TJHIN AN AN DAN LELY TJHIN SOSOK UTAMA TEAM 7371


KISAH TJHIN AN AN DAN LELY TJHIN MEMBANGUN 7371 TEAM

Perjalanan 7371 Team Berdiri, Kedepan Siap Buka Kelas MB Ring 7371

7371 adalah team besar di dunia kicaumania yang tersebar nyaris di seluruh Indonesia. Bahkan team ini juga menjadi salah satu yang tersolid, karena memiliki beberapa agenda kopdar dan juga even rutin. Seperti apa kisah terbentuknya team ini hingga tersebar ke seluruh Indonesia?

Kalian sebagai kicaumania, tentunya sudah tidak asing lagi melihat, bertemu, dan bertegur sapa dengan kicaumania yang memakai kaos 7371 Team di arena lomba. Bahkan nyaris di seluruh penjuru Indonesia, punggawa 7371 Team nampak di tengah-tengah kerumunan lomba. Tapi banyak juga yang belum mengetahui cerita 7371 Team terbentuk, siapa pembentuknya, dan memiliki arti apa.

 

 

Ternyata 7371 team dibentuk oleh sepasang suami istri yang berdomisili di Malang, Jawa Timur. Dua sosok itu ialah Tjhin An An dan Lely Tjhin. Mereka berdua adalah sosok yang terjun di dunia lomba burung berkicau pada tahun kisaran 2010.

Awal mula sepasang suami istri ini mencintai dunia lomba, dimulai saat berdomisili di Jawa Barat. Dimana pada waktu itu, Tjhin An An yang sebelumnya memang sudah hobi merawat burung, tertarik mengikuti jejak rekannya yang menikmati akhir pekan di arena lomba burung. “Dulu teman yang ngajak ke arena lomba. Pertama hanya lihat-lihat saja, dari situ saya mulai tertarik untuk ikut lomba,” kata Tjhin An An yang ditemani sang istri saat ditemui burungnews di kediamannya di Merjosari, Malang.

 

PANITIA MERAYAKAN KESUKSESAN GELARAN 7371 AWARD 2018

 

Sejak ketertarikannya untuk ikut lomba, Tjhin An An mulai berburu gaco. Tapi niatannya itu sedikit terhambat, karena tidak mendapat ijin dari istri tercintanya, Lely Tjhin. “Naluri sebagai istri, pasti kurang setuju. Karena harga untuk seekor burung yang mau dia beli, cukup mahal. Masak waktu itu kalau gak salah mau beli murai batu, harganya sampai puluhan juta. Saya kaget dan sedikit menghalangi niatannya,” ujar Lely Tjhin.

Tapi dengan jurus ampuh yang dimiliki Tjhin An An untuk meluluhkan hati sang istri, akhirnya Lely Tjhin mengijinkan untuk membeli murai batu itu. Meski saat itu kurang memiliki pengetahuan tentang kriteria penilaian burung untuk lomba, berbekal kepercayaan, murai batu tersebut akhirnya menjadi gaco pertama yang akan Tjhin An An dan Lely Tjhin lombakan untuk mengawali hobi barunya ini dan juga mengisi hari libur.

 

TEAM 7371 SUKSES GELAR EVEN KEDUANYA

 

Harga mahal untuk memboyong murai batu yang katanya sudah juara itu, ternyata tidak sesuai harapan untuk memberinya juara. Burung yang dibeli tidak berhasil bertengger di tangga juara. Kecewa, marah, dan sedih, campur aduk dibenak sepasang suami istri ini. Tapi, Tjhin An An tetap berfikir positif. Mungkin saja ada yang salah dalam mengondisikan burung itu.

Tapi setelah bertanya-tanya ke sang pemilik pertama tentang setingan harian hingga lomba, murai batu tersebut masih tetap saja kurang tampil maksimal. “Murai itu dulu, hampir tiap Minggu saya lombakan di even-even besar. Tapi tetap saja tidak menang. Saya sampek sedih lihat Lely pengen punya piagam meski juara terakhir,” tandas Tjhin An An sambil mengenang saat-saat itu.

 

 

Tidak lama kemudian, murai batu tersebut mengalami mabung. Karena tidak ingin salah perawatan, akhirnya Tjhin An An mulai browsing di internet dan juga membeli majalah burung, untuk mencari informasi cara perawatan burung mabung. Dan juga konsultasi kepada rekannya yang pertama kali mengajaknya ke arena lomba burung.

Mengatahui kalau merawat murai batu mabung membutuhkan waktu cukup lama, akhirnya Tjhin An An memintak kepada rekannya itu untuk dicarikan gaco baru. Rekannya itupun memberikan inisiatif untuk menawarkan murai batu kepada Tjhin An An yang berjenis ekor hitam.

 

LELY TJHIN MENGAKU TIDAK SEMUDAH MEMBALIKKAN TELAPAK TANGAN UNTUK BREEDING MURAI BATU

 

“Dulu disuruh pakek dulu murai batu yang ditawarkan teman saya itu. Kalau cocok bisa dibeli, kalau gak cocok bisa dikembalikan. Tapi saya langsung beli. Kembali lagi kemodal percaya, hehehe” jelas Tjhin An An.

Sejak dari situ, murai batu yang diberi nama Black Steel yang artinya Baja Hitam karena berjenis black tail, memberikan piagam untuk pertama kalinya kepada sepasang suami istri ini. kendati saat itu belum bertengger di tiga besar, tapi piagam tersebut mampu membangkitkan semangat Tjhin An An dan Lely Tjhin untuk tetap berlomba.

 

HASIL TERNAKAN DENGAN WARNA HELAI BULU EKOR FULL PUTIH

 

“Perasaan saat itu sudah tidak bisa saya ungkapkan. Pokoknya sangat senang sekali. Sampai-sampai piagamnya saya kasih pigora, dan saya pajang di kamar. Dan juga saya beli majalah hanya untuk melihat data juara saja,” kata Lely Tjhin sambil tertawa kala mengenang masa-masa dulu.

Seiring berjalannya waktu dan mulai berdomisili di Malang, prestasi dari Black Steel terus membaik. Bahkan podium puncak di salah satu even nasional, pernah disabet murai batu dari rekannya itu. Tampil stabil, akhirnya Black Steel menjadi bintang lapangan yang mengantarkan Tjhin An An dan Lely Tjhin di kenal luas oleh kicaumania.

 

 

Bahkan dari Black Steel yang sudah tiada pada akhir tahun 2018 lalu, kolom alamat di piagam penghargaan yang semulanya tertulis Malang, berganti menjadi 7371 yang memiliki arti nama dari LELI (Lely). Lambat laun nama 7371 semakin dikenal luas, dan banyak dari kicaumania ingin ikut bergabung dalam tubuh 7371 sehingga menjadi 7371 Team.

Tidak butuh waktu lama, 7371 Team akhirnya menyebar ke seluruh Indonesia dan mulai dikenal karena gacoan dari 7371 Team sering menyabet prestasi emas. “Nama 7371 dulu masih berdua, saya sama Lely saja. Tapi karena banyak yang ingin gabung, jadi sekarang menjadi 7371 Team. Mereka bergabung bukan karena ada embel-embelnya. Kebanyakan alasan mereka bergabung, karena kami berdua katanya seru kalau berada di lapangan. Jadi biar seru-seruan bareng,” ujar Tjhin An An yang dipilih menjadi ketua 7371 Team.

 

TIGA PERAWAT YANG KHUSUS MENANGANI BREEDING MURAI BATU 7371 BF

 

Agenda kopdar juga sering di lakukan 7371 Team jika turun di satu even yang sudah direncanakan. Dalam kopdarnya, selain gantang bareng, 7371 Team biasanya mengisi waktu dengan makan bersama juga becanda gurau bersama tanpa ada batas dimana ketua dan anggota.

Evenpun mulai digarap 7371 Team. Even perdanya yang bertajuk 7371 Award dengan membuka 2 Lap pada 11 Maret 2018 di Malang, sukses diserbu ribuan peserta. Saat itu kelas murai batu yang menjadi ikon 7371 Team, semua kelas full peserta. Bahkan banyak peserta yang harus gigit jari karena tidak kebagian tiket.

 

PENYIMPANAN DENGAN SUHU YANG TEPAT UNTUK LOLOHAN

 

Setahun kemudian, tepatnya 17 Maret 2019, kembali 7371 Team menggelar iven yang bertajuk Anniversary 7371 Team di Sidoarjo. Menggunakan EO dan arena  Dewa 99, even ke duanya ini juga sukses besar dengan dipenuhi peserta di semua kelas. Di even ini, juga membuka kelas murai batu khusus anggota 7371 Team. Di kelas khusus anggota ini, juga full peserta.

Rencananya di even selanjutnya, selain membuka kelas khusus anggota, Tjhin An An dan Lely Tjhin juga akan membuka kelas murai batu ring 7371. “Saat ini anggota 7371 Team diberbagai daerah, sudah banyak yang sukses breeding murai batu. Bahkan anakannya sudah mulai berprestasi. Untuk anggota yang breeding, hasil breedingnya menggunakan ring dengan identitas 7371 Community,” ujar Lely Tjhin.

 

Burung mau tampil maksi dan stabil di segala cuaca, serta terjaga kesehatannya. Berikan LEMAN'S secara teratur, cukup 1 tetes untuk harian, bisa dicampur pada minuman, atau oleskan pada EF. Sudah banyak yang membuktikannya, jangan sampai ketinggalan...

 

Tjhin An An dan Lely Tjhin saat ini juga mulai merintis dunia breeding murai batu. Tak tanggung-tanggung, materi pejantan untuk kandang breedingnya adalah trah jawara yang berasal dari gacoannya sendiri, dan juga hasil berburu yang sudah melalui seleksi sangat selektif.

Materi betinanya juga tidak asal pilih, suami istri ini juga mendapatkannya dari berburu ke para peternak ternama yang sudah diakui kualitasnya di Indonesia. “Yang sulit itu mendapatkan betinanya, karena kebanyakan para peternak tidak mengeluarkan anakan betinanya. Alasannya dibuat untuk materi kandang sendiri,” kata Tjhin An An.

 

SUARA GEMRICIK AIR UNTUK MENJAGA AGAR INDUKAN MURAI BATU TIDAK STRES

 

Sejak diawal tahun 2018 mulai merintis breeding murai batu, Tjhin An An dan Lely Tjhin sering mendapat rintangan. Rintangan itu seperti kesulitan dalam penjodohan, sulit berproduksi, telur gagal menetas, anakan dibuang oleh indukannya, dan kandang breeding terserang virus. “Banyak sekali tantangannya, tapi dari itu kami tertantang untuk terus belajar hingga mencapai keberhasilan dalam breeding,” ujar Lely Tjhin yang saat ini menjabat sebagai ketua BnR Malang Raya.

Hingga saat ini, meski masih mengalami beberapa kendala, tapi produksi dari kandangnya sudah mulai lancar. Bahkan beberapa anakan hasil tangkarannya yang memakai ring dengan nama 7371 BF, sudah banyak yang indent. Sampai-sampai Tjhin An An dan Lely Tjhin, belum sempat untuk mengoleksinya. “Bagaimana mau mengoleksi, masih bentuk telur saja sudah ada yang pesan. Mau ditolak ya tidak enak,” pungkas Tjhin An An.

 

ANAKAN TRAH 7371 BF YANG SUDAH DIINDENT

 

Rencananya, sepasang suami istri yang juga merintis usaha produksi sangkar dengan merk 7371 ini, akan menambah lagi kandang breedingnya. Itu untuk mengimbangi permintaan dari para penikmat ring 7371 BF yang memang ring tersebut khusus hasil tangkaran dari dua sosok pendiri 7371 Team ini.

AGENDA & BROSUR LOMBA,  KLIK DI SINI

 

KATA KUNCI: kisah tjhin an an dan lely tjhin membangun 7371 team

BERITA LAINNYA

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp