
KOMUNITAS BINTANG BARAT
Baru Dirilis, Langsung Diserbu Peminat
Sejumlah tokoh kicaumania blok barat, ada yang murni penghobi/pelomba, ada juga yang mengelola EO, Jumat malam (21/8) berkumpul di Klasse Café Cibubur. Mereka pun bersepakat membentuk komunitas yang sekaligus juga EO, namanya Bintang Barat.
Dalam pertemuan itu, Triyono Mutiara terpilih menjadi Ketua, H. Toeron didapuk jadi Sekjen. Dewan Pembina adalah Ir. Rusli Bogor, H. Mansur, dan Mr. Arif MAU. Ada pula Dewa Kehormatan yang diisi para pengelola EO. Susunan pengurus lengkap bisa dilihat di bagian bawah berita ini.
Bintang Barat ingin mengadopsi SMM di Jawa Timur. Tentu saja dengan sejumlah penyesuaian. Garis besarnya, ingin menggelar lomba secara rutin / reguler, dengan peserta berbasis member, seperti yang sudah berjalan di SMM.
Blok Barat, sebagaimana juga diakui oleh Triono, memiliki kelebihan tersendiri. Jumlah kicaumania sendiri paling besar dibanding blok lainnya. Tingkat antusiasme mengikuti lomba, dari yang skup lokal sampai nasional juga tinggi.
Hati-hati, makin gencar beredar produk PALSU! Pastikan anda mendapatkan produk SUPER-N asli. Jangan ragu memastikan kepada kios/toko, minta ditunjukkan kardus yang ASLI adalah seperti di bawah ini. Perhatikan juga warna, bentuk, dan ciri BOTOL SUPER-N yang asli.

Harus diakui, potensi yang dimiliki blok barat memang begitu besar. Di antara banyaknya kicaumania tersebut, memiliki burung-burung papan atas. Hal ini tak lepas dari statusnya sebagai tokoh, bos, “sultan”, yang punya kemampuan finansial tinggi sekaligus juga berani.
Mereka itu selama ini menyalurkan hobinya lewat sejumlah EO, mulai yang kecil, menengah, hingga yang besar dan sudah eksisting, seperti KMM, Masterpiece, KMI, RNS, PMM, dan lainnya. Banyaknya EO yang melebihi jumlah hari dalam sepekan membuat jadwal padat. Lansung atau tidak langsung, diakui atau tidak, antar EO pun saling bersaing, berebut peserta.
Tanpa wadah formal untuk menggabungkan dan menyatukan mereka, para EO itu dikawatirkan akan terus berjalan sendiri-sendiri, satu sama lain akan menganggap sebagai kompetitor atau pesaing, dengan segala ekses negatifnya.
Mengumpulkan dan menyatukan banyak EO yang sudah berjalan dan mapan, tentu memiliki tantangan yang tak mudah. Rawan dicurigai punya misi tersembunyi, jadi pesaing baru, dan semacamnya. Pengurus yang sudah terbentuk pun berkomitmen untuk melakukan pendekatan dan sosialisasi agar pihak lain bisa memahami visi gerakan ini dan tertarik untuk bergabung.
STRUKTUR HIRARKI PENGURUS BINTANG BARAT:

Apa langkah konkretnya? Bintang Barat akan menyiapkan event besar secara berkala, 1 atau 2 bulan sekali. Dalam event besar dan bersama ini, para EO di blok barat diharapkan bisa bersinergi dan berkumpul satu titik.
Selain menggelar lomba, Bintang Barat juga akan tetap menjalin silaturahmi lintas blok, seperti blok tengah dan timur. “Kami akan mengatur agar bisa melakukan kunjungan silaturahmi ke blok tengah, misalnya berkunjung pas event Piala Raja, terus ke event-event besar di blok timur,” terang Triono.
Dengan jumlah anggota dan pengurus yang jumbo, tentu berpotensi adanya beda pendapat hingga menimbulkan gesekan dan perselisihan internal. Hal seperti ini, juga sudah diantisipasi. “Setiap masalah yang muncul, komitmen kami, akan diselesaikan dengan musyawarah. Dengan niat yang baik, semua masalah pasti bisa diselesaikan dengan baik,” imbuhnya.
Rekrutmen anggota dilakukan dengan cara rekomendasi (rekom). Bintang Barat menargetkan bisa merekrut setidaknya 48 member. Fakusnya adalah mereka yang tinggal di blok barat, namun juga tetap terbuka bagi mereka yang dari luar.
TOPSONG dengan bangga memperkenalkan TOPSONG PREMIUM kemasan baru dengan botol, dengan tambahan pengaman. Infomasi, hubungi 0813.2941.0510.

Wilayah mana yang masuk blok barat? Cakupan blok barat, adalah Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, dan sebagian wilayah Sumatera (Lampung).
Ada pun rekrutmen juri dan petugas lapangan / lomba, akan dilakukan seleksi yang mekanismenya akan ditentukan pada pertemuan berikutnya. Demikian pula dengan AD/ART dan hal lain yang belum diputuskan.
Berita baiknya, animo untuk menjadi anggota Bintang Barat ternyata begitu besar. Sebagaimana dijelaskan oleh Sekjen H. Toeron, para anggota itu akan dimintai iuran atau semacam saham sebagai modal awal.

Hingga hari Senin, sudah terkumpul 64 member yang sudah fix. “Kalau jumlah pendaftar atau peminat ya lebih banyak lagi, tapi masih kami periksa dulu apakah mereka bisa diterima sebagai member atau belum,” tambah H. Toeron.
Apa Bintang Barat berambisi menjadi pesaing SMM? Sama sekali tidak. “Kami justru ingin melengkapi apa yang sudah ada. SMM pun harus diakui menjadi inspirasi dan model bagi Bintang Barat. Salah satu yang melatarbelakangi keinginan untuk membentuk Bintang Barat, adalah karena sulitnya kami kicaumania di blok barat mendapatkan tiket ikut lomba di SMM lewat jalur rekom,” tandasnya.
H. Toeron dan para tokoh yang hadir juga bisa paham dan maklum, sebab SMM pun tentu mengutamakan para member lebih dulu, yang sebagian besar juga diisi teman-teman di blok timur. [maltimbus, terimakasih brandy watch, deni mp]
Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

MEMBER BINTANG BARAT YANG SUDAH DIVERIFIKASI:

BERITA LAINNYA
KATA KUNCI: bintang barat smm-nya blok barat triyono mutiara farid mp arif mau h toeron












