
JUARA CENDET A
GERDUPAPAK REBORN + DATA JUARA
Cendet Hashirama Curi Spot, Kelas MB Menyala
Slevensy SF tidak pernah berhenti mendatangkan gaco cendet. Setelah melepas Arjuna, kini sudah ada Hashirama. Di Gerdupapak Reborn, Hashirama moncer di tangga teratas.
Slevensy SF memang gak ada rem kalo urusan amunisi cendet. Habis ngelepas Arjuna, sekarang muncul nama baru yang langsung bikin geger: Hashirama. Baru nongol, tapi auranya sudah kayak langganan podium. Di gelaran Gerdupapak Reborn, Sabtu 2 Mei 2026, gaco satu ini langsung tancap gas dan duduk manis di puncak. Gak pakai pemanasan lama, langsung “gaspol” dari awal gantang.

SITI JUARA MURAI BATU G24 A
Irwan dari Slevensy SF emang dikenal totalitas kalo ngomongin cendet. Buat dia, tipe fighter itu bukan sekadar gaya, tapi udah jadi DNA. Di markasnya yang ada di Parimono, Jombang, lebih dari sepuluh gaco mapan standby, dan mayoritas udah kenyang jam terbang di lomba-lomba gede. Jadi gak heran kalo tiap turun, selalu bawa ancaman serius.
Di event kali ini, Slevensy nurunin dua jagoannya: Hashirama dan Pancasona. Tapi spotlight jelas jatuh ke Hashirama. Di kelas Cendet A yang full 24 kontestan, dia tampil brutal. Materi komplit: roll tembak ngalir, speed rapat, jeda minim, plus durasi kerja yang stabil dari awal sampai akhir. Ditaruh di pojok pun gak ngaruh, malah makin menggila.
TOPSONG dengan bangga memperkenalkan TOPSONG PREMIUM kemasan baru dengan botol, dengan tambahan pengaman. Infomasi, hubungi 0813.2941.0510.

Dikawal Ade Slevensy, Hashirama langsung ngegas tanpa ampun, bikin juri gak bisa kedip. “Kalau urusan lagu, roll, speed sama durasi, Hashirama masih sangat layak bersaing di level atas. Ini bisa jadi amunisi utama Slevensy buat lomba akbar ke depan,” ujar Ade dengan penuh keyakinan.
Walaupun identik sama cendet, bukan berarti Slevensy kosong di murai batu. Stok MB mereka juga gak kaleng-kaleng. Sayangnya, di event ini mereka lagi fokus, jadi gak nurunin satu pun gaco murai batu andalan. Padahal kelas MB lagi ramai-ramainya.

JUARA MURIA BATU VIP
Dan bener aja, kelas Murai Batu hari itu bener-bener “kebakaran”. Kelas G24? Tiket langsung sold out tanpa sisa. Kelas Vip yang disiapin 63 slot, sama aja, ludes seketika. Antusiasme pemain bener-bener gila, bikin atmosfer makin panas.
Di kelas Murai Batu G24 yang jadi partai neraka, nama Siti kembali unjuk taji. Gaco milik Er Davan ini tampil meyakinkan dengan volume tembus, isian komplit, dan durasi kerja yang mewah.

MURAI BATU VIP FULL
Walaupun harus duel sengit sama Kurinci andalan H. Edwin dari Patimura, Siti tetap berhasil mengunci posisi puncak. Duelnya ketat banget, tapi Siti masih unggul tipis di mata juri.
Sayangnya, performa Siti agak turun di kelas VIP. Di tengah 63 gaco yang brutal semua, Siti harus puas turun ke posisi tiga. Sementara itu, takhta juara diambil alih oleh Tedjo, gaco milik H. Rudi dari BA JKT. Selain prestasi, Tedjo juga bawa pulang cuan manis, hadiah 1 juta dari tiket yang cuma 30 ribu. Auto senyum lebar.

ROCKET KEMBALI MEROKET
Bukan cuma cendet dan murai batu yang bikin panas arena, kelas Cucak Hijau juga gak kalah sengit, bro! Apalagi di kelas Cucak Hijau VIP yang digelar habis Murai Batu G24 A—langsung jadi incaran para pemain. Tiket hampir ludes, suasana full tegang dari awal gantang.
Dan di tengah panasnya persaingan itu, satu nama langsung mencuat: Rocket. Gaco milik Sam You Le dari Liar Pol ini tampil brutal dan sukses nyuri perhatian juri maupun penonton.

JUARA CUCAK HIJAU VIP
Yang bikin makin menarik, Rocket ini ternyata sempat dilamar serius sama Bang Kojin dengan angka 3 juta di lapangan. Bahkan lanjut nego via WA, siap nambah sesuai harga yang diminta. Tapi ujung-ujungnya? Deal batal, bro.
“Penawaran sudah 3 juta di lapangan, lanjut WA juga siap naik. Tapi setelah saya pikir lagi, masih sayang buat ngelepas Rocket,” kata Sam You Le.

JUARA KENARI A
Dan keputusan itu? Fix gak salah! Di gelaran Gerdupapak Reborn yang dikomandani H. Indra Kwartantyo, Rocket berhasil nyeri juara I. Juara I di kelas Vip, dan juara I di kelas Cucak HIjau G24. Double winner, gas tanpa rem!
Penampilannya bener-bener komplit, gaya jamtrok hiper, lagu roll sambung pukulan ngalir, plus durasi kerja yang stabil bikin Rocket susah ditandingi. Lawan-lawan dibuat cuma jadi pelengkap di kelasnya.
Hati-hati, makin gencar beredar produk PALSU! Pastikan anda mendapatkan produk SUPER-N asli. Jangan ragu memastikan kepada kios/toko, minta ditunjukkan kardus yang ASLI adalah seperti di bawah ini. Perhatikan juga warna, bentuk, dan ciri BOTOL SUPER-N yang asli.

Memang sih, pas turun di kelas Cucak Hijau A, performanya agak drop sampai harus parkir di papan bawah. Tapi Sam You Le santai aja nanggepinnya. “Namanya juga burung, kalau diforsir terus ya pasti drop. Ini jadi evaluasi, ke depan cukup main dua kelas aja biar performa tetap maksimal,” jelasnya.
Dan itu masuk akal banget. Karena kalau lihat performa Rocket di dua kelas sebelumnya, jelas dia punya kapasitas buat jadi langganan juara di event-event besar. Intinya, Rocket bukan cuma lagi naik daun, tapi lagi on fire banget. (juned)
BROSUR & AGENDA LOMBA, KLIK DI SINI

JUARA KACER A

JUARA MURAI BATU MUDA A


BERITA LAINNYA
KATA KUNCI: gerdupapak reborn data juara cendet hashirama












