JUARA CENDET A

GERDUPAPAK REBORN + DATA JUARA

Sabtu Depan Gulirkan Liga Cendet dan Kacer

Setelah mendapat desakan dari pemain, agar Gerdupapak Reborn (GPR) segera merilis Liga, H. Indra Bodrex pun menyetujui. Mulai Sabtu depan, 7 November, GPR akan merilis Liga Cendet dan Kacer.

Setelah cukup lama vakum, Liga Gerdupapak Reborn akhirnya bakal kembali meramaikan dunia perburungan Jombang dan sekitarnya. Rencananya, kompetisi berseri ini mulai digulirkan lagi pada Sabtu, 7 November 2026, dengan membuka dua kelas sebagai pemanasan sekaligus pembuka persaingan, yakni Cendet dan Kacer.

Kembalinya Liga Gerdupapak Reborn tentu menjadi kabar menggembirakan bagi para pemain. Pasalnya, kompetisi seperti ini bukan sekadar ajang berburu juara di setiap pekan, tetapi juga menjadi wadah untuk menguji konsistensi gaco, mengasah mental tarung, sekaligus meningkatkan prestise burung yang diorbitkan.

 

JUARA KACER A

 

H. Indra Bodrex, CEO Gerdupapak Reborn, menjelaskan bahwa konsep Liga kali ini sebenarnya masih mengacu pada format yang pernah digarap sebelumnya. Cendet dan Kacer dipilih sebagai kelas pembuka. Selanjutnya, kompetisi akan digilir ke beberapa jenis burung lainnya.

"Seperti yang sudah kita garap dulu, Cendet dan Kacer jadi pilihan pertama. Selanjutnya baru digilir Cucak Hijau dan Kenari, terus Murai Batu dan Love Bird. Semoga dengan adanya Liga ini, para pemain lebih bersemangat melatih gaco. Imbasnya, akan banyak pemburu gaco yang merapat ke Gerdupapak Reborn," ujar H. Indra Bodrex.

Pengumuman kembalinya Liga tersebut disampaikan pada Rabu, 4 November 2026, bertepatan dengan gelaran Latber Rutin Gerdupapak Reborn di Lapangan Waduk Parimono, Jombang. Respons para pemain pun cukup positif. Terutama dari kalangan Cendet dan Kacer yang menyambut rencana ini dengan penuh antusias.

 

 

Bagi para pemilik gaco, Liga tentu memberikan tantangan tersendiri. Mereka bukan hanya dituntut tampil bagus dalam satu kali penampilan, tetapi juga harus mampu menjaga performa secara konsisten. Artinya, persaingan bakal lebih menarik karena setiap peserta punya kesempatan untuk membuktikan kualitas gaconya dari satu seri ke seri berikutnya.

Antusiasme itu salah satunya datang dari Rafie, punggawa WR Team, yang dikenal sebagai pemilik Cendet Raja Sampung. Ia mengaku senang dengan kembali digulirkannya Liga Gerdupapak Reborn. Menurutnya, kompetisi berseri seperti ini bisa memberikan warna baru sekaligus meningkatkan gairah para pemain untuk terus mengorbitkan gaco terbaiknya.

"Jadi bukan sekadar latihan, prestise gaco akan terangkat, dan akan banyak gaco Cendet yang diikutkan Liga. Saya juga akan punya peluang untuk memperkuat skuad dengan gaco baru," cetus Rafie.

 

JUARA MURAI BATU A

 

Menariknya, di gelaran Latber Rutin kali ini, Raja Sampung langsung memberikan bukti kualitasnya. Turun di kelas Cendet, gaco andalan WR Team tersebut sukses membukukan double winners alias nyeri juara 1.

Dengan senjata suara roll pukulan yang dahsyat, Raja Sampung mampu mencuri perhatian dan mengungguli para rivalnya. Penampilan impresif ini sekaligus menjadi sinyal bahwa WR Team sudah punya modal bagus untuk menyambut persaingan Liga yang akan segera dimulai.

Jika melihat respons para pemain sejak pengumuman disampaikan, kembalinya Liga Gerdupapak Reborn tampaknya bakal menjadi magnet baru bagi komunitas kicau mania. Persaingan antargaco diprediksi semakin ramai, terlebih dengan adanya kesempatan untuk membangun skuad dan mengukur kualitas burung secara berkelanjutan.

 

JUARA CUCAK HIJAU A

 

 

ANTUSIASME PEMAIN KACER

Persaingan di kelas Kacer juga mulai menunjukkan geliatnya. Salah satu yang paling antusias menyambut kabar kembalinya Liga Gerdupapak Reborn adalah Risma 234. Pemain lawas yang sempat cukup lama menepi dari hingar-bingar kompetisi Kacer ini mengaku kembali bersemangat setelah mendengar kelas kesayangannya bakal punya agenda Liga tersendiri.

Apalagi, saat ini Risma sudah memiliki gaco prospek yang siap dipoles untuk menghadapi persaingan. Di kelas Kacer A, Lali Jiwo yang dikawal Midin sukses mengamankan posisi tiga besar. Meski belum berhasil naik ke puncak podium, hasil tersebut menjadi modal positif bagi Risma untuk kembali meramaikan persaingan di kelas Kacer.

Lali Jiwo harus mengakui keunggulan Sensus milik Guteh yang berhasil bertengger di posisi puncak, disusul Hipnotis koleksi Agus Winarko di peringkat kedua. "Pas banget, begitu saya kembali, langsung disuguhi Liga. Selain Lali Jiwo, saya akan berburu gaco lagi," bilang Risma 234 dengan penuh semangat.

 

Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

 

Kembalinya Risma tentu menjadi tambahan warna tersendiri bagi persaingan Kacer di Jombang. Apalagi, pemain yang sudah cukup lama malang melintang ini bukan sekadar datang untuk meramaikan gantangan. Ia juga punya ambisi membangun kembali skuad Kacer agar bisa bersaing dalam setiap seri Liga.

Di sisi lain, Guteh dan Agus Winarko tentu tak mau tinggal diam. Keduanya selama ini dikenal sebagai bagian dari tokoh penggerak komunitas Kacer di Jombang. Dengan munculnya kembali Liga Gerdupapak Reborn, mereka pun siap ikut menghidupkan atmosfer persaingan agar kelas Kacer semakin ramai dan kompetitif.

Bahkan, dukungan terhadap Liga tak hanya sebatas ikut menggantang gaco. Guteh secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk ikut menyokong kemeriahan kompetisi, termasuk membantu hadiah bagi para juara Liga. "Pokok e gass, gak usah ragu Pak Bos. Nanti kami siap bantu hadiah juara Liga," cetus Guteh.s

 

JUARA KENARI A

 

Dukungan seperti ini tentu menjadi suntikan semangat bagi penyelenggara. Sebab, suksesnya sebuah Liga bukan hanya bergantung pada panitia, tetapi juga membutuhkan keterlibatan dan kebersamaan para pemain. Kalau pemain, tokoh komunitas, dan penyelenggara sudah satu frekuensi, bukan tidak mungkin kelas Kacer Gerdupapak Reborn bakal kembali menjadi salah satu barometer persaingan di Jombang.

Dengan munculnya nama-nama seperti Risma 234, Guteh, dan Agus Winarko, persaingan Liga Kacer tampaknya bakal sulit diprediksi. Apalagi, bursa perburuan gaco mulai terbuka. Bisa jadi, Lali Jiwo dan kawan-kawan hanya menjadi pembuka dari persaingan yang jauh lebih panas di seri-seri berikutnya. (juned)

BROSUR & AGENDA LOMBA, KLIK DI SINI

 

JUARA KENARI B

 

Hati-hati, makin gencar beredar produk PALSU! Pastikan anda mendapatkan produk SUPER-N asli. Jangan ragu memastikan kepada kios/toko, minta ditunjukkan kardus yang ASLI adalah seperti di bawah ini. Perhatikan juga warna, bentuk, dan ciri BOTOL SUPER-N yang asli.

 

 

 

KATA KUNCI: gerdupapak reborn data juara liga cendet liga kacer

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp