
LATBER PERDANA JOGJA BIRD ARENA
Dihadiri Tokoh Lawas, Berlanjut Tiap Selasa, Rabu, dan Sabtu Kliwon
Kamis, 13 Agustus 2026, menjadi Latber perdana di gantangan Jogja Bird Arena. Panitia yang dipandegani om Gendon Rossi, membuka 9 kelas. Peserta cukup meriah, rata-rata terisi di atas 20 dari 24-G, atau hanya kosong satu-dua gantangan saja.
Selain akan berlanjut secara rutin setiap hari Kamis, rencananya juga akan berjalan rutin di hari lain. “Hari Selasa, mas Arung akan mengisi, Rabu mas Roni El Koncer, Kamis mas Gendon, dan Sabtu Kliwon mas Kabul. Yang om Roni, bila tidak ada aral kemungkinan sudah bisa dimulai pekan depan, Rabu 19 Agustus. Tunggu saja rilisnya,” jelas Inu, mewakili pengelola gantangan JBA.
Kepada burungnews, Arung membenarkan kabar tersebut. “Nama EO-nya Republik, mungkin mulai November, nunggu yang hari Kamis benar-benar sudah jalan dulu.”
Ada pun Kabul, menerangkan untuk event tiap Sabtu Kliwon, adalah Jawara Murai. “Kalau yang di Kota Gede kan tiap pekan, hari Sabtu, nah yang di JBA itu slapanan atau tiap Sabtu Kliwon, 40 hari sekali.”
Pada gelaran perdana, tampak sejumlah tokoh lawas, seperti H. Kirno Barek, Danu Kusumo Kronggahan, Harco ABG Gile, Paman Dicko Gembul. Apa kata mereka soal gelaran perdana ini.
“Secara umum yang sudah bagus, lumayan lah. Ini event perdana, kalau masih ada sedikit kekurangan ya wajar. Pasti ke depan akan terus ada perbaikan, misalnya pemahaman antar juri semakin mendekati sama atau kemistri makin nyambung. Saya kira ke depannya Latber, Latpres, hingga Kopdar di JBA sangat prospek,” terang Paman Dicko.

KABUL, H. KIRNO, PAMAN DICKO
Hal yang sama juga disampaikan oleh Danu Kusumo. “Memang diminta ikut memantau dan memberi masukan, sejak Launching hingga Kopdar rutin. Tentu selalu memberikan masukan baik dari penilaian pribadi, juta saya banyak mendengar suara dari para kicau mania.”
Sejak Launching pada 5 April 2026, gantangan Jogja Bird Arena sudah menggelar Kopdar dua kali, Juni dan Juli. Kini, mulai rutin digelar Latber Eksklusif setiap Kamis jam 15.00. Para peserta, umumnya masih dari daerah Jogja utara.
“Harapannya, ke depan juga bisa didatangi kicaumania dari area Jogja lainnya, bahkan juga dari luar kota sekitarnya, seperti Muntilan atau Magelang di utara, Klaten di Timur. Tentu pada waktunya kita akan siapkan kemasan yang bagus, jadi buat alternatif event “reguler” di luar hari Minggu,” imbuh Gendon.
Sementara itu, Inu juga menekankan, untuk para peserta, diutamakan yang transfer atau sudah bayar lebih dahulu, bila ada tiket sisa, baru melayani pembalian langsung di lapangan atau on the spot. “Waktu mulai juga akan kita upayakan on time. Untuk perdana ini, memang ada sedikit terlambat, tapi ke depan kita akan terus mengajak peserta khususnya yang main sesi awal bisa main tepat waktu.”
Beberapa aturan yang penting di ketahui, pada kela Murai Batu, sangkar harus memakai tebok.
Pada gelaran perdana, murai batu muda Jiwangga, milik Gustian BF dari WBC Team, menyabet juara 1 kelas A Monjali. “Usia boleh muda, tapi kualias materi, perfoma, dan mental sudah sangat bisa diandalkan. Berani melawan burung dewasa dan bertarung di kelas umum.”
Kemenangan ini menjadi modal untuk kembali bertarung di event prestis Musthofa Award Feat SHC di JBA, 23 Agustus yang akan datang. [rangga, maltimbus]

BAGAS

INU DAN UNGKI, SERIUS MEMANTAU

SUASANA LATBER PERDANA, MERIAH


BERITA LAINNYA
KATA KUNCI: jogja bird arena jba gendon rossi gendon tamsis latber eksklusif jba latber kamis jba






