
PANITIA DAN JURI KOPDAR AKARATU
KOPDAR AKARATU JILID #1
Sukses Gelar Kopdar Perdana, MB Jerico Menangi Kelas Utama, CH Petruk Langsung Dilipat Antok Petir
Akaratu Klaten sukses menggelar Kopdar Akaratu perdana pada Minggu, 26 April 2026. Jerico, amunisi milik Royal Trison keluar sebagai pemenang di kelas utama. Di kopdar kali ini juga terjadi transaksi jual beli, cucak hijau Petruk milik Aji Doank langsung dilipat Antok Petir dengan nilai tembus dua digit.
Kopdar Akaratu Jilid #1 yang digelar pada Minggu, 26 April 2026 di Akaratu Stadium Klaten berlangsung sukses. Meski digelar bersamaan dengan sejumlah event bergengsi lain di Solo Raya, kopdar perdana ini mendapat sambutan positif dari kicaumania Klaten dan sekitarnya terbukti dengan penuhnya peserta di kelas Murai Batu Akaratu, Murai Batu Penangkar B, Murai Batu Pelestari, Cucak Hijau Asosiasi A, Cendet Asosiasi B, dan Kenari Standar Kecil Asosiasi B.

SUASANA LOMBA KOPDAR AKARATU
Salah satu laga yang menarik perhatian di kopdar kali ini adalah kelas utama Murai Batu Akaratu. Selain diikuti oleh gaco-gaco prospek dan berkualitas, laga kelas ini benar-benar menjadi ajang perang bintang dan adu kualitas. Adu materi dan jual beli pukulan pun tak terelakkan.
Penampilan mencolok murai batu Jerico yang menempati Gantangan 35 berhasil mengantarkan amunisi milik Royal Trison ini keluar sebagai pemenang. Membawakan materi lagu cililinan, srindit, brinji tunggir, kenari, dan lagu kecil-kecil, murai batu ekor putih mampu mencuri perhatian juri dengan durasi kerjanya yang utuh dan tuntas. Di kelas lain, Jerico berhasil menduduki posisi ketiga di kelas Murai Batu Pelestari.

ROYAL TRISON. MENANGI KELAS UTAMA, MB JERICO BAWA PULANG SEPEDA LISTRIK
Menurut Radit Royal Trison, Jerico sebenarnya masih kondisi dokor dan bulu baru. Minggu sebelumnya, Jerico berhasil meraih juara 1 dan 3 di Gantangan Prambanan BC. “Ini masih bulu baru, Om. Baru mulai keluar tanggal 19 April kemarin di Gantangan Prambanan BC, dapat nomor 1 dan 3. Sebenarnya burung ini masih dokor, tumbuh bulu lancurnya telat sebelah. Alhamdulilah main di Kopdar Akaratu malah poin, juara kelas utama, dapat sepeda listrik,” ungkapnya.
Di kelas Murai Batu Penangkar A, penampilan impresif Balarama berhasil mengantarkan amunisi milik H. Betet Solo yang dikawal oleh Popon ini meraih juara kedua. Tampil atraktif dengan membawakan materi lagu variatif dan durasi kerja awal sampai akhir, murai batu ekor putih ini berhasil mencuri perhatian juri dan menduduki podium kedua, kalah dari Jendral milik Danang Djempol.
TOPSONG dengan bangga memperkenalkan TOPSONG PREMIUM kemasan baru dengan botol, dengan tambahan pengaman. Infomasi, hubungi 0813.2941.0510.
Meski durasi kerjanya awal sampai akhir penilaian, Popon mengakui penampilan Balarama kali ini sedikit kurang, belum berada pada kondisi top performnya. “Balarama tadi kerjanya aman. Tiap kali juri menilai, pasti nemu, bisa dibilang kerjanya awal sampai akhir. Tonjolannya aja yang kurang keluar,” terangnya.
Hasil positif juga didapatkan Ferrari, amunisi andalan Bedjo SF yang turun di kelas Murai Batu Penangkar B. Tampil menjanjikan di awal penilaian, Ferrari akhirnya finish di podium kedua setelah tampil menggila dan berhasil menyalip gaco-gaco lain di pertengahan sampai akhir penilaian.

BEDJO SF. MONCER BERSAMA FERRARI DAN KING ROYAL
Bedjo SF juga berhasil menempatkan King Royal milik Aan Broiler di podium pertama di kelas Murai Batu Pelestari. Tampil aktif dengan aksi bongkar materi isian dari awal sampai akhir penilaian, King Royal yang berada di Gantangan 16 ini selalu menyuguhi juri dengan materi lagu panjang dan suara powerfull.
Kemunculan Ferrari dan King Royal di Kopdar Akaratu kali ini menandai comebacknya Bedjo SF di kancah perburungan setelah sebelumnya fokus di merpati balap. Gaco lain yang berhasil meraih kemenangan di kelas murai batu adalah Jendral (Danang Djempol) dan Oscar (Mr. SWD).

ALWI. MB JATIWANGI JUARa MURAI BATU MUDA PELESTARI
Di kelas lain, penampilan gemilang yang ditunjukkan oleh Jatiwangi berhasil mengantarkan amunisi milik Boneng Joyo SF ini keluar sebagai pemenang di kelas Murai Batu Muda Pelestari. Bersaing dengan murai batu muda lainnya, Jatiwangi mampu mencuri perhatian juri setelah berulang kali melesatkan tembakan panjang dan suara di atas rata-rata.

BMBS. CH MARVEL JUARA 1, 2 DAN 2
Laga tak kalah panas tersaji di kelas Cucak Hijau Asosiasi A yang terisi penuh peserta alias full gantangan. Marvel, amunisi andalan BMBS Product keluar sebagai pemenang setelah bersaing sengit dengan Petruk dan PCX. Di kelas lain, Marvel berhasil menduduki peringkat kedua kelas Cucak Hijau Pelestari dan Cucak Hijau Asosiasi B.
Penampilan tak kalah menjanjikan ditunjukkan oleh Petruk, amunisi milik Aji Doank yang meraih podium kedua di kelas Cucak Hijau Asosiasi A dan podium pertama di kelas Cucak Hijau Pelestari. Dengan materi lagu kapas tembak, jenggot, tengkek udang, mesin jahit, dan jinjing petuak yang dibawakan sambung menyambung, Petruk terlihat mencolok dengan kinerjanya yang nerus dan rapet.

ANTOK PETIR. TAKEOVER CH PETRUK DARI TANGAN AJI DOANK
Penampilan stabil dan konsisten Petruk di Kopdar Akaratu ternyata membuat Antok Petir makin mantap untuk melipatnya. Antok Petir mengaku sudah memantau Petruk sejak lama dan akhirnya mantap untuk mentakeovernya. “Petruk ini sudah kupantau dari dulu, sedari di Jogja. Kopdar Akaratu ini jadi pantauan terakhir, akhirnya deal. Semoga menjadi berkah untuk semuanya,” terangnya. Meski agak merahasiakan nilai transaksi Petruk, Aji Doank mengisyaratkan nilainya tembus 2 digit.
Pribumi, amunisi milik Opank SOS Klaten berhasil comeback setelah meraih juara pertama dan kedua di kelas cendet. Meski masih kondisi bulu baru, Pribumi mampu membuktikan kualitasnya sebagai salah satu cendet papan atas di Klaten dan sekitarnya dengan membawakan materi lagu variatif dan durasi kerja awal sampai akhir penilaian.

OPANK SOS KLATEN. CENDET PRIBUMI COMEBACK
Di akhir perlombaan, Yuli Akaratu mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi kicaumania di Kopdar Akaratu Jilid #1. Menurut rencana, Kopdar Akaratu akan dilaksanakan setiap tiga bulan sekali. Panitia menerima saran dan kritik membangun untuk pelaksanaan kopdar-kopdar berikutnya. [asp/jls]

YULI AKARATU

GALERI PEMENANG KOPDAR AKARATU

BERITA LAINNYA
KATA KUNCI: kopdar akaratu














