IWAN BERSAMA BUAH HATINYA DI BREEDING SANGKAR KOTAKNYA


IWAN GALANG BF: Sukses Ternak Murai Batu di Sangkar Kotak, Tiap Bulan Raih Puluhan Juta

Dalam berternak khususnya murai batu, umumnya para breeder pasti mempersiapkan tempat luas dengan beragam pendukung lainnya agar indukan bisa memproduksi secara maksimal. Namun, bagaimana jika ingin melakukan breeding murai batu dengan tempat seadanya?

Tak sedikit para kicau mania ingin mencoba untuk memulai breeding murai batu lantaran harganya yang menggiurkan untuk saat ini. Namun kendala lahan yang luas biasanya menjadi problem yang sering dijumpai dan melunturkan semangat.

 

TROTOL HASIL BREEDING SANGKAR KOTAK

 

Nah, disini burungnews.com akan membahas bagaimana cara berternak dengan lahan terbatas dan hasil yang maksimal. Salah satu contoh breeder yang bisa memaksimalkan lahan minim ialah Iwan dari Iwan Galang BF.

Iwan sebenarnya sudah memiliki 4 kandang ternak murai batu masing-masing berukuran panjang 1 meter, lebar 1 meter dan tinggi 1.5 meter. Namun ini merupakan batas maksimal dari lahannya, karena Iwan ingin mengembangkan ternaknya, pria asal kota Surabaya ini pun bereksperimen berternak di sangkar kotak pada tahun 2018 lalu.

 

 

“Kalau cuma mengandalkan 4 kandang saja saya rasa hasilnya belum bisa optimal karena pasti ada kendala saat melakukan breeding. Akhirnya karena ingin mengembangkan ternak ini, ide menggunakan sangkar kotak pun muncul,” buka Iwan saat ditemui di kediamannya.

Sebelum ternak dimulai, Iwan melakukan proses penjodohan dengan cara menempelkan pejantan dan betina di sangkar kotak yang berbeda. Proses penjodohan dilakukan selama beberapa hari sampai kedua burung ini terlihat saling berinteraksi.

 

HASIL PRODUKSI BREEDING IWAN

 

“Proses penjodohan tergantung kecocokannya, kalau beruntung bisa 1 hari tapi kalau tidak ya bisa sampai 1 Minggu. Lebih dari itu berarti tidak jodoh dan kalau bisa jangan dipaksakan karena takutnya bisa berkelahi dan hasil terburuknya si pejantan membunuh betina,” beber Iwan.

Setelah proses penjodohan selesai, waktunya untuk melihat perkembangan kawinnya. Dalam fase ini Iwan memberikan pakan berupa jangkrik, kroto dan ulat secara penuh tiap harinya alias tanpa ada takaran. “Biarkan makan sepuasnya, karena burung akan cepat produksi kalau segi pakannya terpenuhi,” ucap Iwan.

 

 

Karena indukan yang dipakai merupakan mantan gaconya, Iwan selalu memindahkan pejantan di sangkar lain setelah betina bertelur dan dibuahi. “Kalau tidak begitu takutnya pejantan membuang telur atau anakannya karena si betina fokus pada anaknya. Untuk menyiasatinya saya melakukan sistem poligami,” jelas Iwan.

Saat betina pertama fokus memecahkan telur atau membesarkan anaknya, pejantan ditaruh di sangkar lain yang ada betina lainnya. “Dari pengalaman saya berternak 3 tahunan menggunakan sistem poligami selama ini. Kalau pejantan sudah ditaruh sangkar lain biasanya tidak akan rewel dalam memilih betina lainnya, jadi pasti mau kawin,” ungkapnya.

 

EX JAWARA. INDUKAN YANG DITANGKAR IWAN GALANG BF

 

Dalam 6 sangkar kotak, Iwan bisa memanen kisaran 1 hingga 2 anakan tiap sangkar selama 1 bulanan. Karena yang dijual merupakan trah dari indukan ex jawara, Iwan membanderolnya seharga 2 juta untuk ring Iwan Galang BF dan 3 juta untuk double ring yakni APBN feat Iwan Galang BF.

“Kalau dikalkulasikan, dalam waktu 1 bulanan bisa produksi kisaran 10 lebih anakan pada 6 sangkar kotak ini. Tapi semua kembali lagi pada pemahaman karakter, karena hasil bisa maksimal jika kita bisa faham apa yang diinginkan indukan,” tutup Iwan. [SINGGIH]

AGENDA & BROSUR LOMBA, KLIK DI SINI

 

Hari gini belum pakai TWISTER? Segera merapat di kios-kios / agen terdekat, bila belum ada mintalah untuk menyediakan, biar Anda dan para kicau mania lainnya lebih mudah mendapatkannya. Coba dan buktikan kualitasnya, dan berikan respon melalui hotline 08112663908.

 

PRIA INI RAIH PULUHAN JUTA TIAP BULANNYA BERKAT TERNAK MURAI BATU DI SANGKAR KOTAK

 

 

KATA KUNCI: iwan galang bf

BERITA LAINNYA

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp