BONEX SI LB PAUD TERPANTAU NGEKEK 50 DETIK DI GANTANGAN ORIQ JAYA DPW JATIM I.


KONTES SPECIAL IDUL ADHA GS 88 TUBANAN SURABAYA : Panen Nyeri Juara Pertama, Bonex LB Paud Terpantau Ngekek 50 Detik

Kontes Special Idul Adha GS 88 Tubanan Surabaya, Minggu 2 Agustus 2020, terjadi panen nyeri juara pertama pada lima kelas, salah satunya diraih Bonex gaco cak Amin dari Pesisir SF yang nyeri di kelas love bird paud terpantau ngekek 50 detik.

Cuaca panas tidak menyurutkan semangat kicaumania dan kekemania untuk meramaikan gelaran spesial bertajuk Kontes Special Idul Adha di gantangan GS 88 Tubanan Surabaya by Oriq Jaya DPW Jatim I. Panitia juga membuka kelas khusus tledekan, sogon, hingga prenjak merah yang membuat semakin semarak.

 

SANJAYA SF MENGAWAL BONEX MEREBUT NYERI DI KELAS PAUD.

 

Hasil lomba, terjadi panen burung yang meraih dua kali juara pertama atau nyeri di kelas love bird M2, love bird paud, cucak hijau, murai batu, dan cendet. Cito milik Om Ciput mampu meraih 2 gelar juara pertama di kelas love bird M2 bebas dan M2 A.

Pada kelas love bird paud, Bonex milik Cak Amin dari Pesisir SF sukses menyapu bersih dua kelas yang dilombakan. Sesi A, Bonex beradu kekean dengan Vampire milik Novi dan Kera Sakti gaco Agus S. Menurut Sanjaya yang mengawal Bonex, gaconya terpantau ngekek sekitar 35-45 detik pada sesi pertama. “Durasi terpanjangnya sekitar 50 detikan terpantau saat turun di gantangan Oriq Jaya DPW Jatim I,” bilangnya.

 

PARA JAWARA DI KELAS LOVE BIRD PAUD A.

 

Sementara pada sesi B, Bonex kembali bertarung dengan Vampire untuk menjadi yang terbaik dan posisi ke tiga diraih Batik milik Haraimu. Melihat penampilan Bonex yang baru 4 kali turun lomba, prestasinya sangat mentereng. “Ini burung baru yang berusia sekitar 2,5 bulan mas, dari 4 kali turun lomba membawa pulang piala juara 1, 1, 2, 1, 4, 1, dan 1 termasuk hari ini,” ujar Sanjaya.

Bonex adalah hasil breeding dari kandang Sanjaya SF Driyorejo yang merupakan anak tunggal dari indukan jantan fighter dan betina durasi. Kombinasi ke duanya bisa menghasilkan burung trah jawara, karena anak pertama adalah Tayo juga kerap merebut juara. “Tayo adalah kakak dari Bonex, soal prestasi Tayo juga tidak kalah apiknya mas,” promonya.

 

Hari ini belum pakai TWISTER? Segera merapat di kios-kios / agen terdekat, bila belum ada mintalah untuk menyediakan, biar Anda dan para kicau mania lainnya lebih mudah mendapatkannya. Coba dan buktikan kualitasnya, dan berikan respon melalui hotline 08112663908.

 

Target ke depan Bonex menurut Sanjaya adalah terus menambah jam terbang dan mencari pengalaman lebih banyak di kelas paud. “Saya sudah mulai mengajari turun di kelas L1 bersaing dengan burung dewasa, Alhamdulillah mau jalan. Bonex karakternya ngacor dengan jeda rapat,” terangnya kepada burungnews seusai lomba.

Hasil mentereng juga diperoleh Hulk milik Anton Sancaka dari Artejo BC yang merebut 2 gelar juara pertama dan menempati posisi 7 di kelas cucak hijau G-36. Kelas burung ngedruk jambul memang menjadi primadona di gantangan GS 88 Tubanan pimpinan Hasanuddin. Tidak salah pada kelas tersebut selalu disesaki kicaumania dengan membuka 3 kelas G-36, cucak hijau A dan B.

 

ARTEJO BC MEMBAWA HULK NYERI DI KELAS CUCAK HIJAU.

 

Pada sesi pembuka kelas burung jamtrok G-36 berhasil disabet Urip milik ABah Mol dari Satwal SF disusul Qiu-Qiu andalan HRB SBY dan Unyil milik Heri dari GKS BC. Pada sesi A, Hulk yang menempati possi 7 pada sesi G-36 mulai panas dengan menampilkan gaya ngedruk dengan tonjolan jenggot, kapas tembak, tengkek buto, dan love bird yang dibawakan secara bergantian dan menjadi juara pertama pada sesi A.

Hulk mendapat perlawanan sengit dari Unyil yang juga tampil stabil dengan gaya hyper dengan tonjolan kasaran. Pada sesi B giliran Meteor milik Deny serta Trexper gaco Ali MM dari Lewung SF yang menjadi pesaing Hulk yang kembali menorehkan juara pertama untuk kedua kalinya. “Hulk ini burung yang gampang setingannya mas, hari H masih sama dengan setingan harian yaitu 2 ekor jangkrik ditambah 2 ekor ulat hongkong,” ujar Bahul, sang pengawal Hulk kepada burungnews.

 

BAYI AJAIB SUKSES NYERI DI KELAS MURAI BATU.

 

Bayi Ajaib milik Jambul dari BKM Community juga meraih hasil nyeri juara pertama di kelas murai batu. Pada sesi murai batu G-36, Bayi Ajaib menjadi yang terbaik ditempel Spartan milik DJ Ruben dan Eli Eboy gaco Erwin. Sesi berikutnya juga berhasil dimenangi Bayi Ajaib yang harus bersaing dengan Panji Hitam milik rekan satu timnya Ardi serta Kabhib milik Amin di posisi ke tiga. Sedangkan pada sesi B mampu disabet Werkudoro gaco Agus P dari Diponegoro Team.

Hasil serupa juga diperoleh Juventus milik Andi Pras dari BKM Community dengan menyapu bersih dua kelas cendet yang dilombakan. Pada sesi A, Juventus bersaing dengan Madrid milik Deny Kris dan Abunawas gaco Choi. Sementara pada sesi B, Juventus beradu nancep dengan Bondan milik Aris Albino serta Madrid.

 

Sebagai obat, terbukti efektif. Sudah sering mampu mengatasi kondisi kritis, apalagi cuma sakit "biasa". Di saat perubahan musim dari kemarau menuju penghujan seperti sekarang, juga sangat baik untuk mencegah dan menjaga agar burung tetap sehat dan selalu dalam kondisi fit, siap tempur. Bisa diberikan secara rutin 2-3 hari sekali sesuai kebutuhan. LEMAN'S, satu-satunya obat burung dengan formula + vitamin.

Lemans bisa dibeli lewat bukalapak, tokopedia, atau hubungi 08113010789, 0822.4260.5493 (Jatim Tapalkuda), 0813.2880.0432 (Jogja dan sekitar), 0815.4846.9464 (Solo Raya dan sekitar), 0813.2799.2345 (Banyumas dan sekitar)

 

Panitia GS 88 Tubanan juga mengundang pecinta Tledekan, Sogon, dan Prenjak Merah. Sakral milik Fran dari TLSSC menjadi jawara pada sesi A diikuti Metropolis andalan Andretty SF dan New Davinci gaco Abah Hudan dari 911 SF. Sesi B Giliran Metropolis yang menjadi pemenangnya, sementara Sakral menempati posisi ke tiga.

Di kelas Sogon, KMD milik Agus Gondrang berbagi gelar dengan Firaun gaco Mandox Tox dari PSI SBY sebagai pemenang pada sesi A dan B. Sementara di kelas prenjak merah, Nero milik Ndaru menjadi pemenangnya disusul Oscar gaco Sandi dan Doraemon milik Ngramut Rogo.

 

GKS BC MONCER LEWAT UNYIL DI KELAS CUCAK HIJAU G-36 DAN A.

 

Tim Oriq Jaya DPW Jatim I juga memberikan penghargaan kepada jawara Liga Spektakuler Manukan di kelas love bird pemula, love bird dewasa, kenari, cucak hijau, dan murai batu. “Pada gelaran hari ini juga kami umumkan pemenang Liga Spektakuler Manukan yang setiap kelasnya kami ambil 3 jawara,” ujar Yudi, penanggung jawab gantangan GSM kepada burungnews.

 

AGENDA & BROSUR LOMBA KLIK DI SINI

 

 

JUVENTUS MERAIH 2 GELAR JUARA PERTAMA KELAS CENDET.

 

PARA PEMENANG LOVE BIRD FIGHTER G-36.

 

URIP PEMENANG DI KELAS CUCAK HIJAU G-36.

 

SAKRAL JAWARA DI KELAS TLEDEKAN A.

 

JAWARA DI KELAS LOVE BIRD FIGHTER A.

 

WERKUDORO PEMENANG PERTAMA MURAI BATU B.

 

LEWUNG SF MEMBAWA TREXPER JUARA 3 CUCAK HIJAU B.

 

 

JAWARA LIGA MANUKAN SPEKTAKULER :

 

Yang di desa, di kota. Yang ikut lomba atau sekadar didengar suaranya di rumah. Dari generasi ke generasi sudah memakai TOPSONG.

 

 

 

 

 

KATA KUNCI: oriq jaya oriq jaya dpw jatim i gs 88 tubanan gs manukan bonex sanjaya sf juventus unyil bayi ajaib surabaya burungnews

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp