas pantauan juri dan dapat koncer A mutlak. Tadi di kelas utama juga masih konsisten walau turun hujan, sayang belum beruntung,” ungkapnya sumringah karena THRnya aman.

Selain menurunkan Wingit, Rayap Wesi SF juga membawa murai batu remaja Kuda Laut yang menduduki posisi runner up kelas Murai Batu Remaja Sriwijaya. Walau belum menjadi yang terbaik, penampilan, Kuda Laut waktu itu cukup menjanjikan dan diprediksi mampu bersaing dengan amunisi-amunisi Rayap Wesi SF lainnya.

 

 SATRIA FT BUDI GRADAK TEAM. MBR JET STAR CURI PERHATIAN

 

Di kelas Murai Batu Remaja Pajajaran, penampilan mengejutkan ditunjukkan oleh Jet Star, amunisi milik Satia/Budi Gradak Team dengan membawakan materi lagu variatif dari awal sampai akhir penilaian. Pembawaan lagunya yang nerus dan sambung menyambung didukung dengan dua gaya, sujud-sujud dan juga ndangak menjadikan murai batu ekor putih ini calon jawara di masa mendatang.

“Jet Star andalan materinya kapas tembak, cililin, jalak suren, love bird dan cungkok betina. Dari beberapa pertemuan selalu stabil, prestasi sebelumnya dari perdana tampil sudah pernah moncer di Mustika Pengging, KBS Team, New Ubay Arena dan hari ini di BSBC Maharaja Cup 1,” jelas Satria. Dengan rentetan prestasi Jet Star, Satria dan Budi Gradak Team mulai membidik event-event prestis di seputaran Solo Raya. 

 

 ANDRE BENGKEL ANIS MERAH. SUKSES KAWAL KAVIAR & FATIH NAIK PODIUM JUARA

 

Bengkel Anis Merah yang dikawal oleh Andre berhasil mengantarkan Kaviar menjadi yang terbaik di kelas Anis Merah Komunitas. Kaviar milik Sobirin yang berada di gantangan nomor 22 ini tampil ciamik dengan membawakan materi lagu rancak dan gaya ngefly klasik dengan kinerja maksimal dari awal sampai akhir penilaian. Kembali turun di kelas Anis Merah Mataram, Kaviar masih tampil konsisten dan meraih runner up membayangi Srimulat.

Setelah sukses mengorbitkan beberapa gaco-gaco berprestasi seperti Kencono, Koki, Kapten dan lainnya, Andre berharap gaco-gaco Bengkel Anis Merah tetap stabil dan mampu bersaing di kasta tertinggi lomba Anis Merah setelah sebelumnya mampu menunjukkan kualitas terbaiknya di Piala Raja dan event-event lain seperti Piala Pakualam, Bupati Cup Sleman dan Bupati Cup Klaten. 

 

 ERFAN MABES 805 KLATEN. CH BONDOWOSO MAKIN MAPAN, BORONG SEJUMLAH JUARA

 

Setelah sukses memborong juara di Anniversary Warna Warni ke 11 dan BnR Prambanan, cucak hijau Bondowoso milik Erfan Mabes 805 Klaten kembali meneruskan rekor kemenangan dengan mencetak juara 2, 1, 1, 1 di Maharaja Cup 1 di Gantangan BSBC Reborn. Mengawali lomba di kelas Cucak Hijau Pajajaran berada di posisi runner up, Bondowoso menunjukkan kegemilangannya di tiga sesi kelas cucak hijau reguler dengan memborong tiga kali kemenangan.

Penampilan stabil dan konsisten Bondowoso di tiga pertemuan terakhir membuat amunisi anyar Erfan Mabes 805 ini semakin diperhitungkan terutama di blok tengah. Beberapa event-event prestis setelah lebaran pun mulai dibidik seperti Teguh Jaya Ceo di Solo High Class Stadium (29/3), Grand Launching Jogja Bird Arena (5/4), dan Piala Sleman Vaganza 3 (19/4). 

