
H NASEH DAN SUPER SONIC
GERDUPAPAK REBORN + DATA JUARA
Prepare ke Piala Kapolres, Super Sonic Tolak Mahar 3 Digit
Arjuno lagi panas, siap tebar ancaman di Piala Kapolres Jombang 2026. Begitu juga Super Sonic yang tampil gokil di kelas Murai Batu A, gaco yang pernah nolak mahar 3 dijit ini siap hadir tanggal 21 Juni.
Pemanasan jelang Piala Kapolres Jombang 2026 benar-benar dimanfaatkan maksimal oleh Aselik. Murai batu andalannya, Arjuno, sengaja dipanaskan di Gerdupapak Reborn, Sabtu (13/6/2026), untuk menguji kesiapan sebelum turun di laga yang lebih bergengsi.
TOPSONG dengan bangga memperkenalkan TOPSONG PREMIUM kemasan baru dengan botol, dengan tambahan pengaman. Infomasi, hubungi 0813.2941.0510.

Sejak pintu gantangan dibuka, Arjuno langsung mengumbar senjata andalannya. Lagu roll yang rapat disambung pukulan-pukulan panjang terus mengalir tanpa jeda, membuat suasana gantangan memanas. Di sebelahnya, Mafia milik Moppy juga tampil ngotot dan memberikan perlawanan sengit. Duel dua gaco ini sukses menyita perhatian para pemain yang hadir di pinggir lapangan.
Meski persaingan berlangsung ketat, Arjuno mampu mencuri keunggulan tipis lewat kestabilan irama dan materi lagu yang terus keluar hingga akhir penilaian. Penampilan itu menjadi sinyal kalau performanya sedang berada di trek terbaik menjelang event akbar yang tinggal menghitung hari.

JUARA MURAI BATU G24
Aselik pun optimistis dengan kondisi gaco kesayangannya. Menurutnya, performa kali ini menjadi modal berharga untuk berburu prestasi yang lebih tinggi.
"Kalau melihat performanya sekarang, saya yakin di Piala Kapolres nanti Arjuno bisa meraih juara," ujar Aselik penuh percaya diri.

JUARA MURAI BATU VIP
Dengan performa yang terus menanjak dan mental tarung yang mulai terbentuk, Arjuno layak masuk daftar gaco yang patut diwaspadai. Jika mampu mempertahankan kestabilannya hingga hari H, bukan tidak mungkin namanya bakal ikut menghiasi podium juara di Piala Kapolres Jombang 2026.
SUPER SONIC GOKIL
Salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian di gelaran Gerdupapak Reborn, Sabtu (13/6/2026), datang dari murai batu Super Sonic milik H. Naseh dari Arka SF. Meski datang dengan persiapan yang jauh dari kata ideal, gaco ini tetap mampu menunjukkan kelasnya dan sukses mengamankan podium puncak di kelas Murai Batu A.
Karena datang terlambat ke arena, Super Sonic harus puas menempati nomor pojok, posisi yang sering dianggap kurang menguntungkan oleh sebagian pemain. Belum lagi proses persiapannya yang serba terburu-buru membuat kondisinya belum benar-benar siap tempur.
"Tadi datangnya terlambat, jadi gak kebagian nomor tengah. Persiapannya juga keburu, makanya Super Sonic belum bisa tampil maksimal," ungkap H. Naseh.

JUARA MURAI BATU MUDA A
Namun yang namanya burung kualitas istimewa tetap sulit dibendung. Begitu gantangan dimulai, Super Sonic langsung mengobral materi lagu dengan volume yang menggelegar. Pukulan-pukulan khas cililin dan kapas tembak dilepas panjang-panjang hingga berkali-kali membuat perhatian juri dan penonton tertuju padanya.
Meski menurut sang pemilik performanya belum mencapai level terbaik, Super Sonic tetap sukses mengunci Juara I dengan raihan Koncer A mutlak, membuktikan kualitasnya memang berada di level atas.

JUARA KENARI A
H. Naseh juga menjelaskan bahwa saat berada dalam kondisi puncak, Super Sonic biasanya tampil lebih brutal. Gaya sujud nekan sambil membongkar lagu isian menjadi ciri khas yang kerap membuat lawan kesulitan mengejar.
"Kalau tampil maksimal, Super Sonic biasanya sujud nekan sambil ngebongkar lagu isian. Kali ini cuma nge-play, lebih banyak obral pukulan panjang, tapi roll rapatnya belum keluar semua," jelasnya.
Hati-hati, makin gencar beredar produk PALSU! Pastikan anda mendapatkan produk SUPER-N asli. Jangan ragu memastikan kepada kios/toko, minta ditunjukkan kardus yang ASLI adalah seperti di bawah ini. Perhatikan juga warna, bentuk, dan ciri BOTOL SUPER-N yang asli.

Di sela-sela perlombaan, penampilan Super Sonic juga menarik perhatian Ryan Channel, YouTuber asal Jombang, yang sempat penasaran dengan nilai mahar sang jawara. Jawaban H. Naseh pun langsung bikin banyak orang melongo.
"Sekarang saya belum ada niat melepas Super Sonic. Dulu waktu juara satu di Prasasti Malang sempat ada yang nawar Rp100 juta. Prestasinya juga sudah banyak, bukan cuma di Prasasti, tapi juga sering juara di event-event SMR dan lomba bergengsi lainnya," beber H. Naseh.

JUARA CUCAK HIJAU G24
Dengan segudang prestasi, materi lagu mewah, volume tembus, dan mental tarung yang sudah teruji di berbagai event besar, Super Sonic kembali membuktikan dirinya bukan sekadar burung pelengkap gantangan. Meski tampil dalam kondisi belum maksimal, ia tetap sanggup mengacak-acak persaingan dan membawa pulang kemenangan.
LOKY MENDOMINASI KENARI
Di kelas Kenari, Loky milik Upik dari SJ Group menjadi satu-satunya gaco yang berhasil meraih dua prestasi emas. Turun di kelas Kenari A dan B, Loky membabat podium puncak setelah mengalahkan Lato-Lato dan Kurama milik Rujin dari Awu Awu Skuad.

JUARA CUCAK HIJAU VIP
Namun, bagi Aziz dari Sonic SF, pemilik Lato Lato, juara II yang diraih kali jauh lebih membanggakan. Ini menandakan kebangkitan Lato Lato dari Keterpurukan. Belakangan, lebih dari satu tahun, nama Lato Lato seolah tenggelam dari pentas kicauan.
"Sudah saatnya Lato Lato kembali ke lapangan dan mengukir prestasi. Minggu depan saya optimis bisa memabwa pulang tropy dari even Piala Kapolres Jombang 2026," tegas Aziz optimistis. (juned)
BROSUR & AGENDA LOMBA, KLIK DI SINI


JUARA CENDET A

JUARA KACER A


BERITA LAINNYA
KATA KUNCI: gerdupapak reborn data juara piala kapolres super sonic









