BSB BC. JUARA UMUM BIRD CLUB


LAGA PRESTASI KENCANA ORIQ JAYA: Raja Rimba dan Mandala Menangi Kelas Utama, Kapal Api dan Tiki Taka Nyeri, BSB BC dan Duta PBI Bersama Raih Juara Umum

Murai batu Raja Rimba (H. SWD) dan cucak hijau Mandala (Aditya Salatiga) berhasil menduduki podium pertama di kelas utama Laga Prestasi Kencana Oriq Jaya. Tampil stabil dan konsisten, love bird Kapal Api dan kenari Tiki Taka berhasil cetak double winner.

Meski tajuknya hanya latpres, suasana Laga Prestasi Oriq Jaya yang diadakan pada Selasa, 29 September 2020 di Pasar Burung Pengging, Boyolali sudah seperti even regional. Tak hanya didominasi oleh pemain lokal, gelaran kali ini juga diserbu oleh pemain luar daerah seperti Klaten, Solo, Sukoharjo, Sragen, Jogja, Salatiga, Semarang, bahkan Jepara.

 

KRU H. SWD. MB RAJA RIMBA KONCER A

 

Dengan bandrol tiket 100 ribu rupiah, laga kelas utama Kencana yang melombakan kelas murai batu dan cucak hijau dikemas berbeda dengan menggunakan sistem 36-G. Selain untuk memaksimalkan pantauan sistem ini juga dianggap bisa mengurangi teriakan peserta.

 

 

Di kelas Murai Batu Kencana, penampilan impresif ditunjukkan oleh murai batu Raja Rimba milik H. SWD yang tampil trengginas dengan gaya khas sampai sujud-sujud. Membawakan materi lagu ngerol nembak dengan suara tandes, Raja Rimba akhirnya diganjar koncer A di akhir penilaian.

 

ADITYA SALATIGA. CH MANDALA MENANGI KELAS UTAMA

 

Mandala, amunisi andalan Aditya Salatiga juga berhasil menduduki podium puncak di kelas utama Cucak Hijau Kencana setelah tampil oke dengan aksi bongkar materi sambil ngentrok jambul. Ditunjang dengan volume keras dan speed rapat, Mandala sukses mengunci kemenangan.

Di kelas ini, Aji Saka milik Danang KCIK berhasil menduduki podium kedua setelah tampil spartan dengan membawakan lagu panjang dan utuh. Di kelas Oriq Jaya, Aji Saka kembali tampil oke dan berhasil meraih podium ketiga.

 

DANANG KCIK. CH AJI SAKA MAMPU BERSAING

 

Sebagai salah satu gaco yang sedang naik daun, Aji Saka memang sering menorehkan hasil positif dalam beberapa pekan terakhir. Sebelum di Laga Prestasi Kencana Oriq Jaya, Aji Saka juga meraih kemenangan di Cucak Hijau Party Season 2 Kombat BC (20/9) dan Latpres Pradana BC (23/9).

Sanjaya, gaco milik Mr. Wid berhasil menduduki podium pertama di kelas Oriq Jaya setelah tampil maksi dari awal sampai akhir penilaian. Kemenangan ini menunjukkan kalau Sanjaya merupakan ancaman baru di kelas jambul ngentrok.

 

PUTRI AYU SF. KACER YIN YANG CURI KEMENANGAN

 

Yin Yang, amunisi milik Mr. Wulung Putri Ayu SF berhasil menduduki podium puncak di kelas Kacer Candi setelah tampil oke dengan aksi ngerol nembak dengan speed cukup rapat. Meski debutan baru, Yin Yang berhasil mencuri perhatian juri dengan tonjolan srindit dan cililin yang dibawakan panjang dan utuh.

 

 

Diikuti love bird-love bird konslet dari berbagai daerah, laga kelas Love Bird Umum berlangsung seru dan menegangkan. Usung Duta Dandim Cup 2 Purworejo, New Normal milik FBC Susu Murni berhasil meraih podium puncak di kelas Love Bird Umum Oriq Jaya.

 

FAJAR C-BIG. USUNG DUTA DANDIM CUP PURWOREJO, LB NEW NORMAL NAIK PODIUM

 

“Alhamdulillah, New Normal masih tanggung jawab dan mau kerja maksimal. Minggu kemarin juga juara di Ndayu Cup Sragen. Oiya, jangan lupa Dandim Cup Purworejo bersama juri KHI yang akan digelar besok Minggu, 25 Oktober 2020. Segera amankan tiketnya,” ungkapnya.

 

SATRIO JOGJA. LB KAPAL API SAPU BERSIH GELAR DI KELAS LOVE BIRD FIGHTER

 

Perang durasi yang tersaji di kelas Love Bird Fighter Sungsang akhirnya dimenangkan oleh Kapal Api milik Satrio Jogja yang memperkuat Duta PBI Bersama. Ngekek panjang dengan durasi tembus empat menitan love bird pastel kuning ini menjadi tontonan dan undang decak kagum peserta.

Di kelas Love Bird Fighter Candi, Kapal Api berhasil menggandakan kemenangan dan sapu bersih podium juara. Meski durasi yang keluar tak sepanjang sesi sebelumnya, Kapal Api tetap diganjar koncer A setelah ngekek rajin dengan jeda cukup rapat.

 

MABES SF. KENARI TIKI TAKA CETAK DOUBLE WINNER

 

Penampilan tak kalah apik juga ditunjukkan oleh kenari Tiki Taka milik Mabes SF yang berhasil mencetak double winner di kelas Kenari Oriq Jaya dan Sungsang. Tampil apik dengan durasi panjang dan utuh, Tiki Taka berhasil menghipnotis juri dengan kinerja istimewa yang ditunjukkannya.

 

Yang di desa, di kota. Yang ikut lomba atau sekadar didengar suaranya di rumah. Dari generasi ke generasi sudah memakai TOPSONG.

 

Hitler, kenari milik Arya AW SF kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu kenari berkualitas di area Solo Raya dengan menduduki podium 2, 2, dan 3. Tampil ngedur dengan buka tutup rapat dan gaya wiper, Hitler sering kali mencuri perhatian juri dengan speed rapat yang dibawakan.

 

AW SF. KENARI HITLER JUARA 2, 2, DAN 3

 

Meski didur terus menerus, Arya mengaku kalau Hitler termasuk kenari yang stabil dan konsisten di jalur juara. Salah satu prestasi terbaik yang didapatkan oleh Hitler adalah meraih dua kali juara pertama serta sekali juara kedua di Paris D’Java beberapa waktu lalu.

Gladiator, gaco milik Fadlan berhasil menduduki podium pertama kelas Kenari Candi dan runner up kelas Kenari 25 G setelah tampil ngedur dengan buka tutup rapat. Aura juara yang ditunjukkan oleh kenari YSL ini sempat menjadi bahan pembicaraan kenarimania di lapangan.

 

FADLAN. KENARI GLADIATOR JUARA 1 DAN 2

 

Menurunkan kenari Abakura, Zaura Team berhasil menduduki posisi ketiga di kelas Kenari 25 G. Dengan durasi panjang yang dimiliki, gacoan baru milik Wildan yang dikawal oleh Ristian ini tampil apik dari awal sampai akhir penilaian.

 

 

Meski belum menjadi yang terbaik, Ristian mengaku puas dengan kinerja dan hasil yang didapat Abakura di laga prestasi kali ini mengingat lawan yang dihadapi bukan kenari sembarangan. “Bisa masuk nomor 3 sudah lumayan untuk debutan baru, musuh tadi juga serem-serem,” paparnya. Di kelas lain, Zaura Team juga berhasil menempatkan Sinchan di podium ketiga dan Ambon di podium pertama.

 

ZAURA TEAM. SUKSES BERSAMA ABAKURA, SINCHAN, DAN AMBON

 

Di akhir perlombaan, BSB BC yang dimotori oleh Pedet dan kawan-kawan keluar sebagai juara umum BC setelah mengumpulkan poin terbanyak. Poin BSB BC didapatkan dari Mandala, Sanjaya, Bomber, Jatayu, Terios, Black Otong, dan Gedor.

“BSB itu kan rumah mastering punya Mbah Komo. Kebetulan Mbah Komo kan lagi ulang tahun, jadi kita pengen kasih kado spesial. Alhamdullillah, kita dapat dukungan kawan-kawan. Kita memang nggak bisa ganti uang tiket seperti yang lain, kita hanya ngandalkan kekancan saja. Los pokok e,” ungkapnya.

 

DUTA PBI BERSAMA. RUNNER UP BC

 

Duta PBI Bersama yang dimotori oleh Aji Adista dan Veri Satrio Jogja akhirnya dinobatkan sebagai juara umum BC 2 (runner up BC) setelah mendapat poin kemenangan dari Kapal Api, Lembu Suro, dan Dunhil. Adapun lomba PBI terdekat di area Solo Raya adalah Bolali Cup #1 yang akan dilaksanakan pada Minggu, 25 Oktober 2020.

 

ADMAJA. SUKSES GELAR LAGA PRESTASI

 

Mewakili seluruh juri dan panitia, Admaja mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran peserta di laga prestasi kali ini. Meski digelar di hari Selasa dan bukan hari libur, membludaknya peserta di latpres kali ini menunjukkan betapa rindunya kicaumania akan lomba. [asept/danu]

 

 

Hari gini belum pakai TWISTER? Segera merapat di kios-kios / agen terdekat, bila belum ada mintalah untuk menyediakan, biar Anda dan para kicau mania lainnya lebih mudah mendapatkannya. Coba dan buktikan kualitasnya, dan berikan respon melalui hotline 08112663908.

 

 

CUCAK HIJAU SANJAYA KEMBALI NAIK PODIUM

 

AJI ADISTYA DKK. USUNG DUTA PBI BERSAMA

 

AZIZ SALATIGA. KAWAL LB PUTRA KELANA

 

DATA JUARA LAGA PRESTASI KENCANA ORIQ JAYA, KLIK DI SINI

AGENDA DAN BROSUR LOMBA, KLIK DI SINI

 

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp