MR. KUN NASIKIN (TENGAH) DAN PARA JURI USAI BERTUGAS DI LATPRES REOG BC PONOROGO.


JUARA REOG BC PONOROGO 11 DESEMBER 2019 : Jadi Ajang Pemanasan Lomba Besar Hari Minggu

Simak data Juaranya di bawah Berita

Latihan prestasi tiap bulan gelaran REOG BC Ponorogo yang dihelat Rabu (11/12/2019) sukses dihadiri ratusan kicaumania tak hanya dari kawasan kota Reog, namun juga dari beberapa kawasan luar kota, seperti dari Madiun, Magetan hingga Purwantoro, Wonogiri, Jawa Tengah.

Menggalar 12 kelas dari 13 yang diagendakan, kelas Kenari tampak cukup banyak menyedot animo dari kenari mania karesidenan, dengan gantangan lebih dari 25 burung. Demikian pula dengan Love Bird dan Cucak Hijau yang juga nampak menuai antusiasme besar baik dari kekek maupun ijo mania.

PENJURIAN DI KELAS CUCAK HIJAU

Menurut Mr. Kun Nasikin selaku penggawa Reog BC, gelaran yang dibeber di Ex Waterpark Kintamani, Jl. KI Ageng Kutu, Ponorogo kali ini memang cukup menggembirakan. Banyak diantara kicaumania yang ini menurunkan burung-burung gacoanya, terutama di kelas-kelas ocehan.

"Sepertinya mereka sedang menjajal beberapa setingan sekaligus memanaskan burung-burung untuk lomba minggu ini, di tempat ini juga," cetus Mr. Kun Nasikin, seperti diketahui Minggu (15/12/2019) akan dihelat even Kintamani Cup 1, yang digelar oleh WD Enterprise.

 

Dibuka dengan kelas Love Bird Fighter A, LB Nawang milik Zaenal dari Singgahan SF langsung membuka kemenangan dengan kekean responsifnya, menanggapi kekean para petarung lainnya, seperti Dipsi milik Sengkuni SF dan Wowo milik Lobez dari 87 Kopchil SF yang keduanya menempati posisi dua dan tiga. Seperti juga di even-even lain di kota ini kelas Fighter masih menuai jumlah peserta lebih cukup banyak ketimbang kelas-kelas Love Bird lainnya.

JUARA KELAS MURAI BATU

JUARA KELAS KACER

JUARA KELAS CUCAK HIJAU 

Di paruh kedua, yakni kelas Cucak Hijau, Ijo Warning milik Arya K dari Gubuk Kicau SF juga sukses membungkam rivalnya dan berhak atas tropi juara 1. Di posisi kedua ada Ababil milik Hendry TW dari Ponorogo.

Sesi Ketiga diisi kelas Love Bird Paud A, dengan jumlah yang juga cukup lumanya. Lebih dari 25 peserta juga turun di kelas ini. Melati milik Matrial dari AW Ponorogo, sukses mencatatkan kemenangan dengan toreha poin terbanyak, diikuti Senorita milik Surya Bayem dari ABC di posisi kedua dan Goke milik Anto WB dari Jingglong menguntit di posisi ketiga.

Dan inilah kelas yang paling sengit persainganya, yaitu kelas kenari, yang diikuti kenari-kenari Jawara dari dalam dan luar kota Ponorogo. Kenari Bedah Bumi besutan Arif dari Sultan SF tampil cukup menawan, mulai dari durasi kerjanya hingga irama lagu dipadu volume yang cukup keras.

JUARA LOVE BIRD FIGHTER A

JUARA LOVE BIRD DEWASA A

JUARA LOVE BIRD PAUD A

JUARA LOVE BIRD PAUD B 

Atas "ulahnya" itu, tak pelak Bedah Bumi pun mampu menyita perhatian para pengadil dari Juri-juri Independen Jalaratu, yang mentahbiskannya sebagai peraih juara 1. Avatar milik Mr. Adi dari Panglima SF yang juga tampil cukup bagus, berhak atas posisi kedua sementara Jiraya milik milik Mr. Jack dari RR SF, wajib puas di posisi ketiga.

Mr. Kun Nasikin di akhir Latpres menyampaikan terima kasihnya pada segenap kicaumania yang sudah hadir. "Juga mohon maaf jika ada kekurangan selama gelaran. Rabu sore depan kita bertemu lagi di latihan bersama dengan susunan kelas dan jadwal sama," pesan Mr. Kun Nasikin.

Latihan bersama REOG BC yang digelar tiap Rabu ini, bisa disebut sebagai latber paling strategis mengingat jarak dengan lomba yang kebanyakan digelar di hari Minggu cukup pas, nggak terlalu deket juga tidak terlalu jauh. Jadi paling enak untuk dijadikan ajang mencari mencari setingan atau sekadar buang birahi.

 

KATA KUNCI: reog bclomba burung ponorogojalaratu ponorogo

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp