JUARA MURAI BATU G24 A

GERDUPAPAK REBORN + DATA JUARA

Gerdupapak Reborn Buka Kelas Baru, MB Dragon Melejit

Menyongsong musim kompetisi tahun 2026 yang makin sengit, Gerdupapak Reborn kembali bikin gebrakan membuka kelas baru, dan langsung mendapat respons positif dari para pemain.

Di gelaran terbaru Gerdupapak Reborn yang berlangsung pada Sabtu, 24 Januari 2026, di Lapangan Waduk Parimono, Jombang, CEO Gerdupapak Reborn H. Indra Bodrex menambah satu kuota kelas Cucak Hijau G24 dengan banderol tiket Rp 60 ribu.

 

 

Langkah ini jelas jadi sinyal kuat bahwa Gerdupapak Reborn serius memanjakan pemain sekaligus mempersiapkan atmosfer lomba yang lebih kompetitif ke depan. Seperti yang sudah lebih dulu terjadi di kelas Murai Batu Gerdupapak G24—yang nyaris selalu full tanpa nomor kosong—kelas Cucak Hijau G24 juga diproyeksikan bisa mengikuti jejak serupa.

Antusiasme pemain pun sebenarnya sudah terlihat sejak pemesanan tiket dibuka. Namun, di hari H, kuota kelas baru ini belum sepenuhnya terisi. Dari total 24 nomor, terpantau hanya 22 gaco yang naik gantangan.

 

JUARA MURAI BATU VIP

 

“Sebenarnya kalau mengacu pesanan tiket, kelas Cucak Hijau G24 ini sudah full. Cuma pas lomba dimulai, ada dua pemain yang belum datang, jadi kelihatan masih ada nomor kosong,” terang H. Indra Bodrex dengan santai.

Meski begitu, kondisi ini tidak mengurangi kualitas lomba. Atmosfer tetap hidup, tensi tetap terasa, dan performa gaco-gaco yang tampil pun tidak main-main.

 

JUARA CUCAK HIJAU VIP

 

Salah satu pemain yang ikut merasakan geliat positif Gerdupapak Reborn adalah Bagas Gavelo. Pemain murai batu yang sudah setia mengikuti perjalanan Gerdupapak Reborn sejak berdiri pada September 2024 ini optimistis kelas baru tersebut bakal berkembang pesat.

“Saya yakin ke depannya kelas Cucak Hijau G24 ini bisa dibuka dua kelas, seperti murai batu. Tinggal nunggu waktu saja,” ujar Gavelo dengan penuh keyakinan.

 

Apapun problem "bunyi" pada burung Anda, dari mulai MACET sampai hanya mau tampil angot-angotan, berikan MONCER-1, tunggu beberapa hari, langsung JOSS.

 

Di gelaran kali ini, Bagas Gavelo sendiri menurunkan gaco andalannya Dragon di kelas Murai Batu G24 B. Hasilnya? Langsung gaspol ke podium puncak. Dragon sukses mengunci juara 1, meski kondisinya sejatinya belum 100 persen siap tempur.

Gavelo mengaku awalnya tidak berniat menurunkan Dragon karena masih dalam masa dokor, dengan bulu ekor yang belum sepenuhnya sempurna. Namun karena ingin sekadar pemanasan dan mengukur kondisi lapangan, Dragon akhirnya dicoba turun satu sesi. Tak disangka, hasilnya justru di luar nalar.

 

JUARA CUCAK HIJAU G24

 

Sejak digantang, Dragon langsung menunjukkan kelasnya. Gaya sujud hormat juri dipamerkan sambil membongkar materi suara mewah—mulai dari cililin, kenari, hingga besetan cucak jenggot yang jadi ciri khasnya. Aksi ini sukses mencuri perhatian juri dan penonton hingga akhir penilaian.

Performa Dragon bahkan bisa disejajarkan dengan Psikopat, gaco andalan Samulia dari Oxy SF, yang lebih dulu moncer di kelas Murai Batu G24 A. Di kelas pembuka gelaran Gerdupapak Reborn ini, Psikopat yang menempati nomor 19 benar-benar tampil dominan.

 

JUARA KENARI A

 

Sejak awal digantang hingga akhir lomba, roll pukulan Psikopat terus dicecar tanpa jeda, dikombinasikan dengan gaya sujud yang rapi dan konsisten. Menariknya, gaco ini sebenarnya berada dalam kondisi cukup padat jadwal, karena terus dimainkan mulai Rabu hingga Sabtu. Namun faktanya, Psikopat tetap stabil, fokus, dan kembali mengamankan podium 1.

Dengan dibukanya kelas baru dan performa gaco-gaco papan atas yang kian menggila, Gerdupapak Reborn semakin menegaskan diri sebagai salah satu gantangan yang patut diperhitungkan di musim 2026. Jika tren ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Gerdupapak Reborn bakal jadi barometer lomba di wilayah Jombang dan sekitarnya

 

Hati-hati, makin gencar beredar produk PALSU! Pastikan anda mendapatkan produk SUPER-N asli. Jangan ragu memastikan kepada kios/toko, minta ditunjukkan kardus yang ASLI adalah seperti di bawah ini. Perhatikan juga warna, bentuk, dan ciri BOTOL SUPER-N yang asli.

 

[17.28, 24/1/2026] Yuyun/Djoened: Sementara itu, kelas Cucak Hijau G24 yang kini mulai diplot sebagai ikon anyar Gerdupapak Reborn, langsung menyajikan persaingan sengit. Meski berstatus kelas baru, kualitas tarungannya sama sekali tidak bisa dipandang sebelah mata.

Di kelas ini, Saldo yang diturunkan Mr STNK dari Kayna SF tampil paling konsisten dan sukses mengamankan juara 1. Sejak digantang, Saldo sudah menunjukkan performa stabil dengan kerja aktif, volume tembus, serta materi lagu yang terus keluar tanpa ragu. Perlahan tapi pasti, Saldo mampu menekan para rivalnya hingga akhir penilaian.

 

JUARA KACER A

 

Persaingan terdekat datang dari Artomoro, gaco milik Takim dari Mengel BC, yang harus puas mengunci podium dua. Artomoro sebenarnya tidak tampil buruk—kerja rajin dan durasi cukup panjang—namun masih kalah tipis dalam hal variasi dan kontinuitas serangan.

Sementara Topan, andalan Muji dari MMJ SF, melengkapi tiga besar dengan menempati posisi ketiga, usai tampil cukup stabil meski belum sepenuhnya lepas dalam membongkar materi.

 

CUCAK HIJAU MERIAH

Bergeser ke kelas Cucak Hijau VIP, inilah kelas yang benar-benar jadi magnet. Diikuti sekitar 50-an gaco, kelas VIP menjelma sebagai kelas paling ramai dan paling panas di sektor cucak hijau. Sejak awal lomba, atmosfer sudah terasa berbeda—gantangan penuh, sorak penonton mengalir, dan tensi persaingan benar-benar naik satu level.

 

JUARA CENDET A

 

Di tengah ketatnya persaingan, Zain PZR sukses mengorbitkan Asahi ke puncak podium. Asahi tampil meyakinkan dengan gaya kerja agresif, rajin bunyi, serta mental tarung yang kuat meski berada di tengah tekanan puluhan gaco lawan. Kombinasi lagu rapi dan kontrol emosi yang stabil membuat Asahi jadi pusat perhatian juri hingga peluit akhir.

Di posisi runner-up, kembali muncul nama Topan, gaco milik Muji dari MMJ SF, yang kali ini harus mengakui keunggulan Asahi. Meski gagal meraih juara 1, performa Topan tetap patut diacungi jempol karena mampu konsisten bersaing di dua kelas berbeda.

 

 

Sementara Jabrix, milik Hasan dari Bandung, menutup podium juara 3 usai menunjukkan perlawanan sengit dengan karakter suara kasar dan durasi kerja yang cukup panjang.

Dengan ramainya kelas VIP dan mulai bersinarnya kelas Cucak Hijau G24, Gerdupapak Reborn kian menegaskan diri sebagai gantangan yang ramah untuk semua level pemain. Dari kelas baru hingga kelas elite, semua dikemas kompetitif dan berkelas — sebuah sinyal kuat bahwa sektor cucak hijau siap menjadi salah satu tulang punggung Gerdupapak Reborn di musim 2026. (juned)

BROSUR & AGENDA LOMBA, KLIK DI SINI

 

JUARA MURAI BATU MUDA A

 

JUARA MURAI BATU A

 

TOPSONG dengan bangga memperkenalkan TOPSONG PREMIUM kemasan baru dengan botol, dengan tambahan pengaman. Infomasi, hubungi 0813.2941.0510.

 

 

 

KATA KUNCI: gerdupapak reborn data juara buka kelas baru mb dragon

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp