KELAS MURAI BATU SELALU PENUH


KEBOKICAK BC JOMBANG

MB Ndayak dan Hanoman Berbagi Podium

Sama-sama membekal materi dahsyat, intens membongkar lagu roll tembak, dan performa stabil, Ndayak dan Hanoman sama-sama merebut juara I di kelas Murai Batu di gelaran kebokicak BC.

Lomba tanpa teriak yang diterapkan panitia Kebokicak BC dengan disiplin tinggi adalah salah satu kelebihan yang mampu menarik minat para pemain untuk menggantang gaco. Bahkan, tak sedikit pemain dari luar kota yang rutin ngluruk gantangan tertua di Jombang yang ada di SDN Kwaron II, Diwek Jombang ini.

 

 

JUARA KELAS MURAI BATU A

 

Salah satunya adalah Ferry dari Libas Abis SF Pare, Kediri yang setiap kali tandang selalu membawa sejumlah gaco. Satu diantaranya adalah murai batu Roll Speed. Gaco ini sudah sering moncer di berbagai gantangan, namun bagi Ferry belum afdol kalau belum juara di Kebokicak.

Di gelaran hari Kamis, 7 Oktober 2021, Ferry menurunkan gaco andalannya itu di dua kelas, Murai Batu A dan B. Sayang, performa Roll Speed tidak seperti biasanya. Gaco ini hanya mampu merebut podium tiga di kelas A, dan juara empat di kelas B yang diikuti 36 gaco. Selama gelaran, Kebokicak intens membatasi jumlah peserta hanya sampai 36 burung saja, atau istilah kerennya: G-36.

 

TWISTER GOLD, salah satu pakan burung yang disebut paling cocok untuk hwamey, murai batu, anis merah, kacer oleh para kicaumania yang sudah mencoba dan kemudian terus memakainya termasuk untuk jenis burung pemakan serangga lainnya. Tersedia juga TWISTER SEAWEED, ANTI STRES, MASTER, serta TWISTER TROTOLAN untuk meloloh pemakan serangga dan TWISTER BUBUR untuk meloloh pemakan bijian.

INGAT! Sekarang sudah tersedia kupon / vocher hadiah langsung tanpa diundi dalam kemasan semua varian TWISTER. Dapatkan ratusan hadiah menarik seperti kompor gas, kulkas, TV LCD, sepeda motor, hingga mobil baru. Berlaku sampai 31 Desember 2021.

 

Sementara gaco yang mampu bertengger di podium puncak di kelas A adalah Hanoman. Gaco milik M Farid dari Arjuna SF ini kerap mengelontorkan lagu roll yang dipungkasi suara cililin, kadangkala juga diisi suara kenari yang membuat lengingan suaranya mengalun panjang.

Di kelas A, Hanoman mendapat lawan sepadan yang juga membekal suara dahsyat. Gaco ini adalah JP yang diiusung Ainur Roffiq dari RRT SF. Namun, Hanoman yang memiliki stabiolitas kerja tinggi lebih mampu menyita perhatian tim juri.

 

JUARA CUCAK HIJAU A

 

Sayang, tren apik aksi Hanoman di kelas A tak mampu dijaga saat beraksi di kelas B. Bahkan, prestasi Hanoman terdegradasi ke podium tiga. Tangga puncak di kelas ini direbut Ritual milik Dr Deo Sanjaya dari Aneka Motor Ngoro. Sementara podium dua diisi Paku Alam yang jadi andalan Didin dari WR BC.

Pertarungan di kelas Cucak Hijau tak kalah sengit. Malah karena saking banyaknya pemain yang membawa gaco cucak hijau, panitia harus membuka sesi cucak hijau sampai tiga kelas. "Karena banyak pemain yang tidak kebagian tiket, kami membuka cucak hijau sampai tiga kelas," kata Karyanto, Ketua Kebokicak BC.

 

JUARA KELAS KACER A

 

Salah satu pemain yang tidak kebagian tiket cucak hijau adalah Bambang dari Jawa 54. Karena terlambat datang dan belum reservasi tiket, Bambang harus rela menunggu tiket cancelan di kelas B. "Saya dan teman-teman ingin mencoba gaco yang baru dibeli, jadi rencana datang kesini juga mendadak," kata Bambang.

Sama seperti yang terjadi di kelas Murai Batu, untuk podium puncak di kelas Cucak Hijau yang dibuka tiga kelas juga menampilkan nama berbeda. Di kelas A, podium teratas dikuasai Joni 21 milik Chyka dari Backlut SF. gaco yang menempati nomor 10 ini langsung tampil jamtrok dan obral tembakan sejak digatang.

 

Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

 

Di sesi B, Sinar andalan BOB dari Cuma SF ganti mendominasi jalannya lomba. Meski berhadapan dengan sejumlah gaco beken, seperrti Minato milik Ahmad Fajar serta Terpenona milik Andre dari Caruban SF, Sinar tampil gemilang.

Bang Rukin dari Anker SF yang membawa gaco andalannya, Ndayak, juga bisa melangkah dengan membusungkan dada. Ndayak yang turun di kelas C berhasil merebut prestasi emas setelah bersaing melawan Jalmo milik Nyi"ing dari tebuireng BC dan Ambasdor milik Ferry AS.

 

JUARA LOVE BIRD FIGHTER A

 

Di kelas Love Bird Fighter, Nekat milik H Oyan dari Doa Ibu yang dikawal Saprol berhasil membuat juri kehabisan nafas. Tidak hanya berdurasi mewah, love bird josan yang selalu pakai jemper ini juga memiliki jeda rapat. Poin yang diraih Nekat melejit meninggalkan Anya yang merebut podium dua.

Di kelas B, Team P2h Ksr Mjr yang selama ini intens bermain love bird, berhasil mendulang emas lewat aksi Bintang 9. Gaco ini juga bocor dan berdurai mewah. Bahkan Jee Kriting milik Hani dari Pendekar SF yang biasanya juara I, serta Bulle milik H Oyan harus mengakui kehebatan Bintang 9. (RAFFAEL)

AGENDA & BROSUR LOMBA, KLIK DI SINI

 

JUARA KELAS MURAI BATU B

 

 

JUARA KELAS CUCAK HIJAU B

 

JUARA KELAS LOVE BIRD FIGHTER B

 

 

 

KATA KUNCI: kebokicak bc jombang mb ndayak hanoman

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp