TROPI JUARA 1 TIKET 1 JUTA

GARASI ARENA CUP 1

Restu Ibu Kembali Juara Tiket 1 Juta

Restu Ibu, jago milik DMA Kudus yang dikawal Edy Pentil merebut juara 1, tiket 1 juta. Pekan lalu, juga merebut juara 1 di Piala Kretek bersama PBI Bantul, tiket kedua termahal.

Sejak awal digantang, Restu Ibu langsung ngegas. Dari sisi durasi, materi lagu, hingga volume, sudah berada di garis depan. Menjelang penilaian berakhir, burung yang berada di gantangan 19 termasuk yang diunggulkan penonton, selain nomor 07 (Radikal, Jack BF), nomor 18, juga nomor 17.

 

Burung yang sebelumnya bunyi tiba-tiba MACET dan memBISU? Berikan MONCER-1 selama beberapa hari, lihat perbedaannya dalam 5-7 hari, dijamin langsung JOSS kembali.

 

Restu Ibu akhirnya mendapat 3 koncer A, 07 mendapat 1A dan 1 B, 18 mendapat 3B. Burung hasil nyolok di Solo Fair Battle dari tangan Ananta Solo ini, tidak bisa langsung on fire karena terkendala mabung. “Sempat kita coba di beberapa event, tapi belum maksimal, bulu tua.

Namun Ventil mengaku feeling sudah yakin burung ini kelak akan meledak. "Makanya waktu itu saya berani nekad maju ke Ananta. Awalnya mau saya pakai sendiri, tapi akhirnya buat bos Dimas, untuk melapis Satria " ujar Ventil.

 

EDY VENTIL, RESTU IBU DAPAT 3 KONCER A

 

Pasca mabung, Dimas dan Ventil mengaku lega sekali melihat aksi Restu Ibu. “Penampilannya sudah terlihat paling menonjol. Alhamdulillah, akhirnya bisa juara 1 di event prestis Piala Kretek bersama PBI Kudus. Ini kelas kedua tiket tertinggi ya, lawannya burung-burung papan atas kelas berat semua,” imbuh Ventil lagi.

Berselang sepekan, 28 Mei, Ventil penasaran membawanya lagi ke Jogja, mengikuti gelaran Garasi Arena Cup 1. Menuritnya, tujuan utama ke Jogja sebenarnya lebih untuk ngetes atau try out, di bawa jauh ke luar kota masih mau maksimal apa belum.

“Pasca mabung, kan turun baru di kota sendiri Kudus. Kalau kuat, mau saya carikan tiket SMM," tandasnya.

 

 

Ventil pun memuji event Garasi Arena Cup 1. "Secara fisik, gantangannya sungguh megah, sudah dilengkapi buka tutup elektrik. Lokasi juga rindang, dikeliling pohon besar, arena lomba dan parkir yang luas sudah pakai pengeras sehingga tidak akan becek seandainya hujan. Peserta tertib, sejauh ini kondusif tanpa suara. Penjurian saya amati untuk yang sudah jalan juga bagus-bagus. Saya ngomong apa adanya, bukan mentang-mentang juara loh."

Sementara Dona GDM selaku owner Garasi Arena, mengaku sementara sudah nyicil puas. "Lomba mulai tepat waktu, tertib tanpa teriak, juri juga kerja bagus. Tadi saya muter, tanya ke peserta yang kebetulan kalah, mereka bilang top sambil kasih jempol."

 

DONA DAN TEDDY BKS

 

Apa yang sudah berjalan di event ini, disebut Dona sudah sesuai dengan keinginannya membuat gantangan sendiri. “Ingin supaya bisa gelar lomba yang benar-benar juri bisa bekerja profesional, apa adanya, orang bisa juara cukup dengan beli tiket saja tanpa perlu titip-titip ke team juri atau lainnya. Alhamdulillah, saya kira secara umum apa yang saya angan-angankan sudah mulai kelihatan hasilnya.”

Ada pun Teddy BKS yang ikut bergabung dengan punggawa Garasi Arena, menyebut untuk event ini, hanya satu juri tambahan dari luar, sisanya memakai team juri Garasi sendiri. "Bagus, juri luar dan juri internal sudah bisa padu kerjanya. Semoga sampai akhir lomba tidak ada kendala."

Penasaran seberapa hebat aksi murai batu Restu Ibu, tunggu ya penayangan vidionya. Event berikut yang sudah ditunggu-tunggu kicaumania, mulai dari Piala Pakualam yang akan mulai menerapkan ajuan terbuka (11/6), Road Show Poros Tengah di Boyolali yang membuka kelas hadiah utuh (25/6). [busro, maltimbus]

 

KATA KUNCI: garasi arena cup 1 restu ibu edy ventil dona gdm teddy bks

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp