
PANITIA DAN JURI KOPDAR AKARATU
KOPDAR AKARATU
Tegas Terapkan Aturan Non Teriak, Bendera P1 Makan Korban
Penerapan aturan non teriak dengan memberikan bendera P1 untuk pemain yang teriak berlebihan di Kopdar Akaratu mulai memakan korban. Meski kerja bagus dan mencolok, cucak hijau Jacky Chan (Erpan Adi) dan murai batu Tesla (Helmi Asalvo) gagal jadi juara karena bendera P1.
Panitia Kopdar Akaratu tegas menerapkan aturan non teriak dengan memberikan bendera P1 untuk pemain yang teriak berlebihan. Kerja bagus tapi mendapat bendera P1, cucak hijau Jacky Chan milik Erpan Adi dan murai batu Tesla milik Helmi Asalvo gagal menjadi juara.

SUASANA KOPDAR AKARATU
Kopdar Akaratu yang diadakan pada Minggu, 30 Agustus 2026 di Akaratu Stadium, Taman Huta Kota Gergunung, Klaten berlangsung tertib dan kondusif. Agenda rutin setiap 3 bulan sekali ini diikuti oleh pemain Klaten, Jogja, Solo, Sukoharjo, Boyolali, dan Sragen.
Di kopdar kali ini, semua kelas dibatasi hanya 24-G dan peserta diperbolehkan masuk sehingga dapat melihat kinerja gaco dari dekat. Salah satu catatan yang harus digaris bawahi adalah peserta dilarang keras untuk teriak berlebihan. Apabila sudah diperingatkan tapi masih dilanggar, panitia secara tegas akan memberikan bendera P1 dan otomatis kehilangan kesempatan untuk menjadi juara pertama.

SAMSUL ARIFIN. MB SEI KOU JUARA KELAS UTAMA
Ketegasan panitia untuk menerapkan aturan non teriak ini langsung teruji di kelas utama Murai Batu Akaratu. Diikuti gaco-gaco hebat dari berbagai daerah, laga kelas utama ini memang menyajikan laga seru dan menegangkan.
Meski tampil apik dan mendapat 4 ajuan, murai batu di Gantangan 35 harus kehilangan kesempatan menjadi juara pertama karena mendapatkan bendera P1 akibat sang pemilik teriak berlebihan. Gaco yang akhirnya diketahui bernama Tesla milik Helmi Asalvo ini harus puas di podium kedua, kalah dari Sei Kou milik Samsul Arifin.

KRU HELMI ASALVO. MB TESLA JUARA 1 DAN 2
Kurang beruntung di kelas utama Murai Batu Akaratu, Tesla kembali tampil mencolok di kelas Murai Batu Penangkar B dan keluar sebagai juara pertama. Di kelas lain, Helmi juga berhasil menempatkan murai batu Gabut dan cucak hijau Garasi di podium pertama.
Gaco lain yang menjadi korban bendera P1 adalah Jacky Chan, amunisi milik Erfan Adi. Mendapatkan bendera P1 di kelas Cucak Hijau Asosiasi A, Jacky Chan yang tampil cukup mencolok harus kehilangan peluang untuk menjadi juara pertama. Di kelas ini Jacky Chan harus puas di posisi kelima. Tampil apik di kelas selanjutnya, Jacky Chan menduduki podium ketiga Cucak Hijau Penangkar dan podium kedua Cucak Hijau Asosiasi B.

ERFAN ADI. CH KEDHATON DAN JACKY CHAN BORONG JUARA
Kedhaton, amunisi lain milik Erfan Adi berhasil menduduki podium pertama Cucak Hijau Penangkar, podium kedua Cucak Hijau Asosiasi A, dan podium ketiga Cucak Hijau Asosiasi B setelah tampil stabil dan konsisten sepanjang perlombaan. Dihubungi burungnews.com, Erfan mengungkapkan Kedhaton langsung soldout ke Surabaya dengan nilai fantastis. “Minggu juara, senin langsung soldout,” ungkap punggawa 805 SF ini.
Jawara, amunisi milik Basori Klaten berhasil meraih podium puncak di kelas Murai Batu Penangkar A setelah tampil apik dengan membawakan materi lagu rol tembak dengan durasi kerja tuntas. Jawara yang sebelumnya juga meraih juara pertama di Bupati Cup Klaten Kembali membuktikan kualitasnya sebagai salah satu kuda hitam yang harus diperhitungkan.

BASORI KLATEN. MB JAWARA JUARA MURAI BATU PENANGKAR A
Penampil lain yang berhasil naik podium di kelas murai batu adalah Splitter, amunisi milik Adiba Jaya yang meraih juara pertama di kelas Murai Batu Ring Akaratu Asosiasi. Tampil impresif dengan materi lagu rol tembak dan sesekali melesatkan tonjolan Panjang, Splitter berhasil meluluhkan hati juri dan diganjar bendera koncer A.
Secara keseluruhan, Kopdar Akaratu berlangsung tertib dan kondusif. Meski tak semaksimal Kopdar sebelumnya, ketegasan panitia untuk menerapkan aturan non teriak layak diacungi jempol. Berikut ini data pemenang Kopdar Akaratu selengkapnya!

HIROKUN. MB SHOUGUN JUARA 2 DAN 3

ADIBA JAYA. MB SPLITTER JUARA MURAI BATU RING AKARATU ASOSIASI

BERITA LAINNYA
KATA KUNCI: kopdar akaratu













