PANITIA DAN TEAM JURI

GARASI ALL STAR + DATA JUARA

Agenda Rutin Dua Pekan Tiap Kamis, Tunjukkan Formasi Juri GMI dan GCI

Kamis, 30 November 2023. Taman Kuliner, Condong Catur, Yogyakarta kmbali dipenuhi kicau mania, baik dari lokal Yogyakarta maupun luar kota. Gelaran bertajuk Garasi All Star itu menyuguhkan 12 kelas, Murai Batu dan Kenari, sudah merekrut team juri sendiri.

Ini adalah even perdana, dengan formasi juri yang ditunjuk. Menurut Dhona Garasi, meski juri berasal dari beberapa EO, ini bukan kolaborasi lintas EO. “Ya semacam rekrutmen, ini formasi cikal bakal team juri GMI (Garasi Murai Indonesia) dan GCI (Garasi Canary Indonesia).”

Hal yang sama juga digarisbawahi oleh Teddy BKS. Team juri yang bertugas di gelaran perdana ini, Aldo (RGN), Kotrek (BnR), Mblung (BnR), Fian (RNI), Hisyam (Garasi), Ndan Catur (Garasi), dengan Pengawas Ungki (BnR), Teddy (Garasi), dan Dhona (Garasi).

 

 

ROBERT PANTAU DAN MB RA RUNGKAD, JUARA SESI AWAL

 

Formasi ini pula yang direncanakan akan kembali bertugas pada event Hamangku-ning Ngayogyakarta pada 17 Desember, khusus kelas GMI dan GCI. “Jangan salah ya, event Hamangku-ning Ngayogyakarta, itu memakai juri Barometer Indonesia. Hanya saja, kita menyisipkan dua kelas GMI dan dua kelas GCI. Jadi hanya kelas ini yang memakai juri Garasi All Star sebagaimana kita terapkan hari ini,” tegas Dhona.

Team juri GMI dan GCI ini, masih akan ditambah lagi line up-nya. “Kita lagi mau milih lagi buat tambahan, mau ambil yang dari luar kota. Kebetulan besok pas 17 Desember, untuk line up hari ini juga ada yang berhalangan. Jadi untuk gelaran 17 Desember, di luar kelas GMI dan GCI, semua memakai juri Barometer Indonesia,” imbuhnya.

Antusiasme mengikuti event perdana ini juga luar biasa. Meski persiapannya cukup pendek, semuanya 12 kelas, 24-G, habis terpesan. Di lapangan, ada kelas yang kosong 1 gantangan, ini karena si pemesan membatalkan mendadak.

 

Hati-hati, makin gencar beredar produk PALSU! Pastikan anda mendapatkan produk SUPER-N asli. Jangan ragu memastikan kepada kios/toko, minta ditunjukkan kardus yang ASLI adalah seperti di bawah ini. Perhatikan juga warna, bentuk, dan ciri BOTOL SUPER-N yang asli.

 

“Terimakasih kepada rekan-rekan kicau mania, panitia, serta media. Ini gelaran pertama sudah sangat bagus sambutan dan pelaksanaannya. Berikutnya kita siapkan kemasan yang lebih menarik lagi. Kita akan gelar rutin tiap dua pekan,” terang Dhona di akhir lomba.

Salah satu peserta luar kota yang hadir, Dicky Kurniawan dari Team UNS 1 Agung Cosmetic, dari kota Solo. Ia membawa jagoan handal kenari Queen.  Penampilan paska mabung, makin oke yang ditunjukkan pula lewat prestasi yang kinclong.

Queen meraih prestasi juara 1 dan 4. Queen beres mabung langsung dibawa ke luar kota. Pertama, di Kota Magelang, Canary Champion langung dua kali juara 2. Berlanjut ke Kapolres Cup Klaten (19/11) di Pradana Stadium, juara 1 kelas utama. Jateng Kenari Fest,  juara 1 dan 3.

 

UNS 1 SOLO. KENARI QUEEN LANGGANAN JUARA LINTAS KOTA

 

Dicky mengaku, Queen kembali akan dipersiapkan dengan matang untuk tour ke even-even kenari. “Rencana waktu terdekat akan kita bawa ke luar kota lagi, seperti Bandung.”

Kegembiraan juga terpancar di wajah Dimas dan Axing dari Yogyakarta. Jagoannya murai batu Sumbar, si ekor hitam mendapatkan koncer. Sumbar meraih peringkat 3 di kelas Battle C. Sumbar memiliki suara keras dan lantang hingga memekakan telingga.

Juara 1 kelas ini, diraih Respati milik Rivai/Edo, peringkat dua diraih The Barong milik Leon. Keduanya sudah memiliki jam terbang tinggi dan sering meraih juara.

 

BARU... TOPSONG PREMIUM, mengandung enzim alami serangga, burung lebih gacor, daya tahan lebih tinggi. Tersedia TOPSONG PREMIUM ANIS MERAHMURAI BATUHWAMEY (PREMIUM GOLD), LARK / BRANJANGANMINI PELETBEO.

Segera dapatkan di kios langganan Anda, buktikan perbedaannya.

 

“Selain bangga juga kembira. Sumbar, ekor hitam, baru beberapa hari kita dapat, dan ini pertama kita coba lapangan. Ternyata langsung mau jalan dan bisa juara, musuhnya juga serem-serem,” jelas Dimas. pemain kenari lawas yang kini siap aktif lagi.

Di Garasi All Star, juga event Garasi lainnya, soal varian burung (balak, ekor hitam, blorok, dan lainnya) tidak jadi soal. Pada prinsipnya, juri mengedepankan menilai perfoma dan materinya, bukan jenis burungnya.

 

DIMAS DAN AXING. MB EKOR HITAM SUMBAR REBUT JUARA

 

Di sesi awal, rona gembira juga tampak dari Robert Pantau dan Eko Klanting. Burung yang berdampingan langsung di gantangan 26 dan 27 itu, dinobatkan sebagai juara 1 dan 2. Ra Rungkad, jago milik Robert tampak sering mengeluarkan pukulan dengan tembakan yang panjang-panjang.

Minggu 3 Desember, banyak kicaumania hendak bertarung di Jateng Fest bersama RGN, dilanjut ke Piala Bupati Karanganyar pada 10 Desember, sebelum kembali kumpul satu titik di Hamangku-ning Ngayogyakarta di Garasi Arena. Seperti sudah dijelaskan di bagian awal, event ini menggunakan team juri Barometer Indonesia. Di dalamnya diselipkan dua kelas Murai Batu GMI dan du akelas Kenari GCI, dengan team juri seperti Garasi All Star. [busro, maltimbus]

 

KATA KUNCI: garasi all star garasi murai indonesia garasi canary indonesia hamangku-ning ngayogyakarta dhona garasi teddy bks aldo rgn

MINGGU INI

AGENDA TERDEKAT

Developed by JogjaCamp