 

 RAFAEL KONEKSI TEAM. CH DEMENTUS JUARA 1, DAN 2

 

Dementus, amunisi andalan Rafael Koneksi Team nyaris meraih double winner di Maharaja Cup 1. Tampil apik di kelas Cucak Hijau Pajajaran, Dementus langsung mengunci kemenangan setelah menghipnotis juri dengan membawakan materi lagu panjang-panjang dan variatif. Kembali tampil apik dan konsisten di kelas Cucak Hijau Demak, Dementus harus puas berada di posisi runner up setelah kalah tos-tosan.

Sebagai salah satu spesialis cucak hijau dari Sragen yang selalu rutin menyambangi lomba-lomba di blok tengah dan selalu memenangi tropi kejuaraan, Rafael Koneksi Team mengaku belum menemukan pelapis yang cocok buat gaco kesayangannya ini.

“Dementus belum lama rampung mabung, puji Tuhan langsung comeback bisa kembali konsisten dan selalu bisa bersaing di event-event yang diikutinya. Di rumah ada satu lagi amunisi cucak hijau, tapi baru mampu turun di event lokal Sragen. Jadi belum ketemu tandem buat lomba luar kota,” terangnya. 

 

 GTO NINJA EXPRESS. CENDET BHINEKA TAMPIL STABIL DAN KONSISTEN

 

GTO Ninja Express yang dikawal oleh Hahak dan Andi Tralala sukses mengorbitkan cendet Bhineka di Maharaja Cup 1. Bhineka turun sebanyak empat sesi kelas reguler dan komunitas, dari keempat penampilan Bhineka terbilang stabil dan konsisten walaupun tidak selalu mendapat juara pertama.

Mengawali lomba di kelas Cendet Komunitas, Bhineka yang tampil di pinggir gantangan walaupun tampil bagus belum hoki masuk daftar kejuaraan. Lanjut tampil di kelas Cendet Pajajaran, penampilan Bhineka mulai dilirik juri saat tampil di gantangan nomor 34 dan mendapatkan podium runner up membayangi Semara Gusti.

Di kelas Cendet Demak, Bhineka masih belum hoki dan berada di posisi tiga besar. Baru setelah tampil di pemungkas kelas Cendet Kutai Bhineka mengunci kejuaraan dengan meraih juara pertama. Kinerja Bhineka yang tak kenal lelah menjadi perhatian cendeter mania yang menonton di pinggir gantangan terlebih saat membawakan lagu panjang-panjang menekan lawan dengan power yang lumayan. 

 

 DWEX WAHYU DKK CENDETER. GLAMOR RUNNER UP CENDET KOMUNITAS

 

Dikenal sebagai pengorbit cendet berkualitas, Dwex Wahyu dari Team Tenang kembali mengorbitkan gaco bernama Glamor. Mengawali perlombaan di kelas Cendet Komunitas, Glamor berada di peringkat kedua membayangi Dewa Mabuk. Di kelas cendet regular, Glamor kembali berada di posisi runner up. Meski belum menjadi yang terbaik, Glamor tampil menjanjikan dan berpotensi menjadi jawara di masa mendatang. 

Di akhir gelaran, Agus Winner dan Jhon Koex mengucapkan terima kasih atas kehadiran kicaumania di Maharaja Cup 1 dan meminta maaf apabila ada kekurangan selama berlangsungnya lomba. "Dalam waktu dekat setelah lebaran, kita adakan lagi gelaran selanjutnya. Tunggu saja tanggal mainnya," pungkasnya.(Hery)

 

AGUS WINNER, TERIMA KASIH. SAMPAI JUMPA DI GELARAN SELANJUTNYA

 

Hati-hati, makin gencar beredar produk PALSU! Pastikan anda mendapatkan produk SUPER-N asli. Jangan ragu memastikan kepada kios/toko, minta ditunjukkan kardus yang ASLI adalah seperti di bawah ini. Perhatikan juga warna, bentuk, dan ciri BOTOL SUPER-N yang asli.

 

 

 

BERITA LAINNYA

KATA KUNCI: maharaja cup 1 solo

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp