PESERTA EUROTRIP


JALAN-JALAN BERSAMA BURUNG NEWS

Di Amsterdam, Bahasa Inggris Nyaris Tak Berguna

Salah satu yang ditakutkan orang ketika pengen jalan-jalan ke luar negeri adalah soal bahasa. Nanti kalau nggak bisa bahasa Inggris gimana? Apa nggak akan tersesat dan terlantar? Begitu kira-kira pertanyaan yang muncul. Bikin ciut nyali.

Faktanya adalah nyaris kekemampuan berbahasa Inggris itu tidak terlalu  penting dimiliki ketika kita traveling ke negara-negara maju. Kenapa? Ya, karena kehidupan di negara Eropa sana semuanya sudah tersistem dengan bagus. Ibarat kata, nggak ngomong apa-apa misalnya, kita pasti bisa sampai mana-mana dan tidak akan tersesat. Sebabnya, segala petunjuk jalan sudah terpampang sengan jelas. Di semua area publik.

 

Burung mau tampil maksi dan stabil di segala cuaca, serta terjaga kesehatannya. Berikan LEMAN'S secara teratur, cukup 1 tetes untuk harian, bisa dicampur pada minuman, atau oleskan pada EF. Sudah banyak yang membuktikannya, jangan sampai ketinggalan...

 

Ketika saya ke Belanda, baik ke Amsterdam, Den Haag, Leiden atau kota-kota lainnya, nyaris bahasa Inggris tidaklah berguna. Nyaris tidak terpakai sama sekali.

Kalau pengennya ngobrol, orang Belanda lebih suka kalau kita bicara dalam bahasa Belanda daripada bahasa Inggris. Seperti juga di Prancis atau Jerman atau Itali.

 

SANTAI DI TAMAN SERASA DI RUMAH SENDIRI

 

Jadi, kalau mau jalan keluar negeri itu rumus pertamanya adalah yang penting pede. Kemampuan berbahasa asing itu nomor tujuh belas. Selain karena petunjuk-petunjuk terpampang dengan jelas, juga karena orang Indonesia itu gampang dijumpai di seluruh daratan Eropa. Minimal mahasiswa yang melanjutkan studi master atau doktoralnya?

Bagaimana dengan kalau beli-beli sesuatu? Itu lebih gampang lagi. Karena toko-toko di sana semuanya sudah pakai label harga dan mesin EDC. Kayak indomart atau alfamart di sini. Tinggal ambil barang, ke kasir, serahkan kartu debit (yang ada chipnya) atau kartu kredit, digesek di kasir, sudah selesai urusan. Sesimple itu.

 

Aman, alami, bebas efek samping. Menjaga perfoma burung, mencegah burung ngedrop, membersihkan tenggorokan dan melegakan pernafasan... tampil ngedur dan dorrr!

 

Kalau dibayangkan kelihatan menakutkan atau merepotkan jalan-jalan ke luar negeri itu. Tapi kalau sudah dijalani ternyata mudah saja dan tidak repot. Yang penting bisa baca tulis dan tahu angka dijamin bisa keliling Eropa dan pulang dengan selamat. Lalu ketagihan untuk datang lagi dan traveling lagi.

Yang paling menyenangkan dari Amamsterdam adalah living cost jauh lebih murah daripada negara-negara Eropa lainnya.  Harga buah, sayur, telor, susu, coklat, keju jika beli di minimarket-minimarket terhitung murah. Kadang sama dengan harga di Indonesia bahkan ada yang lebih murah. Jadi, kesan bahwa ke luar negeri itu mahal hanya bayangan gelap yang tidak sesuai kenyataan.

 

MODA TRANSPORTASI

 

Nah, pada musim semi 2-12 April nanti saya akan mengadakan trip  bareng lagi ke Eropa. Pas musim semi yang suhunya sekitar 12-15 derajat. Suhu yang enak si badan. Hawanya sejuk sehingga kalau jalan kaki ke mana pun tidak akan berkeringat.

Seperti trip sebelumnya, pesertanya dibatasi sedikit saja. Biar akrab dan ketika jalan mudah membuat kesepakatan. Mau ke mana, mau berapa lama di situ, mau nyobain apa, bisa dirundingkan bersama gimana enaknya. Biar puas kalau pengen merasakan experience tertentu. Yang pengen ikutan bisa mendaftarkan nama dan nomor paspornya ke email: matapenaku @gmail. com. Visa akan diurus bersama pada pertengahan Januari 2020.

 

 

Belanda akan menjadi tujuan utama dari trip ini. Selama dua hari kita akan ngubek-ngubek kota Amsterdam dengan gaya orang lokal. Dengan ngebolang sesuka hati ala backpacker yang tidak terikat aturan dan jadwal. Setelah itu perjalanan baru dilanjutkan ke Belgia, Paris, Jerman. Masing-masing Selama dua hari.

Traveling adalah hobi petualangan yang mengasikkan. Apalagi jika dilakukan rame-rame dalam group kecil. Pasti seru dan berkesan. Dan tentu saja akan terasa heroik ketika diceritakan.

 

MENGUNJUNGI BERBAGAI TEMPAT WISATA

 

Tertarik dengan gaya petualangan ala backpacker untuk keliling Eropa di musim semi? Amankan dulu seat Anda! Sekali lagi, jangan takut nggak bisa Inggris atau bahasa asing lainnya. Itu tidak terlalu penting.

Ingat mata pelatah lama, Tuhan selalu bersama orang-orang nekad. Siapa yang nekad dia akan selamat!

Sampai jumpa di Amsterdam! Menikmati bunga tulips yang sedang mekrok di sepanjang jalan.* (Among Kurnia Ebo)

BROSUR LOMBA,  KLIK DI SINI

 

KATA KUNCI: jalan-jalan bersama burung news

BERITA LAINNYA

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp