
ERFAN ADI 805 SF. TAKEOVER CH CANDU DARI GALIH MUSUK MASUK
GEBYAR SUMPAH PEMUDA AKARATU STADIUM
Tampil Memukau, CH Candu Langsung Jadi Rebutan
Penampilan memukau yang ditunjukkan oleh cucak hijau Candu di Gebyar Sumpah Pemuda Akaratu Stadium langsung membuat amunisi milik Galih Musuk Masuk jadi rebutan. Kabarnya, burung ndeso ini langsung dilipat Erfan Adi, punggawa 805 SF.
Gebyar Sumpah Pemuda Akaratu Stadium yang digelar pada Kamis, 8 Oktober 2026 di Taman Hutan Kota Gergunung, Klaten berlangsung tertib dan kondusif. Selain didominasi pemain lokal, latpres kali ini juga diikuti pemain Solo, Boyolali, Sukoharjo, dan Wonogiri.

GALIH MUSUK MASUK. CH CANDU JUARA CUCAK HIJAU KONSERVASI
Salah satu gaco yang mencuri perhatian di latpres kali ini adalah cucak hijau Candu, amunisi milik Mr. Galih Musuk Masuk yang tampil memukau di kelas Cucak Hijau Konservasi. Tampil mencolok dengan membawakan materi lagu panjang dan rapat, Candu langsung mencuri perhatian dan langsung dicari siapa pemiliknya.
Setelah turun dari gantangan, sejumlah pemain langsung mendekat dan menanyakan apakah burung tersebut dijual, buka harga di angka berapa. Galih, sang pemilik langsung menjawab burung tersebut dijual, kalau harganya cocok. Buka harga di angka 15 juta rupiah. Sebagian penawar memilih mundur teratur, sebagian lainnya mencoba negosiasi.

CUCAK HIJAU CANDU JADI TONTONAN
Salah satu pemain yang kepincut dengan performa Candu di latpres kali ini adalah Erfan Adi, pemain dan spesialis cucak hijau dengan bendera 805 SF. Setelah bertukar kontak, Erfan mengaku pikir-pikir dulu karena harganya sudah lumayan. Keesokan harinya, Erfan menghubungi kru burungnews untuk meminta video cucak hijau Candu sekaligus memberikan informasi kalau sudah deal dengan bandrol harga di atas 10 juta rupiah. Harga yang sepadan untuk burung berkualitas seperti Candu. Sah, cucak hijau Candu pindah tangan ke Markas 805 SF.
Fenomena transaksi yang dilakukan oleh Erfan Adi adalah sebuah perilaku yang biasa dilakukan oleh para sniper dan kier master ketika datang ke Akaratu Stadium. Selain melatih amunisi, mereka tetap memantau gaco-gaco yang terlihat mencolok, bahkan berani membelinya selama harganya dianggap wajar dan terjangkau.

SUASANA LOMBA GEBYAR SUMPAH PEMUDA AKARATU STADIUM
Di Latpres Akaratu kali ini, kelas cucak hijau memang terpantau masih ramai, lebih dari 20 kontestan. Pun dengan kelas cendet dan love bird yang masih stabil jumlah pesertanya. Kelas murai batu sedikit menurun, kelas kenari mulai rebound dan menggeliat lagi.
Berikut ini data juara Gebyar Sumpah Pemuda Akaratu Stadium selengkapnya!

BERITA LAINNYA
KATA KUNCI: gebyar sumpah pemuda akartau stadium












