JUARA MURAI BATU G24

GERDUPAPAK REBORN + DATA JUARA

Kelas Makin Komplit, Latber Serasa Even

Gerdupapak Reborn Makin di Depan! Kini kelas yang dibuka di GPR makin komplit. Murai Batu, Murai Batu Muda, Cucak Hijau, Cendet, Kacer, Kenari, dan Love Bird. Di laga Murai Batu hari ini, Tejo menggegerkan kelas Murai Batu G24, Begal kuasai kelas VIP.

Gerdupapak Reborn terus membuktikan diri sebagai salah satu gantangan paling bergengsi di Jawa Timur. Bukan hanya pesertanya yang selalu membludak, kelas yang dilombakan pun semakin lengkap sehingga mampu mengakomodasi berbagai komunitas penghobi burung berkicau.

 

TOPSONG dengan bangga memperkenalkan TOPSONG PREMIUM kemasan baru dengan botol, dengan tambahan pengaman. Infomasi, hubungi 0813.2941.0510.

 

Mulai dari Murai Batu, Murai Batu Muda, Cucak Hijau, Cendet, Kacer, Kenari, hingga Love Bird, semuanya kini mendapat tempat di gantangan biru kebanggaan Jombang ini. Latihan bersama yang dimulai pukul 11.30 WIB hingga sekitar 16.00 WIB itu selalu dipenuhi pemain dari Jombang maupun luar daerah.

Di Latber rasa even hari ini, Sabtu 18 Juli 2026, persaingan sengit langsung tersaji di kelas Murai Batu G24. Kali ini giliran Tejo, amunisi milik Aan dari Nganjuk, yang sukses mencuri perhatian. Sejak awal digantang, Tejo tampil begitu meyakinkan. Karakter tenang berpadu dengan materi lagu mewah membuat aksinya sulit ditandingi lawan-lawannya.

 

JUARA MURAI BATU VIP

 

Pukulan panjang yang tajam, roll lagu rapat, serta isian burung-burung kecil yang variatif terus dimuntahkan sepanjang penilaian. Ditambah durasi kerja yang stabil dan irama lagu yang mengalir, Tejo akhirnya dinobatkan sebagai juara terbaik di kelas Murai Batu G24.

Menariknya, kemenangan burung dari luar kota bukanlah hal baru di Gangtangan Biru yang dipimpin H. Indra Bodrex ini. Justru hal itu menunjukkan bahwa gantangan ini benar-benar mengedepankan penjurian fair play. Siapa pun yang tampil paling siap, dialah yang berhak berdiri di podium juara, tanpa melihat asal daerah maupun nama besar pemiliknya.

 

JUARA LOVE BIRD FIGHTER B

 

Namun cerita berbeda terjadi di kelas Murai Batu VIP, kelas bergengsi yang diikuti lebih dari 50 kontestan. Setelah sebelumnya hanya mampu finis di posisi ketiga pada kelas G24, Begal, gaco milik H. Haikal dari Denanyar BC yang membawa panji Duta Piala Mandor, bangkit dengan penampilan luar biasa.

Begitu digantang di posisi tengah, Begal langsung mengeluarkan seluruh kemampuannya. Roll lagu rapat dipadukan pukulan-pukulan panjang dilontarkan tanpa jeda. Intensitas kerjanya terus terjaga dari awal hingga akhir, membuat para juri berkali-kali memberikan perhatian.

 

Hati-hati, makin gencar beredar produk PALSU! Pastikan anda mendapatkan produk SUPER-N asli. Jangan ragu memastikan kepada kios/toko, minta ditunjukkan kardus yang ASLI adalah seperti di bawah ini. Perhatikan juga warna, bentuk, dan ciri BOTOL SUPER-N yang asli.

 

"Mainnya memang lebih bagus kalau dapat posisi tengah. Dia bisa melawan gaco di kiri dan kanan seperti nggak pernah kehabisan energi," ungkap H. Haikal usai pengumuman juara.

Strategi tersebut terbukti ampuh. Begal tampil jauh lebih beringas dan berhasil merebut podium tertinggi, sekaligus memaksa Tejo yang sebelumnya berjaya di kelas G24 turun takhta pada sesi VIP.

 

JUARA KENARI A

 

Hasil ini kembali membuktikan betapa ketatnya persaingan di Gerdupapak Reborn. Satu sesi bisa menjadi milik Tejo, tetapi sesi berikutnya mampu dibalikkan oleh Begal. Adu kualitas, mental, dan performa benar-benar menjadi penentu kemenangan di arena ini.

 

LOVE BIRD REBORN

Tak hanya kelas Murai Batu yang menjadi magnet, Gerdupapak Reborn juga menghadirkan kejutan besar dengan membuka kelas Love Bird untuk pertama kalinya. Respons para penghobi ternyata luar biasa. Jumlah peserta membludak dan langsung menjadi bukti bahwa pamor Love Bird di Jombang mulai bangkit kembali.

Suasana arena pun terasa semakin semarak. Love Bird-Love Bird terbaik saling unjuk durasi, ngekek panjang, dan kualitas kerja yang menghidupkan kembali atmosfer yang sempat lama dirindukan para penghobi.

 

JUARA CUCAK HIJAU VIP

 

Abyan, salah satu pemain Love Bird kawakan di Jombang, menyambut positif langkah Gerdupapak Reborn tersebut. Menurutnya, semakin banyak gantangan besar yang membuka kelas Love Bird, semakin cepat pula kebangkitan komunitas ini.

"Setelah Denanyar BC, dibukanya kelas Love Bird di gantangan fenomenal ini tentu menjadi kabar yang sangat menggembirakan. Saya optimistis ini akan mengangkat kembali gengsi kelas Love Bird ke level yang lebih tinggi. Kalau event-event besar terus memberi ruang untuk Love Bird, saya yakin komunitasnya akan semakin berkembang dan bisa kembali seramai lima tahun silam," ujar Abyan.

 

 

Kehadiran kelas Love Bird sekaligus melengkapi wajah baru Gerdupapak Reborn sebagai gantangan dengan kelas paling komplet di kawasan Jombang. Dengan penjurian yang konsisten, fasilitas yang nyaman, persaingan yang sportif, serta antusiasme peserta yang terus meningkat dari berbagai daerah, Gerdupapak Reborn semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu barometer dunia lomba burung berkicau di Jawa Timur.

Melihat perkembangan tersebut, bukan tidak mungkin setiap pekannya Gerdupapak Reborn akan terus dipadati kicaumania. Persaingan semakin panas, kualitas gaco semakin merata, dan atmosfer kompetisi semakin bergengsi. Gerdupapak Reborn kini bukan sekadar tempat berlomba, tetapi telah menjadi panggung pembuktian bagi burung-burung terbaik dari berbagai daerah. (juned)

BROSUR & AGENDA LOMBA, KLIK DI SINI

 

JUARA CENDET A

 

JUARA KACER A

 

 

 

 

KATA KUNCI: gerdupapak reborn data juara tejo aan h indra bodrex

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp