
KRU GENTUR JBA. CH TURBO JUARA 3, 1, 1, 1
LATPRES SOLO HIGH CLASS NYAWIJI, #2
Perang Bintang di Kelas Cucak Hijau, Turbo Tampil Memukau
Diikuti gaco-gaco hebat dari berbagai daerah, laga kelas cucak hijau di Latpres Solo High Class Nyawiji menjadi ajang perang bintang sekaligus adu kualitas gaco. Turbo, amunisi milik Gentur Prakosa keluar sebagai bintang lapangan setelah meraih juara 3, 1, 1, dan 1.
Selain murai batu, laga kelas cucak hijau di Latpres Solo High Class Nyawiji menghadirkan laga seru dan menarik. Kehadiran gaco-gaco hebat dari berbagai daerah seperti Turbo, Balado, Gagak Rimang, Grand Max, Don King dan lain-lain membuat laga kelas cucak hijau menjadi ajang perang bintang. Jika menilik pada kenaikan harga tiket dan kualitas gaco yang berlomba, kelas cucak hijau perlahan mulai naik level. Harga cucak hijau pun ikut terkerek naik.

SUASANA KELAS CUCAK HIJAU
Penuhnya peserta di kelas Cucak Hijau Solo A yang merupakan partai pembuka membuat laga kelas ini berlangsung panas dan menegangkan. Balado, amunisi milik Dedek Aksi berhasil meraih juara pertama di kelas ini setelah bersaing sengit dengan Gagak Rimang dan Turbo. Kembali main di kelas Cucak Hijau Kamulyan, Cucak Hijau Solo B, dan Cucak Hijau Solo C, Balado finish di posisi 3, 5, dan 2.
Dengan materi lagu panjang dan variatif, Balado memang dikenal sebagai salah satu cucak hijau papan atas di Solo Raya. Selain materi lagunya bagus, Balado sering kali mencuri perhatian juri dengan kinerja yang nerus dan gaya jamtrok full.

KRU DEDEK AKSI. CH BALADO JUARA 1, 3, 5, 2
Dedek Aksi mengaku senang berlomba di Solo High Class karena penilaian sesuai fakta lapangan. Meski masih ada beberapa catatan untuk masalah penilaian, Dedek Aksi benar-benar mencermati perubahan dan perbaikan yang dilakukan oleh Solo High Class. Sukses selalu untuk Solo High Class.
Di kelas Cucak Hijau Kamulyan yang merupakan kelas utama wajib sangkar, penampilan impresif Turbo berhasil mengantarkan amunisi milik Gentur JBA ini keluar sebagai pemenang. Bersaing dengan Balado dan Don King, Turbo mampu mencuri perhatian juri dan diganjar bendera koncer A3B1.

TURBO IN ACTION
Bagaikan mesin diesel, penampilan Turbo makin memanas dan berhasil mengunci kemenangan di kelas Cucak Hijau Solo B dan Cucak Hijau Solo C. Performa Turbo di kelas Cucak Hijau B terlihat maksimal dan sangat mencolok. Selain materi lagu panjang-panjang dan suara tembus, Turbo mampu meluluhkan hati juri dengan gaya jamtrok full dan naik turun tangkringan.
Hal senada diungkapkan oleh Helmi Asalvo, sang mekanik yang mengungkapkan kalau performa terbaik Turbo ada di kelas Cucak Hijau Solo B. “Penampilan terbaik Turbo pas sesi ketiga. Kerjanya paling bagus, mencolok. Kalau dah naik turun tangkringan, lagunya Turbo memang lebih keluar, panjang-panjang dan tembus,” tandasnya.

KRU RUDI JAGO. CH GAGAK RIMANG JUARA 2 DAN 3
Penampilan tak kalah impresif ditunjukkan oleh Gagak Rimang, amunisi andalan Rudy Jago yang berhasil menduduki podium kedua Cucak Hijau Solo A dan podium ketiga Cucak Hijau Solo C. Dengan materi lagu panjang-panjang, Gagak Rimang berhasil mencuri perhatian juri dengan kerjanya yang nerus dan tuntas.
Rudy Jago mengungkapkan Gagak Rimang merupakan tipe burung yang stabil dan gampang jalan, materi lagu panjang-panjang, mainnya nagen satu titik. Meski belum menjadi yang terbaik, Rudy Jago mengakui kalau kualitas cucak hijau yang main di Solo High Class memang di atas rata-rata sehingga kinerja gaco di lapangan benar-benar menjadi kunci kemenangan.

CENDET ROKET JUARA CENDET SOLO A
Laga tak kalah menarik juga tersaji di kelas cendet yang mana diikuti gaco-gaco berkualitas dari berbagai daerah. Roket, amunisi milik Tri Sangiran berhasil meraih podium pertama di kelas Cendet Solo A setelah tampil nagen di tangkringan atas dengan membawakan materi lagu variatif dan durasi kerja awal sampai akhir penilaian.
Tri Sangiran mengungkapkan Roket masih kondisi bulu baru sehingga belum kuat main lebih dari 1 kelas. “Roket ini kondisi bulu baru, tipe burung aman, mainnya rapet. Kalau pas maksimal, keluar lagu panjang, langsung disambung lagu-lagu lain, macem-macem lah,” terangnya.

FEN FEN LALA SF. CENDET FELIX JUARA 3, 3, 1
Penampilan stabil dan konsisten juga ditunjukkan oleh Felix, amunisi milik Fen Fen Lala SF yang berhasil menduduki podium 3, 3, dan 1. Dengan materi lagu berubah-ubah dan suara powerful, Felix berkali-kali mencuri perhatian juri dengan melesatkan tembakan panjang dan utuh. [asp]

BERITA LAINNYA
KATA KUNCI: latpres solo high class nyawiji turbo gagak rimang balado












